Category Archives: Ramadhan (Amazing)

Serunya Acara “Halal Bihalal dan Rujak Party“ Al-Bahrain FPIK Undip 2013

Merangkul Ukhwuah Seluas Samudera

         Allahu Akbar Allahu Akbar  Merangkul Ukhwuah Seluas Samudera – Minggu pertama masuk kuliah setelah melewati masa liburan panjang dan Hari Raya Idul Fitri, menjadi momentum bagi Para Ranger Albahrain untuk mempererat ukhwuah islamiyah, apalagi masih dalam suasana bulan Syawal. Lembaga Dakwah Fakultas yang beberapa minggu yang lalu berhasil menjadi Unit Kegiatan Kemahasiswaan Terbaik FPIK Undip 2013, mengadakan acara “ Halal Bihalal dan Rujak Party “ pada hari Jum’at, 6 September bertempat di Mushola Kampus FPIK Undip pada pukul 15.30 WIB Nominasi 124

Halal Bihalal Albahrain FPIK Undip dipandu oleh seorang “Master of Ceremony” bernama Subekti, Kepala Departemen Ekonomi dan Bisnis. Acara diawali dengan pembacaan kalam ilahi, Kitab Suci Al-Qur’an oleh saudara Subhan Fahmi .  Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Mas’ul Albahrain 2013, Ali Akbar Zulfi. Dalam sambutannya, Mas’ul Albahrain 2013 mengajak untuk jangan berhenti berkarya dimanapun berada, namun jangan melupakan hakikat sebagai seorang muslim. Ketika kita mencintai karena Allah maka kita akan melakukan segala sesuatunya dengan maksimal. “ Jadilah seperti Nabi Ibrahim yang sebelum melakukan sesuatu, musyawarah terlebih dahulu bersama anak – anaknya,” tutur Mas’ul Albahrain.

Ada sesuatu yang berbeda dalam acara Halal Bihalal kali ini, seperti ada ketertarikan tersendiri bagi Para Fungsionaris Albahrain untuk menghadiri acara yang diadakan setahun sekali, karena ada “Rujak Party” dan pembacaan nominasi bergengsi. Pemilihan pemenang nominasi dilakukan dengan cara pengambilan suara terbanyak dari para peserta Halal Bihalal. Dan pada akhirnya, terpilih pemenang – pemenangnya, antara lain nominasi terlalu keterlaluan  yaitu saudara Fikri ( Ikhwan ) dan Fitri ( Akhwat ), nominasi Terancam Punah berhasil disabet oleh saudara Rizki Effendi dan Ani, Nominasi Fungsionaris teraktif diraih oleh Muhammad Hafiz dan Irma,  nominasi Terupdate direbut oleh Aji Kurniawan dan Hikari Azizah. Terboyo diraih oleh dan Desy. Selanjutnya, Tersanjung 1 direbut oleh Nuri, sedangkan tersanjung 2 diraih oleh Leha.

Setelah selesai pembacaan pemenang nominasi dan pembagian hadiah, para fungsionaris menikmati lezatnya rujak ala Wisma Akhwat. Indahnya persaudaraan dan Indahnya berbagi terlintas dalam hati mereka. Walaupun rujak yang dimakan hanya satu atau dua buah saja. Tapi semua itu tak menjadi masalah, makna momentum acara inilah yang akan terkenang dan tidak mudah untuk dilupakan untuk kedepannya.

Adzan Magrib Berkumandang, para fungsionaris Albahrain melaksanakan sholat magrib berjamaah, yang menjadi imam yaitu saudara Malik Ibrahim. Setelah selesai, acara dilanjutkan dengan Halal Bihalal Para Fungsionaris Albahrain FPIK Undip. Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir Batin seraya diucapkan, jabatan dan pelukan pun menambah makna dalam penghayatan acara Halal Bihalal. Acara selesai dan para fungsionaris meninggalkan Mushola Kampus FPIK Undip

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar….

Merangkul Ukhwuah Seluas Samudera

Iklan

Selamat Idul Fitri 1434 H Al-Bahrain FPIK Undip

Eid MUBARAK 1434 H. Mohon maaf lahir batin ^_^Selamat Idul Fitri 1434 H Al-Bahrain FPIK Undip

Apa Arti dan Makna “Minal ‘Aidin Wal Faizin” Sebenarnya?

Idul-Fitri-Lebaran-Public-Holidays-2012

Memasuki akhir bulan Ramadhan, ucapan selamat, baik lewat SMS, email, facebook dan media lainnya mulai kita terima. Di antaranya ada yang menggunakan ungkapan Minal ‘Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Ucapan minal ‘aidin wal faizin sering sekali dijadikan ungkapan selamat dalam hari raya Idul Fitri di negeri kita.

Namun, tahukah Anda apa artinya? Atau jangan-jangan Anda mengira arti minal ‘aidin wal faizin adalah mohon maaf lahir dan batin? Entah darimana asal ungkapan ini, namun yang jelas ini sudah disebut-sebut dalam syair lagu Ismail Marzuki (w. 1958):

Minal Aidin Wal Faizin
Maafkan lahir dan batin
Selamat para pemimpin
Rakyatnya makmur terjamin

Ini bukan berarti mengajak anda bernyanyi. Tidak sama sekali. Tapi hanya ingin menunjukkan bahwa ungkapan ini sudah dipakai jauh sebelum Anda lahir, namun tetap saja masih banyak orang yang belum tahu apa maknanya.

Sekarang coba kita perhatikan. Minal ‘aidin wal faizin bila ditulis dengan tulisan arab menjadi:

من العائدين والفائزين

Artinya secara leterleks adalah

“Termasuk orang yang kembali (merayakan hari raya i’ed) dan orang-orang yang menang.”.

Mungkin yang diinginkan adalah sebuah doa bagi yang mendapat ucapan selamat, “Semoga Anda termasuk orang yang kembali (merayakan hari raya i’ed) dan orang-orang yang menang.”

Jadi, jangan salah mengartikan dengan “Mohon maaf lahir dan batin” lagi. Seperti yang telah disebutkan di atas, ucapan ini begitu popular di Indonesia. Bagaimana di negeri lain? Kaum muslimin di luar negeri tidaklah mempergunakan ucapan ini untuk mengungkapkan selamat idul fitri.

Mereka biasa menggunakan, “Eid mubarak!” atau “Eid Sa’id”, bukan “Minal a’idin wal faizin,” walaupun di Malaysia dan Singapura mereka juga mengucapkan, “Maaf zahir batin.”

Nah sekarang dari sisi syar’inya, apakah ucapan ini diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam? Kalau tidak, bagaimanakah cara mengucapkan selamat Idul Fitri yang benar?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah salah seorang ulama besar Islam ditanya tentang ucapan selamat pada hari raya maka beliau menjawab :
[Majmu Al-Fatawa 24/253] :
“Ucapan pada hari raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Id:

تقبل الله منا ومنكم

Taqabbalallahu minnaa wa minkum. (yang artinya) : Semoga Allah menerima (ibadah) dari kami dan dari kalian”

Al-Hafizh Ibnu Hajar, salah seorang ulama mazhab Asy Syafi’i juga pernah menyampaikan bahwa para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bila bertemu pada hari raya, maka berkata sebagian mereka kepada yang lainnya :
Taqabbalallahu minnaa wa minkum (تقبل الله منا ومنكم) (Semoga Allah menerima dari kami dan darimu)”.

Dan didapati pula bahwa mereka membalasnya dengan ucapan yang serupa. Inilah yang dicontohkan oleh generasi Islam yang tentunya lebih untuk kita ikuti.
Wallahu a’lam bis shawab.

Sumber:
rizkytulus.wordpress.com

FPIK Undip Donasikan Rp1,365 Juta ke Yayasan Atma Al-Firdaus

SIMBOLIS - Pembantu Dekan II FPIK Undip Ir. Irwani, M.Phil memberikan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan anak panti Yayasan Atma Al-Firdaus Semarang

SIMBOLIS – Pembantu Dekan II FPIK Undip Ir. Irwani, M.Phil (kanan) memberikan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan anak panti Yayasan Atma Al-Firdaus Semarang

Dalam acara bertajuk kajian dan buka bersama dengan anak panti di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang, Semarang yang diselenggarakan Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Al-Bahrain FPIK Undip tersebut, panitia pelaksana yang menyerahkan bantuan donasi atas nama Keluarga Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan kepada Yayasan Atma Al-Firdaus Semarang.

Dalam penyerahan yang dilaksanakan pada 19 Juli 2013 tersebut, FPIK diwakili oleh Pembantu Dekan III Ir. Irwani, M.Phil beserta pembina UKK Al-Bahrain FPIK Ir. Gunawan, M.Si. Adapun nominal sumbangannya sebesar Rp1.365.000,00,-

DONASI - Sumbangan yang diberikan kepada Yayasan Atma Al-Firdaus Semarang

SUMBANGAN – Dana sumbangan yang diberikan kepada Yayasan Atma Al-Firdaus Semarang

Dana sumbangan tersebut merupakan hasil dari kegiatan posko AMAZING RAMADHAN 1434 H yang sebelumnya diadakan oleh Al-Bahrain FPIK. Hasil dana yang terkumpul tersebut disumbangkan untuk kegiatan bakti sosial bagi anak – anak yatim di Yayasan Atma Al-Firdaus.

Ali Akbar Zulfi : Tanaman “Ta’zim” Dalam Diri Agar Ibadah Nikmat

KHUTBAH - Mas'ul Al-Bahrain FPIK Ali Akbar Zulfi saat menyampaikan kultumnya pada acara Tarawih Bersama 'AMAZING RAMADHAN' di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang beberapa waktu lalu

KULTUM – Mas’ul Al-Bahrain FPIK Ali Akbar Zulfi saat menyampaikan kultumnya pada acara Tarawih Bersama ‘AMAZING RAMADHAN’ di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang beberapa waktu lalu

Itulah pesan yang disampaikan oleh mas’ul Al-Bahrain FPIK Ali Akbar Zulfi saat mengisi kultum pada acara Tarawih Bersama ‘AMAZING RAMADHAN’ antara mahasiswa dengan anak panti dari Al-Firdaus di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang, Semarang beberapa waktu lalu.

Pada acara yang dihadiri oleh pengurus dan alumni Al-Bahrain FPIK beserta rekan-rekan tamu undangan dari UKK-UKK yang ada di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan tersebut, mahasiswa asal Lampung itu menerangkan akan pentingnya rasa ‘ta’zim’ atau pengagungan kepada Allah dalam ibadah.

Mahasiswa Jurusan Perikanan angkatan 2010 tersebut mengatakan, semakin besar rasa pengagungan terhadap Allah, maka semakin besar pula cinta kita kepada Allah. Sehingga apabila seorang hamba sudah memilii rasa cinta akan sesuatu, dalam hal ini kepada Allah, maka seorang hamba pasti akan memberikan amalan ibadah terbaiknya kepada-Nya.

“Semakin besar ta’zim kita kepada Allah, semakin besar cinta kita kepada Allah,” Ujar mahasiswa yang juga menjadi Asisten Kimia Jurusan Perikanan FPIK itu. Ia juga menambahkan, dalam sholat terdapat 2 ta’zim, yaitu ta’zim kepada Allah dan ta’zim kepada ayat-ayatnya.

Semoga kita termasuk orang-orang yang ta’zim. Aamiin…

Allah Telah Mengkondisikan Bulan Ramadhan Secara Spesial

NARASUMBER - Ust. Heri Sutarto, Lc (kiri) sedang menjadi narasumber Kajian dan Tanya Jawab Islam  didampingi oleh Kajur Ilmu Kelautan FPIK Undip (kanan)

NARASUMBER – Ust. Heri Sutarto, Lc (kiri) sedang menjadi narasumber Kajian dan Tanya Jawab Islam didampingi oleh Kajur Ilmu Kelautan FPIK Undip (kanan)

Bulan ramadhan memang menjadi bulan yang begitu spesial bagi seluruh ummat Muslim di dunia ini. Terasa begitu spesial karena pada ramadhan bulan ini amalan – amalan ibadah yang dilakukan ummat Muslim pahalanya dilipatkatgandakan beberapa kali lipat dari biasanya.

Bahkan, selain pahalanya dilipatkan beberapa kali lipat dari biasanya, ada alasan lain kenapa bulan ramadhan terasa begitu sepesial. Menurut Ust. Heri Sutarto, Lc yang mengisi acara Kajian dan Tanya Jawab Islam di Aula Dekanat Lantai 3 FPIK Undip Tembalang Semarang beberapa waktu lalu mengatakan, bulan ramadhan begitu spesial karena Allah swt sendiri juga telah mengkondisikan bulan ini secara spesial agar kaum Muslim bisa beribadah dengan maksimal.

Beliau mengambil contoh, dikatakan spesial karena ketika ramadhan tiba, seolah-olah lingkungan sekitar kita mulai dari tetangga dekat, daerah tempat tinggal, tempat-tempat ibadah, hingga berbagai stasiun TV semuanya mendukung dengan berbagai caranya tersendiri untuk memaksimalkan bulan Ramadhan.

Dilihat dari sisi lain juga misalnya, pada hari – hari biasa yang umumnya tempat – tempat hiburan buka, pada bulan ramadhan ditutup. Tak ketinggalan dengan yang ada di masjid dan sekolah – sekolah atau kampus. Di masjid banyak disediakan fasilitas untuk menunjang berbagai kegiatan ibadah.

Sedangkan di sekolah atau kampus berbagai kegiatan penunjang ramadhan seperti kajian dan yang lainnya seolah menjadi kondisi yang memang Allah berikan untuk bisa beribadah dengan maksimal di bulan ramadhan ini.

Al-Bahrain FPIK Adakan Kajian dan Ifthor Bersama Anak Panti Al-Firdaus

SAMBUT BUKA - Anak-anak panti Al-Firdaus tampak bersiap-siap untuk "makan besar"

MAKAN BESAR – Anak-anak panti Al-Firdaus tampak bersiap-siap untuk “makan besar”

Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Al-Bahrain FPIK Selaku Organisasi Rohis di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip mengadakan acara kajian dan berbuka bersama dengan anak-anak dari Yayasan Atma Al-Firdaus Semarang. Tak ketinggalan pula, panpel pelaksana (panpel) turut mengundang pihak dosen diantaranya Pembina UKK Al-Bahrain FPIK Ir. Gunawan, M.Si dan Pembantu Dekan III FPIK Ir. Irwani, M.Phil.

Acara yang berlangsung pada Jum’at, 19 Agustus 2013 di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang itu merupakan rangkaian dari event tahunan UKK berlambang segidelapan tersebut yang untuk tahun 2013 ini mengambil tema “AMAZING RAMADHAN 1434 H”.

SAMBUTAN - Pembina UKK Al-Bahrain FPIK Ir. Gunawan, M.Si (kiri) beserta Pembantu Dekan III FPIK Ir. Irwani, M.Phil tampah sumringah memberikan sambutan

SAMBUTAN – Pembina UKK Al-Bahrain FPIK Ir. Gunawan, M.Si (kiri) beserta Pembantu Dekan III FPIK Ir. Irwani, M.Phil tampah sumringah memberikan sambutan

Acara Kajian dan Buka Bersama tersebut dilaksanakan mulai pukul 16.00 WIB setelah sebelumnya di tempat yang sama juga diadakan Kajian dan Tanya Jawab Islam bersama birokrasi dengan narasumber Ustadz Hery Hartanto, Lc.

Kata sambutan oleh panpel, mas’ul Al-Bahrain FPIK, Pembina dan PD III mengawali acara kajian bersama. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis dari pihak sponsor. Setelah itu, masuklah acara pada sesi kajian yang disampaikan oleh Ustadz Yusuf yang memberikan materi tentang hikmah puasa.

KAJIAN - Sebelum berbuka, kajian dulu bersama Ustadz Yusuf

KAJIAN – Sebelum berbuka, kajian dulu bersama Ustadz Yusuf

Setelah kurang lebih satu jam memberikan materi kajian sekaligus tanya jawab dari peserta yang hadir, moment-moment yang paling ditunggu akhirnya tiba, yakni ta’jil berbuka puasa. Menu buka puasa kali ini merupakan sumbangan pihak PT. Sriboga Flour Mill Tanjung Mas Semarang dan Rumah Zakat selaku pihak donator dan sponsor.

Ta’jil selesai para peserta langsung melakukan sholat maghrib dengan imam mas’ul INSANI Universitas Diponegoro, akh. Lukas Santoro yang datang menjelang bersama mantan mas’ul Al-Bahrain FPIK periode 2012/2013, Akh. Miftahul Choir. Setelah sholat maghrib, dilanjutkan dengan makan besar sembari melanjutkan keceriaan suasana berbuka bersama antara mahasiswa dengan anak-anak panti Yayasan Atma Al-Firdaus Semarang.

FOTO BERSAMA - Sarana pererat silaturahmi

FOTO BERSAMA – Sarana pererat silaturahmi

(Bersambung) #AmazingRamadhan

Ramadhan, Pembangunan Waduk Undip Jalan Terus

ALAT BERAT - 3 alat berat tampak terparkir di area penggalian tanah megaproyek waduk Undip Tembalang

ALAT BERAT – 3 alat berat tampak terparkir di area penggalian tanah megaproyek waduk Undip Tembalang

Pembangunan megaproyek Waduk Kampus Undip Tembalang, Semarang tetap dikerjakan meski saat ini tengah memasuki bulan Ramadhan 1434 H. Hal itu terlihat dari masih banyaknya pekerja dan alat berat yang beroperasi di lokasi pembangunan waduk disebelah utara Stadion Undip Tembalang.

Hingga berita ini diturunkan, waduk yang diawal pembangunannya mengundang Menteri Pekerjaaan Umum RI untuk meletakkan batu pertama pembangunan waduk itu masih fokus pada pengerukan tanah.

Waduk yang saat ini sedang dibangun merupakan proyek besar yang sudah digagas oleh birokrasi beberapa tahun yang lalu. Hal itu bisa dilihat dari master plan kampus yang terdapat di rektorat. Menurut rencana, tahun 2014 mendatang pembangunan waduk sudah kelar.

Kesabaran, Faktor Allah Melipatgandakan Pahala Ibadah di Bulan Ramadhan

BERI MATERI - Ustadz Hery Sutarto, Lc sedang memberikan kajian di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang, Semarang (19/7)

BERI MATERI – Ustadz Hery Sutarto, Lc sedang memberikan kajian di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang, Semarang (19/7)

Itulah salah point yang patut dipetik dari acara Kajian Islam dan Tanya Jawab yang dilaksanakan di Aula Dekanat FPIK Lantai 3 pada Jum’at, 19 Juli 2013 kemarin dengan narasumber ustadz Hery Sutarto, Lc.  Acara yang diselenggarakan untuk kali kedua pada bulan ramadhan ini mengambil tema “Rosul dan Hadits”.

Acara ini sendiri terselenggara berkat kerjasama antara birokrasi dengan Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Al-Bahrain FPIK selaku organisasi rohis di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip Tembalang, Semarang. Kajian ini dihadiri oleh para mahasiswa dan kalangan dosen serta staf birokrasi FPIK.

Sesuai temanya, pokok bahasan pada kajian kali ini adalah tentang akhlak-akhlak rasul beserta sunnahnya. Berbicara mengenai sunnah, ustadz Hery menjelaskan tentang keshahihan hadits. Syarat dari keshahihan hadits yang beliau jelaskan antara lain hadistnya terhindar dari ‘cacat’.

Ketika dilakukan sesi tanya jawab, salah seorang dosen yakni ibu Delianis Pringgenies menanyakan kenapa pada bulan ramadhan orang yang beribadah pahalanya besar. Ustadz pun menjawan dengan memberikan analogi bahwa seseorang yang beribadah di bulan ramadhan mendapatkan pahala besar karena kesabarannya. Contohnya adalah orang tilawah pahalanya besar karena kesabarannya dalam membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Sabar disini berarti membaca Al-Qur’an dengan penuh kesabaran menahan lapar, nafsu, dan perbuatan-perbuatan buruk lainnya dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Demikian pula dengan ibadah-ibadah yang lain. Inilah yang tidak didapatkan pada bulan-bulan lain sehingga Allah melipatgandakan pahala bagi orang yang beribadah di bulan ramadhan.

Kumpulkan Dana Donasi, Panpel AMAZING RAMADHAN “Ngawul” di Pasar

NGAWUL - Kegiatan ngawul yang dilaksanakan oleh pengurus Al-Bahrain FPIK di salah satu pasar tradisional di Semarang guna mengumpulkan dana untuk disumbangkan

NGAWUL – Kegiatan ngawul yang dilaksanakan oleh pengurus Al-Bahrain FPIK di salah satu pasar tradisional di Semarang guna mengumpulkan dana untuk disumbangkan

Panitia Pelaksana (Panpel) kegiatan ramadhan 1434 H Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip yang tergabung dalam tim AMAZING RAMADHAN Al-Bahrain FPIK mengadakan kegiatan menjual baju bekas layak pakai atau biasa disebut dengan istilah “ngawul”.

Hingga berita ini ditulis, kegiatan “ngawul” yang dilaksanakan panpel AMAZING RAMADHAN sudah terlaksana 2 kali. Yang pertama adalah pada awal Juli 2013 dan terakhir pada 18 Juli 2013. Adapun untuk lokasi “ngawul” berada di salah satu pusat pasar tradisional di daerah Semarang Bawah.

Kegiatan “ngawul” tersebut merupakan salah satu cara panpel AMAZING RAMADHAN untuk mengumpulkan dana dengan memanfaatkan hasil penjualan baju bekas layak pakai. Setelah dana tersebut terkumpul akan disumbangkan. Adapun untuk sumber baju bekas layak pakai yang dijual, berasal dari posko ramadhan yang dilaksanakan sebelum liburan semester.

#AmazingRamadhan