Category Archives: Hot Issue

Berpotensi Macet, Peserta SBMPTN Dihimbau Datang Lebih Pagi

Macet Undip

Sejumlah “peringatan” dini kembali ditujukan kepada seluruh peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Undip. Pasalnya, kampus Undip Tembalang berpotensi besar akan kembali mengalami kemacetan pada pelaksanaan SBMPTN 17 Juni 2014 besok. Read the rest of this entry

Al-Bahrain FPIK Undip Tegaskan Tolak ‘Ajaran’ Liberalisme

SEREMONIAL - Tolak 'ajaran' liberalisme

STOP – Tolak ‘ajaran’ liberalisme

Al-Bahrain FPIK menegaskan bahwa LDF Undip berlogo segidelapan tersebut menolak ‘aliran’ liberalisme. Hal itu seperti yang disampaikan melalui sebuah moment foto bersama usai pelaksanaan Technical Meeting (TM2) Al-Bahrain FPIK pada Sabtu, 30 November 2013 lalu. Read the rest of this entry

PH Himbau Pengurus Segera Selesaikan LPJ Anggaran Yang Tersisa

HIMBAUAN - Jelang 'Tutup Buku' akhir November 2013 mendatang, PH Al-Bahrain FPIK menghimbau kepada seluruh pengurus untuk menyelesaikan LPJ anggaran yang masih ada

HIMBAUAN – Jelang ‘Tutup Buku’ akhir November 2013 mendatang, PH Al-Bahrain FPIK menghimbau kepada seluruh pengurus untuk menyelesaikan LPJ anggaran yang masih ada

Ultimantum tersebut terkait agenda ‘Tutup Buku’ fakultas tahun ini yang berlangsung lebih cepat dibanding tahun sebelumnya, yakni akhir November 2013. Oleh karena itu Pengurus Harian (PH) Al-Bahrain FPIK menghimbau kepada seluruh jajaran pengurusnya supaya segera menyelesaikan LPJ anggaran yang belum diajukan kepada birokrasi.

Tujuannya supaya dana yang masih tersisa dalam RAB (Rancangan Anggaran Bersama) bisa ditarik dan digunakan sebagaimana mestinya. Hal itu juga bertujuan untuk menghindari kemubadziran alokasi dana untuk masing-masing UKK.

UKK Al-Bahrain FPIK yang naik strata menjadi UKK tingkat fakultas pada RAB 2013 ini mendapat alokasi dana sebesar Rp 7 Juta. Sama seperti UKK tingkat fakultas lainnya di FPIK.

Daging Kurban Jangan Dibungkus Plastik Hitam

QurbanPanitia pemotongan hewan kurban pada hari raya Idul Adha nanti hendaknya tidak mengemas daging dalam kantong plastik hitam. Daging dengan kemasan itu rentan terkontaminasi zat kimia penyebab kanker.

Daging yang akan dibagikan kepada masyarakat sebaiknya dikemas dalam plastik warna putih supaya daging tetap higienis. “Karena hasil penelitian menunjukkan bahwa daging dalam plastik hitam berisiko terkena kanker,” kata Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Kota Bogor, Robert Hasibuan, di Balaikota Bogor, pada Kamis 3 November 2011 silam.

Robert juga meminta masyarakat untuk waspada saat mengkonsumsi daging kurban yang dikhawatirkan terinfeksi virus antraks. Infeksi biasanya memiliki ciri antara lain limpa terlihat bengkak dengan warna merah ke hitam-hitaman.

“Jika menemukan hewan kurban memiliki ciri seperti itu, walau sudah disembelih, sebaiknya dikubur saja,” katanya. Alat pemotongnya seperti pisau ataupun golok dan alat kontak lainnya juga diminta segera dibersihkan atau tidak digunakan lagi.

Menurut Robert, daging yang sehat dikonsumsi tidak lebih dari 4 jam setelah hewan disembelih. Karena itu, dia menyarankan, daging jangan disimpan terlalu lama, apalagi tanpa mesin pendingin. “Langsung dimasak  itu lebih baik.”

(Dikutip dari http://www.tempo.co edisi kamis, 3 November 2011 dengan sedikit penyesuaian)

Kang Abik : Bukan Ratusan Lagi, Tapi Sudah 6000 Orang Meninggal di Mesir

ORASI - Ustadz Habiburrahman El-Shirazy saat menyampaikan orasinya pada aksi solidaristas untuk Mesir di kawasan Pleburan Undip Semarang (16/8)

ORASI – Ustadz Habiburrahman El-Shirazy tampak menangis saat menyampaikan orasinya pada aksi solidaristas untuk Mesir di kawasan Pleburan Undip Semarang (16/8) (Foto: Maskam Undip)

Dalam orasi yang disampaikan saat aksi damai untuk Mesir di depan jalan masuk kampus Undip Pleburan, Semarang pada 16 Agustus 2013 kemarin, Ustadz Habiburrahman El-Shirazy atau yang akrab disapa ‘Kang Abik’ memberikan sebuah klarifikasi sebenaranya tentang jumlah korban jiwa akibat kerusuhan di Mesir.

Penulis novel Best Tseller Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih tersebut mengatakan, berdasarkan informasi yang beliau peroleh dari teman – temannya di Mesir, jumlah korban jiwa tidak lagi dalam hitungan ratusan, tapi sudah lebih dari 6000 nyawa melayang karena kebiadaban tentara militer Mesir.

Dalam orasi itu Kang Abik juga sempat menangis. Karena salah satu dari ribuan nyawa tersebut terdapat gurunya semasa beliau belajar ilmu di Kairo, yakni Syaikh Uwais, guru tafsirnya di Fakultas Ushuluddin Al-Azhar Kairo, Mesir.

Ratusan Ribu Mahasiswa Indonesia Demo Kecam Militer Mesir

LAUTAN MANUSIA - Salah satu aksi di Bandung

LAUTAN MANUSIA – Salah satu aksi di Bandung

Itulah yang terjadi diberbagai pelosok nusantara. Menyandang predikat sebagai negara dengan jumlah populasi Muslim terbesar di dunia, total terdapat ratusan ribu mahasiswa dan berbagai elemen masyakarat Indonesia yang serempak turun ke jalan untuk mengecam tindakan militer Mesir terhadap demonstran pro-Mursi sejak tanggal 16 Agustus 2013. Bahkan, hingga berita ini diturunkan, sejumlah aksi yang tergabung dalam “AKSI SOLIDARITAS UNTUK MESIR” masih akan terjadi hingga akhir bulan Agustus ini.

Rasa kepedulian terhadap situasi Mesir itu seakan semakin terasa karena peristiwa berdarah oleh militer di Negeri Piramid tersebut terjadi menjelang peringatan HUT RI ke-63. Terlebih, Mesir merupakan negara pertama di dunia yang mengakui kemerdekaan RI. Sehingga sangat ironi jika bangsa Indonesia ini hanya diam saja.

Selain di dalam negeri, aksi solidaritas untuk Mesir ini juga banyak digelar di luar negeri. Dan berikut beberapa foto aksi untuk Mesir :

Dalam negeri :

Aksi Tegal

Aksi Tegal

Aksi Solo di depan Stadion Sriwedari

Aksi Solo di depan Stadion Sriwedari

Aksi Semarang di Simpang Lima

Aksi Semarang di Simpang Lima

Aksi Semarang

Aksi Semarang

Aksi Pekan Baru, Riau

Aksi Pekan Baru, Riau

Aksi Padang

Aksi Padang

Aksi Medan yang dihadiri gubernurnya

Aksi Medan yang dihadiri gubernurnya

Aksi Makassar

Aksi Makassar

#SaveEgypt Aksi Jogja

Aksi Jogja

Aksi Jogja tak kurang dari 10.000 orang

Aksi Jogja tak kurang dari 10.000 orang

Aksi Jakarta

Aksi Jakarta

Aksi Jakarta Depan Kedubes AS

Aksi Jakarta Depan Kedubes AS

Aksi Jakarta

Aksi Jakarta

Aksi Jakarta

Aksi Jakarta

Aksi Jakarta

Aksi Jakarta

Aksi Bandung

Aksi Bandung

Aksi Bandung yang dihadiri gubernurnya

Aksi Bandung yang dihadiri gubernurnya

Aksi Bandung

Aksi Bandung

Aksi Aceh

Aksi Aceh

Aksi di luar negeri :

Aksi Lahore, Pakistan

Aksi Lahore, Pakistan

Aksi Pakistan

Aksi Pakistan

Aksi Pakistan

Aksi Pakistan

Aksi Kanada

Aksi Kanada

Sumber foto : @ikhwahgaul dan lainnya

Terkait Postingan Kontroversial di Facebook Al-Bahrain FPIK: “Itu Bukan dari Pengurus”

KONTROVERSIAL - Postingan Kontroversial Yang Muncul di Akun Facebook Al-Bahrain FPIK Undip tanggal 9 Januari 2013 yang sempat membuat geger. Postingan tersebut dipastikan bukan dari pengurus Al-Bahrain FPIK setelah dilakukan penelusuran oleh Departemen Informasi dan Komunikasi Al-Bahrain FPIK selaku penanggungjawab sosial media

KONTROVERSIAL – Postingan Kontroversial Yang Muncul di Akun Facebook Al-Bahrain FPIK Undip tanggal 9 Januari 2013 yang sempat membuat geger. Postingan tersebut dipastikan bukan dari pengurus Al-Bahrain FPIK setelah dilakukan penelusuran oleh Departemen Informasi dan Komunikasi Al-Bahrain FPIK selaku penanggungjawab sosial media

Klarifikasi Resmi Al-Bahrain FPIK Terkait Postingan Mengenai Hukum Pacaran Tanggal 9 Januari 2013 :

Assalamu’alaikum wr wb…

Segala puji bagi Allah swt yang sampai saat ini masih memberikan nikmat-Nya kepada kita. Sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw yang telah membimbing dan menuntun kita menuju kehidupan seperti saat ini.

Kami, Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Al-Bahrain FPIK Undip, melalui Departemen Informasi dan Komunikasi (Infokom) selaku penanggungjawab sosial media Al-Bahrain FPIK, ingin memberikan klarifikasi terkait postingan mengenai hukum pacaran tertanggal 9 Januari 2013.

Setelah ditelurusi, sejauh ini postingan yang memberikan statement bahwa di dalam Islam tidak ada dalil baik hadist maupun ayat Al-Qur’an yang mengatakan pacaran itu tidak diperbolehkan tetapi juga tidak ada dalil yang mengatakan pacaran itu dianjurkan tersebut (postingan bisa dilihat di foto), “tidak dilakukan oleh admin maupun pengurus Al-Bahrain FPIK”.

Sampai saat ini Kami belum mengetahui siapa yang sebenarnya telah memposting pernyataan di akun Al-Bahrain FPIK itu. Yang mengetahui username dan password hanya 7 orang yang menjabat sebagai pengurus Dept. Infokom Al-Bahrain FPIK. Pernyataan itu diposting sekitar jam 12.00 WIB. Setelah dilakukan cek, semua pengurus Infokom Al-Bahrain FPIK mengaku tidak tahu menahu tentang postingan itu, apalagi sebagai orang yang memposting. Karena saat itu masih sibuk jam belajar untuk UAS di FPIK, sehingga kecil kemungkinan dilakukan oleh admin dan pengurus Al-Bahrain FPIK.

Terkait bagaimana bisa postingan tersebut muncul di akun Facebook Al-Bahrain FPIK padahal tidak ada satupun pengurus Infokom Al-Bahrain FPIK yang memposting, Kami lebih memilih untuk bersikap bijak dan profesional. Kami tidak ingin membahasnya terlalu panjang lebar karena persoalan utama siapa yang memposting sudah terjawab sudah, yakni bukan dari pengurus Al-Bahrain FPIK. Jika hal ini terus dibahas hanya akan menambah spekulasi dan sampai kapanpun tidak akan menghapus kejadian yang sudah terjadi, meski postingannya telah dihapus.

Terkait postingan tersebut, Kami dari Al-Bahrain FPIK secara terbuka meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Semoga ini menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi Kami untuk lebih meningkatkan keamanan terhadap sosial media yang Kami miliki dan berusaha untuk tetap memberikan informasi yang bermanfaat bagi ummat. Terimakasih.

Wassalammu’alaikum wr wb…

(ttd. Kadept. Informasi dan Komunikasi Al-Bahrain Fpik 2012)

Terjadi Aklamasi, Pemilihan Presiden-Wapres BEM FPIK 2013/2014 Ditunjuk Oleh Senat

ATRIBUT KAMPANYE - Seorang mahasiswa sedang lewat di samping sebuah spanduk kampanye salah satu partai peserta PEMIRA Undip 2012 yang terpasang di sudut kampus FPIK beberapa waktu yang lalu

ATRIBUT KAMPANYE – Seorang mahasiswa sedang lewat di samping sebuah spanduk kampanye salah satu partai peserta PEMIRA Undip 2012 yang terpasang di salah satu sudut kampus FPIK beberapa waktu yang lalu

Untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, Pemilihan Raya Fakultas (PEMILTAS) Presiden & Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip tidak akan menggunakan sistem hak pilih suara mahasiswa berdasarkan suara terbanyak dari kandidat calon presiden dan wakil presiden BEM yang ada. Atau dengan kata lain tidak akan terjadi pencoblosan atau pencontrengan surat suara oleh mahasiswa pada PEMITAS FPIK 2012 yang juga akan digelar serentak dengan PEMIRA Undip 2012 pada tanggal 13 Desember mendatang.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, sistem pemilihan ini ditempuh karena adanya aklamasi atau calon tunggal capres-cawapres BEM FPIK, yakni hanya ada 1 pasangan capres-cawapres BEM FPIK yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Raya (KPR) FPIK sampai tenggat waktu, bahkan perpanjangan waktu yang telah ditentukan. Pasangan yang telah mendaftarkan diri adalah Izzuddin Azmi sebagai calon presiden dan Muhammad Ibnu Sasongko selaku calon wakil presiden BEM FPIK 2013/2014. Keduanya juga merupakan pengurus aktif di UKK Al-Bahrain FPIK Undip 2012. Dua partai FPIK lainnya, yakni Partai Perkasa dan Partai Persatuan tidak mendaftarkan capres-cawapres BEM FPIK 2013/2014.

KAMPANYE OUTDOOR - Salah satu calon senator dari Partai Samudra, Arief Mulyawan (memegang mic) yang juga merupakan kadept. PSDM Al-Bahrain FPIK sedang berkampanye di kampus FPIK Undip Tembalang jelang PEMILTAS FPIK 2012. Pada PEMILTAS FPIK tahun ini, pemilihan Presiden-Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013/2014 ditunjuk langsung oleh Senator lantaran terjadi aklamasi calon tunggal capres-cawapres

KAMPANYE OUTDOOR – Salah satu calon senator dari Partai Samudra, Arief Mulyawan (memegang mic) yang juga merupakan kadept. PSDM Al-Bahrain FPIK 2012 sedang berkampanye di kampus FPIK Undip Tembalang jelang PEMILTAS FPIK 2012. Pada PEMILTAS FPIK tahun ini, pemilihan Presiden-Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013/2014 ditunjuk langsung oleh Senator lantaran terjadi aklamasi calon tunggal capres-cawapres

Alhasil, pasangan capres-cawapres BEM FPIK 2013/2014 yang sudah mendaftar tersebut berstatus calon tunggal tanpa adanya lawan main atau pesaing, sehingga terjadi aklamasi. Akibatnya, sesuai dengan saran dan masukan anggota Senat Mahasiswa (SM) FPIK, meski sudah mendaftar ke KPR FPIK, Senator memutuskan untuk menggugurkan capres-cawapres BEM FPIK 2013/2014 yang diusung oleh Partai Samudra itu.

Sebagai gantinya, pemilihan presiden dan wakil presiden BEM FPIK Undip 2013 akan ditunjuk langsung oleh Senat Mahasiswa (SM) FPIK dalam Sidang Terbuka Seleksi Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK Undip Periode 2013/2014 yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 13 Desember 2012 pukul 08.00 WIB – selesai di Lt.3 Gedung Dekanat FPIK Undip Tembalang. Mekanismenya, dari BEM FPIK akan menentukan 5 calon yang akan dipilih. Sedangkan Senat Mahasiswa akan mengundang perwakilan semua UKK di FPIK untuk memilih 2 diantara 5 calon yang telah dipilih oleh BEM FPIK tadi berdasarkan saran dan masukan serta kapabilitas masing-masing capres-cawapres yang akan menduduki kursi BEM 1 dan 2. Untuk siapa saja 5 orang tersebut, hingga artikel ini diposting masih menjadi teka-teki. Sedangkan pemilihan Senator sendiri tetap berlangsung dibawah tugas dan kewenangan KPR FPIK Undip.

Senat Mahasiswa Gugurkan Calon Tunggal Capres-Cawapres BEM FPIK Undip 2013/2014

SURAT KEPUTUSAN – Sebuah surat keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Senat Mahasiswa FPIK KM Undip yang memutuskan untuk menggugurkan capres-cawapres tunggal BEM FPIK Undip 2013/2014 karena terjadi aklamasi atau calon tunggal

SURAT KEPUTUSAN – Sebuah surat keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Senat Mahasiswa FPIK KM Undip yang memutuskan untuk menggugurkan capres-cawapres tunggal BEM FPIK Undip 2013/2014 karena terjadi aklamasi atau calon tunggal

Peristiwa cukup mengejutkan terjadi menjelang Pemilihan Raya Fakultas (PEMILTAS) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip tahun 2012 ini. Senat Mahasiswa FPIK KM Undip secara resmi menggugurkan capres-cawapres BEM FPIK Undip 2013/2014 yang diusung oleh salah satu partai mahasiswa peserta PEMIRA Undip 2012, Partai Samudra, yang mengusung Izzuddin Azmi dan Muhammad Ibnu Sasongko sebagai pasangan capres-cawapres BEM FPIK Undip 2013/2014.

Dua nama yang disebutkan diatas saat ini juga merupakan pengurus aktif di UKK Al-Bahrain FPIK Undip 2012 sebelum mereka berdua dipinang menjadi pasangan capres-cawapres BEM FPIK Undip 2013/2014 oleh partai berlambang sepasang lumba-lumba itu.

Pengguguran pasangan tersebut terjadi lantaran hanya ada 1 pasangan capres-cawapres BEM FPIK yang mendaftar ke Komisi Pemilhan Raya (KPR) FPIK sampai tenggat waktu bahkan perpanjangan waktu yang ditentukan. Sedangkan dua partai FPIK lainnya, yakni Partai Perkasa dan Partai Persatuan tidak mendaftarkan capres-cawapres BEM FPIK 2013/2014. Sehingga terjadi aklamasi atau calon tunggal dan sesuai dengan aturan yang berlaku, jika terjadi aklamasi, senator mempunyai hak untuk menggugurkan pasangan itu.

Pengguguran capres-cawapres tunggal BEM FPIK Undip 2013/2014 tersebut telah diberitahukan melalui surat keputusan resmi No. 023/SP/SM FPIK KM UNDIP/XII/2012 yang ditandatangani oleh Ketua Senat Mahasiswa FPIK KM Undip, Elin Ismayadewi.

Dibalik GOM FPIK 2012 : Seluruh Mahasiswi Baru FPIK 100 Persen Berjilbab (Bagian 3)

100 PERSEN BERJILBAB – Sejumlah mahasiswi baru FPIK Undip 2012 sedang mengikuti acara Grand Opening Mentoring (GOM) FPIK 2012 yang diadakan di gedung LPPU Undip Tembalang beberapa waktu yang lalu. Dalam penyelenggaraan GOM FPIK Undip 2012 kali ini, semua mahasiswi memakai jilbab/kerudung, atau “100 persen hiljabers”

Jika pada masa-masa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Undip 2012 kemarin para mahasiswi baru dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) yang menggunakan jilbab prosentasenya lebih dari setengah dari jumlah total mahasiswa putri, hal yang tak kalah menariknya, atau bahkan lebih fenomenal, terjadi pada penyelenggaraan  Grand Opening Mentoring (GOM) FPIK Undip 2012 yang berlangsung di gedung LPPU Undip Tembalang, Semarang beberapa waktu yang lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pada masa-masa orientasi Maba di PMB Undip 2012 kemarin, atau bisa dikatakan ketika GOM belum diadakan, prosentase jumlah mahasiswi baru yang telah mengenakan jilbab sudah mencapai kisaran 70-80 persen dari jumlah total keseluruhan mahasiswi Undip 2012 yang diterima oleh FPIK. Dan ternyata, pada saat GOM FPIK Undip 2012 dilaksanakan pada tanggal 15 September 2012 kemarin, kali ini jumlah mahaiswi baru FPIK yang mengenakan jilbab mencapai 100 persen, alias semua memakai jilbab. Sehingga, pada saat GOM kemarin bisa dikatakan “100 persen hiljabers”.

Fenomena 100 persen hiljabers  tersebut tak lepas dari kebijakan panitia GOM sendiri yang mengeluarkan aturan agar semua mahasiswi baru yang akan mengikuti kegiatan tahunan tersebut memakai jilbab atau kerudung. Aturan tersebut sifatnya wajib dan harus diikuti oleh semua mahasiswi baru FPIK yang beragama Islam, meski pada kesehariannya mereka belum mengenakan jilbab dengan berbagai alasannya. Namun, dalam GOM, baik yang sudah atau belum, semua disamakan untuk mengenakan jilbab. Hal itu untuk menjaga kekompakan dan terutama untuk menampakkan identitas mereka sebagai seorang muslim yang taat pada aturan (baca: syari’at) yang sudah diajarkan dalam Al-Qur’an dan Hadits.

NUANSA GOM – Suasana para mahasiswi baru FPIK mengikuti jalannya acara GOM beberapa waktu yang lalu

Dalam kebijakan ini, panitia GOM FPIK sengaja tidak mengeluarkan kriteria khusus  tentang seperti apa jilbab atau kerudung yang boleh dipake para mahasiswi baru 2012. Yang terpenting dalam hal ini, para mahasiswi setidaknya mampu dan bisa untuk melaksanakan salah satu anjuran Islam yang harus dilaksanakan bagi kaum hawa, yakni “menutup” aurat mereka agar kehormatan dan kesucian mereka terjaga. Meski pada kenyataannya bisa dikatakan masih ada “pemaksaan” dari aturan yang diterapkan.

Terlepas dari itu semua, semoga bagi mereka yang telah merasakan bagaimana bisa menjalankan salah satu anjuran yang sangat krusial bagi kaum Hawa dalam agama Islam tersebut nantinya bisa menjadikan para mahasiswi baru nanti menjadi mau dan ingin memakai secara berkesinambungan sehingga menjadi terbiasa dan menjadikan nuansa Islami di kampus FPIK menjadi semakin hidup untuk mewujudkan kampus yang madani. Aamiin…

(Bersambung)