Category Archives: GOM FPIK 2013

Asisten Kimia: “Ingin Laporan di ACC? Ikut Mentoring…”

PRAKTIKUM - Salah satu suasana praktikum di Jurusan Perikanan FPIK

PRAKTIKUM – Salah satu suasana praktikum di Jurusan Perikanan FPIK

Jika selama ini syarat-syarat laporan praktikum di ACC oleh asisten dosen (asdos) berhubungan dengan kriteria penulisan seperti margin, sitasi dan format penulisan lainnya itu sudah biasa. Namun, apa jadinya jika syarat laporan di ACC berhubungan dengan mentoring?

Setidaknya itulah yang disampaikan oleh salah satu asisten kimia dalam sebuah video saat pemutaran film GOM FPIK 2013 beberapa waktu lalu. Salah satu asisten kimia yang juga pengurus Al-Bahrain FPIK 2013 mengatakan, jika laporannya ingin di ACC, maka mahasiswa tersebut harus ikut mentoring.

“Ingin Laporan di ACC? Ikut Mentoring…” ujarnya singkat dalam salah seorang asisten kimia jurusan Perikanan saat pemutaran film GOM FPIK 2013 di Masjid Kampus Undip beberapa waktu yang lalu.

Iklan

Ali Akbar Zulfi: Kita “Hidupkan” Diponegoro Dengan Mentoring

SAMBUTAN - Mas'ul Al-bahrain FPIK Undip 2013 Ali Akbar Zulfi sedang memberikan sambutannya pada acara Grand Openign Mentoring (GOM) FPIK pada 28 September 2013 lalu.

SAMBUTAN – Mas’ul Al-Bahrain FPIK Undip 2013 Ali Akbar Zulfi sedang memberikan sambutannya pada acara Grand Openign Mentoring (GOM) FPIK pada 28 September 2013 lalu.

Itulah pesan yang disampaikan oleh mas’ul Al-Bahrain FPIK melalui akun twitternya baru-baru ini. Mahasiswa asisten kimia Jurusan Perikanan tersebut berpesan kepada segenap mahasiswa supaya nilai esensial dari moment Grand Opening Mentoring (GOM) bisa tetap diamalkan melalui sebuah kegiatan mentoring.

Hal ini dirasa penting karena lewat mentoring, mahasiswa bisa mengenal lebih jauh tentang nilai-nilai keislaman, termasuk nilai-nilai kediponegoroan sebagai salah satu pahlawan muslim yang berjuang menyebarkan agama Islam dan melawan penjajah Belanda.

Apalagi, kegiatan mentoring adalah satu-satunya kegiatan formal yang ‘diakui’ langsung oleh universitas sekaligus memiliki badan pengelola sendiri (BPMAIU-red). Maka dari itu, kegiatan mentoring yang dibuka lewat kegiatan GOM beberapa waktu lalu harus benar-benar dimanfaatkan untuk ‘menghidupkan’ kembali Diponegoro.

Pelantikan Pementor, Moment Paling ‘Sakral’ di GOM FPIK Undip

PELANTIKAN - Suasana pelantikan pementor saat GOM FPIK 2013 di Maskam Undip (28/9)

PELANTIKAN – Suasana pelantikan pementor saat GOM FPIK 2013 di Maskam Undip (28/9)

Jika ditanya moment apa yang paling sakral dalam acara Grand Opening Mentoring (GOM) FPIK, sepertinya semua sepakat bahwa pelantikan pementor lah jawabannya. Termasuk pada GOM FPIK edisi 28 September 2013 di Masjid Kampus Undip lalu yang tak kurang dari 20 pementor baru dilantik.

Bagaimana tidak? Satu hal yang membuat moment tersebut menjadi sakral adalah pada sesi tersebut para pementor dilantik dengan berikrar atas nama Allah. Tentu, jika sudah demikian bukan menjadi sebuah formalitas rundown acara belaka.

Sejak Al-Bahrain FPIK terbentuk dari mergernya dua rohis pada 12 Januari 2012 silam, pelantikan pementor memang sudah menjadi sesi rutin tiap penyelenggaraan acara tahunan GOM FPIK. Pelantikan pementor pertama kali dilaksanakan pada GOM FPIK tanggal 15 Januari 2012 di Gedung LPPU Undip Tembalang, Semarang.

Pembina Al-Bahrain FPIK : “Bukan Karena Masjid Kita Semua Disini Berjilbab…”

SAMBUTAN - Pembina UKK Al-Bahrain FPIK Ir. Gunawan. M.Sc memberikan sambutannya pada GOM FPIK 2013 di Masjid Kampus Undip (28/9)

SAMBUTAN – Pembina UKK Al-Bahrain FPIK Ir. Gunawan. M.Sc memberikan sambutannya pada GOM FPIK 2013 di Masjid Kampus Undip (28/9)

Ada pesan khusus yang disampaikan oleh salah satu dosen FPIK, yakni Ir. Gunawan, M.Sc selaku pembina UKK Al-Bahrain FPIK saat mengisi sambutan pada acara Grand Opening Mentoring (GOM) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip pada Sabtu, 28 September 2013 lalu.

Dalam sambutannya, dosen yang selalu memakai kacamata itu mengatakan bahwa tuntunan untuk mengenakan jilbab bagi perempuan bukan hanya berlaku saat ia memasuki masjid saja. Pesan tersebut beliau lontarkan menanggapi kondisi peserta perempuan yang kala itu semuanya kompak mengenakan jilbab. Sebuah fenomena langka yang sulit ditemui saat kegiatan perkuliahan di kampus.

“Bukan karena masjid kita semua (bagi perempuan) disini berjilbab…” Demikian tutur beliau saat menyampaikan sambutannya dihadapan ratusan maba FPIK 2013 yang menghadiri acara GOM FPIK 2013 di Masjid Kampus Undip.

PESAN -

PESAN PEMBINA – “Bukan karena masjid kita semua disini berjilbab…”

Aturan wajib berjilbab yang diterapkan oleh panitia GOM dinilai sudah tepat karena berjilbab merupakan sarana menutup aurat dan menutup aurat sendiri dalam Islam hukumnya wajib bagi setiap muslim. Khususnya perempuan yang batasannya meliputi seluruh anggota tubuh kecuali telapak tangan dan muka.

Bazaar Murah Ramaikan GOM FPIK 2013 di Maskam Undip

RAMAI-keramaian yang tercipta saat peserta GOM memilih produk Bazaar

RAMAI-keramaian yang tercipta saat peserta GOM memilih produk Bazaar

Kemeriahan GOM (Grand Opening Mentoring) terasa semakin ramai saat waktu ishoma tiba. Dimana, setelah shalat dzuhur yang dilaksanakan secara jama’ah di Masjid Kampus (Maskam) UNDIP, peserta GOM FPIK 2013 langsung menyerbu stand bazaar murah yang telah disiapkan oleh panitia sejak awal, tersedia secara khusus untuk para peserta.

Mengetahui terdapat bazaar murah, peserta tidak melewatkan kesempatan ini untuk datang ke stand bazaar. Produk bazaar yang terdapat pada GOM FPIK 2013 kemarin, merupakan produk sponsor yang mendukung keberlangsungan acara GOM FPIK tahun ini. seperti kerudung dan gamis dari Rabbani serta pernak-pernik khas Semarang dari Loetju.

Antusiasme peserta dalam memilih barang yang akan dibeli begitu terasa semakin memeriahkan suasana Maskam UNDIP. Tentunya kegiatan jual-beli bazaar, tidak dilakukan di dalam area maskam untuk menghormati tempat ibadah bersama. Area timur Masjid Kampus UNDIP dianggap menjadi pilihan tepat, dimana peserta dapat menikmati memilih barang di stand yang tersedia, tanpa menggangu aktivitas dalam Masjid.

Alhamdulillah, Mahasiswi Peserta GOM FPIK Undip 100 Persen Berjilbab

100 BERJILBAB - Maba putri peserta GOM FPIK di Maskam tampak kompak mengenakan Jilbab (28/9)

100 BERJILBAB – Maba putri peserta GOM FPIK di Maskam tampak kompak mengenakan Jilbab (28/9)

Pergelaran Grand Opening Mentoring (GOM) FPIK Undip 2013 yang diselenggarakan Al-Bahrain FPIK pada 28 September 2013 kembali sukses mewujudkan “100 persen hiljabers” untuk seluruh peserta mahasiswinya. Fenomena ini kembali mengulang kesuksesan organisasi rohis berlambang segidelapan ini setelah pada GOM FPIK 2012 yang dilaksanakan di Gedung LPPU Undip Tembalang, Semarang setahun lalu untuk kali pertama juga sukses menerapkan aturan ini.

Seperti yang terlihat di lapangan, tampak ratusan mahasiswi FPIK 2013 yang hadir di Masjid Kampus Undip kompak mengenakan jilbab di kepala mereka. Tidak ada satu mahasiswi pun yang tidak mengenakan jilbab/kerudung.

Seperti yang diketahui bersama, aturan wajib berjilbab bagi seluruh mahasiswi peserta GOM FPIK mulai diterapkan oleh Al-Bahrain FPIK sejak tahun 2012 lalu. Kala itu, Al-Bahrain FPIK baru saja terbentuk setelah dua rohis di FPIK merger pada 12 Januari 2012. Hasilnya, untuk kali pertama sepanjang sejarah pergelaran GOM, seluruh peserta mahasiswi 100 berjilbab.

Al-Bahrain FPIK Sukses Gelar GOM Perdana di Maskam Undip

GOM FPIK 2013 - Perdana dilaksanakan di Masjid Kampus Undip

GOM FPIK 2013 – Perdana dilaksanakan di Masjid Kampus Undip

Al-Bahrain FPIK sukses menggelar acara Grand Opening Mentoring (GOM) edisi tahun 2013 di Masjid Kampus Undip. GOM FPIK 2013 ini merupakan GOM perdana yang dilaksanakan di Masjid Kampus sejak bangunan yang akrab disapa ‘Maskam’ itu diresmikan penggunaannya pada tahun 2010 silam.

GOM FPIK yang dilaksanakan pada Sabtu, 28 September 2013 tersebut dimulai dengan sesi registrasi maba sebelum masuk Maskam pada pukul 07.00 – 08.00 WIB. GOM edisi kedua dari Al-Bahrain FPIK kali ini mengambil tema “Mahasiswa Ideal Berkarakter Kediponegoroan”. Dan yang berperan sebagai Master of Ceremony (MC) kali ini adalah saudara Bambang dan Arroyan atau biasa disapa oyan.

PENGARAHAN - Panpel (membelakangi kamera) sedang memberikan pengarahan kepada Maba sebelum memasuki ruangan Maskam

PENGARAHAN – Panpel (membelakangi kamera) sedang memberikan pengarahan kepada Maba sebelum memasuki ruangan Maskam

Ketua panitia Fareza mendapat kesempatan untuk mengawali sambutan disusul dengan Mas’ul Al-Bahrain FPIK Ali Akbar Zulfi dan Pembina Al-Bahrain FPIK Ir. Gunawan, M.Si. Setelah sambutan selesai lalu dilanjutkan dengan talkshow yang diantaranya dibawakan oleh  mas Aan Setyawan dan Andhica Surya Anggara

Selain diisi dengan talkshow, GOM FPIK 2013 kali ini juga menampilkan pementasan nasyid dari group nasyid “Shymphony” garapan Fikri dkk yang juga merupakan staf dept. PSDM Al-Bahrain FPIK. Tak ketinggalan pula, disela-sela acara MC terlihat sangat rajin membagikan doorprize kepada maba yang berani bertanya dan berbicara.

MC - Master of Ceremony  oleh Bambang & Arroyan memimpin berjalannya GOM FPIK 2013

MC – Master of Ceremony oleh Bambang & Arroyan memimpin berjalannya GOM FPIK 2013

Sesi lainnya yang tak kalah serunya adalah pada saat diputarkan film mentoring dan perkenalan UKK Al-Bahrain FPIK yang dilaksanakan sebelum Dzuhur. Terkait pemutaran film mentoring, untuk pertama kalinya sepanjang GOM yang dilaksanakan Al-Bahrain FPIK film kali ini merupakan asli garapan panitia GOM FPIK. Panitia pelaksana juga menggelar bazaar dari beberapa sponsor dengan menjajakan produk mereka.

NASYID - Group Nasyid "Shymphony" (kanan) sedang menghibur para peserta GOM

NASYID – Group Nasyid “Shymphony” (kanan) sedang menghibur para peserta GOM

Paling Sakral

Setelah sholat Dzuhur, acara yang paling “sakral” pun tiba, yakni pelantikan pementor. Tak kurang dari 20 pementor baru disumpah pada saat sesi pelantikan ini. Teks pelantikan dibacakan oleh Ketua INSANI akh. Lukas Santoro. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba tweet. Tak seperti biasanya, lomba tweet dengan hastag #LTGF2013 ini mengambil sebanyak 14 pemenang.

TALKSHOW - Penyampaian materi oleh narasumber saat sesi talkshow

TALKSHOW – Penyampaian materi oleh narasumber saat sesi talkshow

Sebelum memasuki sesi akhir acara, dibacakan kelompok mentoring yang terdiri dari murobbi (pementor) dan mutarobbi (mentee/didikan) dan kepada nama pementor yang ditunjuk dipersilahkan untuk menemui kelompoknya sesuai yang telah ditentukan untuk memulai perkenalan

RAMAI - Suasana peserta GOM FPIK yang memenuhi Maskam

RAMAI – Suasana peserta GOM FPIK yang memenuhi Maskam

Hingga akhirnya masukklah sesi akhir acara, yakni pembacaan do’a penutup oleh staf Dept. Infokom 2013 Riki Tristanto. Alhamdulillah, acara GOM yang berlangsung lebih dari delapan jam tersebut akhirnya selesai. Barakallah…

“Mentoring… GAUL ISLAMI, GAYA GUE. Allahu Akbar….!!!” 😀

‘Shimphony’ Bakal Mentas Meriahkan GOM FPIK Undip 2013

MENTAS - Group nasyid 'Shimphony' dipastikan mentas pada GOM FPIK 2013 (28/9)

SIAP MENTAS – Group nasyid ‘Shimphony’ dipastikan mentas pada GOM FPIK 2013 (28/9)

Group nasyid ‘Shimphony’ garapan salah satu pengurus Al-Bahrain FPIK, Fikri dkk dipastikan akan mentas pada pergelaran Grand Opening Mentoring (GOM) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 2013 pada Sabtu, 28 September 2013 besok.

Group nasyid yang beranggotakan 5 mahasiswa FPIK dan 1 dari FPP (Fakultas Peternakan dan Pertanian) itu akan menghibur ratusan Maba FPIK 2013 yang akan hadir di Masjid Kampus Undip Tembalang, Semarang tempat penyelenggaraan GOM FPIK 2013.

Sebelumnya, pada tahun 2012 lalu tatkala GOM FPIK 2012 digelar di Gedung LPPU Undip Tembalang, Semarang, panitia mengundang group nasyid Antrasena yang sukses menghibur ratusan Maba FPIK 2012.

Selain menghibur maba FPIK 2013 pada GOM FPIK besok, group nasyid yang pernah mengikuti kompetisi nasyid dari ANN Yogyakarta tersebut juga akan mentas di GOM FSM (Fakultas Sains dan Matematika) di Gedung Soedarto di hari yang sama.

Al-Bahrain FPIK : Peraturan Wajib Berjilbab Saat GOM Bukan Sebatas Formalitas

BUKAN FORMALITAS - Peraturan wajib berjilbab yang diterapkan saat GOM FPIK bukan sekedar formalitas

BUKAN FORMALITAS – Peraturan wajib berjilbab yang diterapkan saat GOM FPIK bukan sekedar formalitas

Sejak diterapkan pada GOM edisi perdana pada 15 September 2012 silam pasca Al-Bahrain Kelautan dan Formasi Perikanan merger menjadi organisasi tingkat fakultas di FPIK, aturan wajib berjilbab bagi seluruh mahasiswi saat GOM yang diterapkan Al-Bahrain FPIK bukan sebatas formalitas belaka.

Peraturan wajib berjilbab tersebut adalah salah satu cara untuk mensyi’arkan ajaran agama Islam kepada Maba sejak dini, yakni tentang menutup aurat yang memang hukumnya wajib dalam Islam, tidak bisa ditawar-tawar lagi, khususnya bagi yang mahasiswi yang sebelumnya tidak mengenakan kerudung sebelum kuliah di Undip.

Harapannya, setelah GOM selesai, keinginan untuk mengenakan jilbab secara kontinu bisa tertanam pada Maba. Meski awalnya harus dengan aturan tertulis. Terlebih, di tahun 2013 ini untuk pertama kalinya pergelaran GOM diadakan di Masjid Kampus Undip.

Al-Bahrain FPIK Wajibkan Seluruh Mahasiswi Peserta GOM Berjilbab

WAJIB BERJILBAB - Peserta GOM FPIK 2012 tampak kompak mengenakan jilbab tahun lalu. Tahun 2013 ini, Al-Bahrain FPIK akan kembali mewajibkan kepada seluruh mahasiswi peserta GOM untuk berjilbab

WAJIB BERJILBAB – Peserta GOM FPIK 2012 tampak kompak mengenakan jilbab tahun lalu. Tahun 2013 ini, Al-Bahrain FPIK akan kembali mewajibkan kepada seluruh mahasiswi peserta GOM untuk berjilbab

Sudah terbiasa memakai jilbab atau belum, Al-Bahrain FPIK melalui panitia pelaksana GOM mewajibkan kepada seluruh mahasiswi FPIK 2013 untuk mengenakan Jilbab atau kerudung saat GOM FPIK tanggal 28 September 2013 mendatang.

Hal itu diungkapkan pada syuro panitia GOM pada Jum’at, 20 September 2013 di Muskam FPIK. Aturan khusus yang diterapkan ini sebenarnya bukan hal baru. Setahun sebelumnya, tepatnya pada pelaksanaan Grand Opening Mentoring FPIK 15 September 2012 silam di Gedung LPPU Undip Tembalang, aturan wajib berjilbab kepada seluruh mahasiswi peserta GOM FPIK  2012 juga diterapkan oleh Al-Bahrain FPIK. Waktu itu Al-Bahrain FPIK belum genap berusia satu tahun pasca terbentuk dari mergernya dua rohis jurusan di FPIK, Al-Bahrain Kelautan dan Formasi Perikanan.

Hasilnya, untuk pertama kali sepanjang sejarah GOM FPIK, GOM FPIK edisi tahun 2012 kala itu menjadi pergelaran GOM pertama di Undip yang sukses menghijabkan seluruh peserta mahasiswinya atau 100 persen mahasiswi berhijab. Tak ada satupun peserta yang tidak mengenakan jilbab.

Untuk GOM FPIK 2013 ini, Al-Bahrain FPIK akan kembali menerapkan aturan tersebut. Warna jilbab bebas, yang terpenting menutup aurat. Terlebih, event tahunan ini akan diselenggarakan di Masjid Kampus Undip Tembalang, Semarang.