Category Archives: Fresh & Fun

Al-Bahrain FPIK Sukses Gaungkan Syi’ar “#FpikBerakhlak” dan “#FpikBerprestasi” Bersama Mahasiswa & Birokrasi Kampus

Syiar FPIK BERAKHLAK BERPRETASI Al-Bahrain FPIK Undip

Al-Bahrain FPIK Undip sukses menggaungkan syi’ar Islam bertemakan “#FpikBerakhlak” dan “#FpikBerprestasi” di lingkungan kampus bersama sejumlah mahasiswa dan birokrasi. Read the rest of this entry

Iklan

Tim Nasyid FPIK “Shymphony” Meriahkan GIF FKM Undip

PERFORM - Tim Nasyid asal FPIK, Shymphony saat sedang perform di acara GIF FKM 2014 (1/11)

PERFORM – Tim Nasyid asal FPIK, Shymphony saat sedang perform di acara GIF FKM 2014 (1/11)

Kolaborasi “biru & ungu” tersaji diakhir pekan kemarin. Tim nasyid asli kampus biru alias FPIK, Shymphony tampil menghibur para peserta Gamais Islamic Festival (GIF) dari kampus ungu, alias FKM pada Sabtu, 1 November 2014. Read the rest of this entry

Sambut Tahun Baru Islam, Al-Bahrain FPIK Gelar Kegiatan Baca Buku Bersama Mahasiswa

STAND - Stand baca buku yang ada di depan Gd. D FPIK

STAND – Stand baca buku yang ada di depan Gd. D FPIK

Islam sangat menganjurkan akan pentingnya perintah membaca sampai-sampai wahyu pertama yang turun berbunyi “IQRO”, sebuah lafadz yang berarti “bacalah”, ajakan untuk membaca. Read the rest of this entry

Gasak FEB 6-1, FPIK Tantang FK di Semifinal Mas IPO CUP 2014

Albahrain TIM FUTSAL

Team Futsal Al-Bahrain FPIK menang telak 6-1 atas MIZAN (FEB) dalam pertandingan Mas IPO CUP 2014 yang berlangsung di Stadion Futsal Mulawarman pada Senin, 20 Oktober 2014. Read the rest of this entry

Alhamdulillah, Polri Akhirnya Restui Polwan Berjilbab

LAMPU HJAU - Kapolri akhirnya memberikan 'lampu hijau' kepada polisi wanita untuk mengenakan jilbab

LAMPU HJAU – Kapolri akhirnya memberikan ‘lampu hijau’ kepada polisi wanita untuk mengenakan jilbab

Kepolisian akhirnya memastikan diri akan melegalkan penggunaan jilbab bagi anggotanya di seluruh Indonesia. Pernyataan tersebut langsung dituturkan oleh orang nomor satu di tubuh Korps Tri Bata Kapolri Jenderal Timur Pradopo.

Timur bahkan berujar sebetulnya dia sangat senang dengan permintaan sejumlah keinginan polwan berjilbab yang kini mengemuka. Dia berkata, permintaan tersebut sudah dengan senang hati Polri terima dan pertimbangkan.

“Saya justru berterima kasih kepada publik. Karena Polri diperhatikan bahkan sampai ke penggunaan pakaian,” ujar Timur di Gedung DPR Jakarta Selatan Selasa (18/7).

Timur mengatakan, dalam waktu dekat segala tuntutan mengenai jilbab akan segera masuk ke dalam agenda diskusi internal Polri. Dia berujar, aturan mengenai jilbab ini amat perlu dikonsepkan dengan tepat. Sehingga nantinya aturan ini tidak menimbulkan polemik baru di kemudian hari.

“Aturan pakaian polisi kan bukan jilbab saja. Pakaian dinasnya seperti apa harus kami sesuaikan dulu,” ujarnya.

BERJILBAB - Jilbab tak menjadi penghalang bagi polwan dalam bertugas

BERJILBAB – Jilbab tak menjadi penghalang bagi polwan dalam bertugas

Ketika ditanya kapan peraturan baru terkait seragam ini akan ditelurkan, Kapolri berujar sesegera mungkin hal itu akan terwujud. Hanya saja, kata dia, satu komponen utama yang masih harus dilengkapi sebagai bahan pertimbangan dia dalam menentukan aturan baru.

“Kami masih perlu bicara lebih dalam dengan sejumlah tokoh masyarakat. Tentu kami memerlukan saran yang membangun demi aturan yang tepat. Intinya saya sangat merespon baik permintaan ini (polwan berjilbab),” ujar jenderal bintang empat ini.

(Sumber: www.dakwatuna.com edisi 16/06/2013 dengan penyesuaian)

Polisi Wanita Muslim di Inggris Saja Berjilbab

BERJILBAB - Polisi Wanita Muslim di Inggris

BERJILBAB – Polisi Wanita Muslim di Inggris

Kalau negara-negara non Muslim seperti Inggris, Swedia, Australia, dan sebagainya membolehkan polisi wanita Muslim berjilbab, sementara di Indonesia yang mayoritasnya Muslim dilarang, ini aneh. Padahal aturan manusia itu kan bisa dibuat/dirubah dengan mudah. Tidak boleh melanggar aturan Allah.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Agus Rianto menjelaskan, peraturan seragam Polri tentunya tak bisa dilanggar oleh anggota Polri. “Ya ini masalahnya aturan, kalau belum sesuai aturan yang tidak diperkenankan,” ujarnya, Selasa (11/6).

Sebatas belum ada peraturan maka aksi Polwan yang nekat untuk tetap berjilbab malah secara terpaksa dapat terkategorikan sebagai pelanggaran
http://cyberdakwah.com/2013/06/polwan-berjilbab-antara-uu-agama-dan-hak-asasi/#sthash.xxDWM8Hg.dpuf

CURI PERHATIAN - Koran di Inggris yang memberitakan tentang polwan berjilbab

CURI PERHATIAN – Koran di Inggris yang memberitakan tentang polwan berjilbab

Seorang Polisi Wanita Inggris, Jayne Kemp, 28, memutuskan untuk mempelajari Islam setelah menolong wanita Muslim yang dianiaya.

Setelah berbicara dgn beberapa Muslim di Twitter, akhirnya dia memutuskan masuk Islam dan hidup dgn cara Islam di antaranya dgn memakai Jilbab. Namanya berganti jadi Aminah. Polisi Inggris tidak keberatan. Bahkan Jayne diserahi tugas untuk mengatur seragam jilbab bagi polisi wanita di Inggris.

Aminah tertarik menjadi Muslim sebab Islam mengajarkan memanfaatkan waktu, sabar, dan menghormati orang lain. Islam mengajarkan kita memperhatikan tetangga dan menghormati orang2 tua.

(Disadur dari http://kabarislam.wordpress.com/2013/06/13/polisi-wanita-muslim-di-inggris-saja-berjilbab/ dengan sedikit penyesuian)

Al-Bahrain FPIK Undip Adakan Upgrading Pengurus (Bagian 1)

FOTO BERSAMA – Beberapa fungsionaris Al-Bahrain FPIK Undip berfoto bersama saat acara Upgrading Pengurus di Hutan Wisata Penggaron

Dalam rangka meng-upgrade semangat sekaligus mempererat hubungan tali silaturahmi antar pengurus, Unit Kegiatan Kemahasiwaan (UKK) Al-Bahrain FPIK Undip mengadakan kegiatan “Upgrading Pengurus” yang bertempat di Hutan Wisata Penggaron, Ungaran, Kab. Semarang, Jawa Tengah pada hari Ahad, 30 September 2012.

Kegiatan ini terselenggara atas inisiatif dari dari Departemen Peningkatan Sumber Daya Manusia (Dept. PSDM) Al-Bahrain FPIK untuk kembali mengumpulkan seluruh fungsionaris dalam sebuah kegiatan yang menghibur sekaligus mendidik, setelah sekian lama menjalankan program kerjanya di departemennya masing-masing. Kegiatan upgrading ini juga merupakan program kerja dari Dept. PSDM sendiri yang sudah disampaikan saat Mukhtamar I Al-Bahrain FPIK pada Januari 2012 silam.

Upgrading Pengurus ini diikuti oleh seluruh peserta yang terdaftar aktif dalam struktur kepengurusan Al-Bahrain FPIK. Selain pengurus yang terdaftar aktif sebagai fungsionaris, khusus untuk Dept. Teluk Awur Otority (TATO) juga mendatangkan sejumlah pengurus yang merupakan pengurus pasif (tidak terdaftar secara resmi secara struktural namun mengikuti dan membantu program kerja Al-Bahrain FPIK di Kampus FPIK Teluk Awur).

UPGRADING – Suasana berkumpul dibawah pepohonan (kiri), beberapa personel Al-Bahrain FPIK menyempatkan diri untuk foto bersama di depan Maskam Undip sebelum berangkat (tengah), suasana ketika menuruni jalan desa di tengah rimbunnya pepohonan di Hutan Wisata Penggaron (kanan)

Sebelum berangkat menuju Hutan Wisata Penggaron, pagi harinya para pengurus berkumpul terlebih dahulu di Masjid Kampus Undip. Di Masjid Kampus Undip, para peserta menyempatkan diri untuk foto bareng di serambi Maskam. Kemudian setelah itu mereka mulai berangkat menuju Penggaron.

Mengusung tema “Upgrade Your Passion in Al-Bahrain FPIK”, para pengurus tampak bersemangat menyambut kegiatan ini. Setelah berangkat melewati keramaian jalan raya, setelah sekitar 20 menit perjalanan, para peserta akhirnya tiba di Hutan Wisata Penggaron. Pada saat perjalanan, ada peserta yang memakai sepeda motor, namun ada juga yang menyewa angkot bagi mereka yang tidak mendapatan boncengan atau tidak memiliki sepeda motor.

Di Hutan Wisata Penggaron, ada peserta yang telah tiba duluan, sedangkan yang lainnya ada yang masih dalam perjalanan. Sehingga, para peserta yang sebagian besar sudah datang istirahat sejenak terlebih dahulu untuk melepas capek dalam perjalanan. Ada dari sebagian pengurus yang bermain ayunan yang terdapat di Hutan Wisata Penggaron, ada juga yang sekedar duduk-duduk di depan pintu gerbang.

(Bersambung)

 

 

 

Dukung Palestina, Cristiano Ronaldo “Real Madrid” Sumbang Sepatu Emas untuk Anak-anak Palestina

Cristiano Ronaldo mengenakan syal Palestina

Berbeda dengan Barcelona yang memiliki kedekatan dengan Israel, Real Madrid malah memilih mendekat dengan Palestina. Tidak hanya ditunjukkan kebijakan klub, sikap pemain Los Blancos juga demikian.

Yang paling mencolok adalah langkah yang dilakukan pemain termahal di dunia Cristiano Ronaldo. Bintang Seleccao yang dilabeli media barat memiliki sifat sombong tersebut ternyata mempunyai hati mulia.

Mantan penggawa Manchester United itu dengan penuh keikhlasan memberikan sepatu emas yang diraihnya musim 2011 kepada kepada lembaga amal klubnya. Hal itu dilakukan pemain berjuluk CR7 itu untuk membantu anak-anak Palestina.

Laman Qodsna pada akhir tahun lalu mengabarkan, lembaga amal Real Madrid melelang sepatu emas milik Ronaldo itu hingga 1,4 juta euro alias Rp 16,77 miliar. Uang hasil lelang itu disumbangkan untuk membangun beberapa sekolah yang hancur di sepanjang di Jalur Gaza.Dukungan Pemain Terbaik Dunia pada 2008 tersebut tidak berhenti sampai di situ.

Cristiano Ronaldo dengan sepatu emasnya. Sepatu emas yang ia dapatkan kini telah disumbangkan untuk membantu anak-anak di Palestina

Sebelumnya ketika masih memperkuat tim Iblis Merah, dalam sebuah acara Ronaldo.mengenakan kafiyeh alias syal Palestina. Tindakannya itu mendapat kecaman hebat dari lobi-lobi Zionis dan media barat. Beberapa media barat yang berafiliasi dengan Yahudi seakan memusuhinya dan mencitrakan segala keburukannya.

Namun ada juga sebagian media Inggris menyebut aksi Ronaldo itu sebagai bentuk kemanusiaan. Ia menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya terhadap krisis Palestina dan warga Jalur Gaza. Ronaldo dikabarkan pernah langsung berkunjung ke tanah pendudukan Palesrina pada 2007 dan 2005.

Di sana dia disambut suka cita oleh warga Palestina dan mendapat pengawalan ketat. Tapi lagi-lagi Ronaldo dikecam media yang pemiliknya mendukung kebijakan pemerintah Zionis.

Mathew: Dari Bermain Bola, Kutemukan Islam

Seperti warga Prancis lainnya, Mathew tak asing dengan Islam dan Muslim. Sebab, banyak dari temannya yang beragama Islam. Ia pun tinggal dalam lingkungan imigran yang kebanyakan Muslim. “Hanya saya yang non-Muslim,” kata dia sembari tersenyum.

Dalam bergaul, Mathew merupakan sosok yang mengabaikan warna kulit atau latar belakang agama. Tak heran, ia begitu dekat dengan teman-temannya yang Muslim. Setiap harinya, mereka menjalani rutinitas bersama. Begitu pula ketika mereka bermain sepakbola.

Pada satu hari, ketika asik bermain sepakbola. Tiba-tiba datang sekelompok Muslim. Mathew bersama temannya memutuskan untuk tidak melanjutkan permainan dan memberikan kesempatan pada tamunya itu untuk memperkenalkan diri. Tak lama, kelompok itu mulai berbicara tentang Islam.

“Oleh mereka, saya diajak ke masjid untuk mendapatkan informasi tentang Islam. Saya sebenarnya tertarik untuk mengetahui agama ini, tapi belum pada keinginan untuk memeluknya,” kata dia.

Mathew akhirnya mendatangi undangan kelompok itu. Dari penjelasan yang diberikan, ia merasa tertarik bagaimana cara Muslim berkomunikasi dengan Tuhannya. Dari situlah, ia ingin mencari tahu informasi tentang Islam dan Muslim lebih dalam.

Beberapa catatan yang ia dapat dalam informasi itu, seperti bagaimana seorang Muslim diwajibkan berpuasa satu bulan penuh, melaksanakan shalat lima waktu, membayar zakat dan lainnya.  “Soal puasa, saya bertanya-tanya, bagaimana bisa mereka melakukan itu. Ini menakjubkan,” katanya.

Sejak itu, Mathew melihat Islam merupakan agama yang cocok untuknya. Islam mengajarinya untuk menghormati orang, belajar dan hidup teratur. Lingkungannya saat ini, begitu rentan terjerembab dalam lingkaran narkoba, seks sebelum menikah, dan konsumsi alkohol. “Saya berpikir Islam melindungi saya dari ketiga hal tersebut,” ucapnya.

Hal lain yang dipertimbangkan Mathew adalah Islam merupakan obat penyembuh jiwa tiada banding. Banyak kisah mantan napi yang dahulu kecanduan narkoba atau alkohol yang berhasil sembuh ketika mempelajari Islam.

Dalam pemikiran Mathew, ini menjadi bukti bahwa Islam akan mengantarkan anda pada dokter sesungguhnya. Sosok yang akan banyak membantu seseorang memperoleh kebahagiannya. Dan Alhamdulillah, Mathew dengan mantap memutuskan untuk mengucapkan dua kalimat syahadat.

Yang menarik, kedua orang tuanya tidak keberatan dengan keputusanya untuk memeluk Islam. Tidak seperti temannya, yang banyak dijauhi keluargannya. “Mereka membiarkan saya memilih apa yang ingin dilakukan. Mereka berpikir, lebih baik anaknya banyak menghabiskan di masjid ketimbang jalanan,” kenang Mathew.

Selepas syahadat, Mathew tahu ada konsekuensi dari putusannya menjadi Muslim. Di Prancis, komunitas Muslim banyak mengalami diskriminasi. Mulai dari larangan berjilbab, burka dan bentuk diskriminasi lainnya.

Bagi Mathew, kondisi itu merupakan akibat dari distorsi media Prancis tentang Islam dan Muslim.  Informasi yang ada tidak dibarengi konfirmasi kepada Muslim Prancis. Mereka juga enggan membaca tapi lebih memilih untuk hanya mendengar. Hal itu juga dialami orang tuanya.

Untuk itu, ia berdiskusi dengan orang tuanya. Banyak hal yang dijelaskan Mathew. Usai dijelaskan, orang tuanya semakin yakin bahwa Islam adalah agama yang tepat untuknya. Mereka mengatakan sungguh beruntung baginya telah menemukan ajaran agama yang tahu akan kebutuhannya.

“Saya katakan kepada anda, bacalah buku, atau akseslah internet.  Insya Allah, anda akan menemukan Islam,” kata dia.