Monthly Archives: Maret 2017

Dakwah Kreatif “Yuk Sarapan” Ajak Mahasiswa Giatkan Baca Qur’an

29898

“Yuk Sarapan” merupakan salah satu proker dari Departemen Syiar Al-Bahrain. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan mahasiswa dengan adanya kabar gembira dan ancaman Allah yang tercantum dalam Al-Qur’an.

“Yuk Sarapan” dilaksanakan pada tanggal 22 Maret 2017 bersamaan dengan hari air sedunia. Stand “Yuk Sarapan” berada di dua tempat, yaitu di depan gedung D FPIK dan depan gedung E FPIK. Kegiatan ini diadakan karena banyak mahasiswa yang telah menjauh dari Al-Qur’an yang seharusnya menjadi tuntunan hidup. Pelaksana kegiatan “Yuk Sarapan” adalah Departemen Syiar Al-Bahrain sebagai motornya, dan juga dibantu oleh departemen lain yang ditunjuk oleh Departemen Syiar.

Antusiasme mahasiswa FPIK terhadap kegiatan “Yuk Sarapan” cukup tinggi. Departemen Syiar Al-Bahrain menyediakan 60 bungkus nasi uduk. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menghabiskan nasi uduk, karena antusias yang tinggi dari mahasiswa FPIK. Semoga dari adanya kegiatan ini dapat menambah ghiroh untuk membaca Al-Qur’an.

Iklan

“Konsep Diri” Jadi Tema Kajian Samudra

   wadef

(20/03) Kajian Samudra kali ini mengangkat tema “Konsep Diri” yang disampaikan oleh Ustadz Nurhijrah Muhammad. Kajian berlangsung di Mushola Kampus FPIK UNDIP.

   Ustadz Muhammad mengatakan bahwa kemampuan mengenal diri akan membuat kita semakin jelas dalam mengatur arah rencana kehidupan. Sebagai seorang muslim, arahan untuk membangun konsep diri yang ideal sudah Allah gambarkan dalam Al-Qur’an dan Hadits. Kenapa Allah Ciptakan Kita ?
“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya, Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami ? (Q.S Al Mukminun; 115) ayat lainnya tentang penciptaan manusia terdapat pada QS Adzariyat: 56 dan QS Al-Baqarah: 30. Konsep Diri Muslim “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” (HR. Ahmad, Thabrani, Darulqutni).
Muslim sejati diibaratkan seperti pohon yang berakar kuat, berbatang kokoh, dan berbuah banyak.
3 hal yang perlu dilakukan:
1. Mengetahui model muslim ideal
2. Mengetahui diri kita dengan baik
3. Mengadaptasi model muslim ideal ke dalam diri kita. Beliau juga mengatakan bahwa model Muslim Ideal antara lain Beraqidah yang lurus, beribadah benar, berakhlak baik, berbadan sehat dan kuat, berwawasan luas, berjuang melawan hawa nafsu, pandai mengatur waktu, profesional mengerjakan tugas, mandiri dan kuat secara ekonomi, bermanfaat bagi orang lain.Mengetahui diri kita dengan baik yang tercantum dalam Q.S Al-Hasyr: 18. Ada 3 cara untuk mengetahui diri kita dengan baik, yaitu:
1. Visi dan Misi
2. Cita-cita dan Target
3. Analisi SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats)

Peserta kajian mayoritas berasal dari mahasiswa muslim FPIK dan para peserta juga sangat antusias untuk menyampaikan pertanyaan. Semoga dengan adanya kajian ini, diri kita dapat lebih tertata dan dapat menjadi pribadi yang unggul dalam segala bidang. Aamiin

Syiar Al-Bahrain FPIK, Adakan Kajian Samudra

FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFF

   Departement Syiar Al-Bahrain FPIK mengadakan kajian rutin setiap hari Senin. Kajian tersebut dikenal sebagai Kajian Samudra.

   Kajian Samudra diadakan di sore hari, setiap hari Senin di Mushola Kampus FPIK. Kajian kali ini mengangkat tema “Komitmen Diri Menjadi Muslim yang Taat”. Materi disampaikan oleh akh Muhammad, beliau merupakan alumni Al-Bahrain tahun 2015. Beliau mengatakan bahwa komitmen menjadi seorang muslim itu ada 4, caranya yaitu pertama Mengislamkan aqidah, dimana Allah berfirman dalam QS. Ali-Imran: 190-191. Cara kedua yaitu Mengislamkan ibadah, dalam QS. Az-Zariyat ayat 56 yang artinya Aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu. Yang ketiga Mengislamkan akhlak, antara adab dan ilmu dahulukanlah adab yang meliputi menjaga pandangan, menjaga lidah, malu melakukan kemaksiatan, jujur, rendah hati, menjauhi prasangka dan ghibah serta menjadi suri tauladan yang baik. Dan yang terakhir yaitu Mengislamkan keluarga dan teman, maksudnya kita berusaha menjadi anak yang sholeh- sholehah, jangan malu untuk mengajak teman solat, dan utamanya mengajak kebaikan). Cara berdakwah mengajak kebaikan ada dua, yaitu dengan tangan artinya diajak langsung atau sholat serta dengan lisan (diingatkan).

   Peserta dihadiri oleh mahasiswa-mahasiswi FPIK UNDIP. Walaupun pada sore itu hujan, tidak mengurangi ghiroh mereka untuk belajar ilmu agama karena hujan bukan alasan untuk tidak beraktivitas. Peserta juga sangat antusias untuk menyampaikan pertanyaan.

   Semoga dengan adanya kajian ini kita dapat selalu termotivasi untuk menjadi seorang muslim yang taat, dan pribadi yang selalu mengharapkan Ridho-Nya.

FPIK Kirim Sedikitnya 30 Delegasi MTQ Undip 2017

12587

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro mengirimkan sedikitnya 30 delegasi dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Undip tahun 2017.

Serangkaian MTQ Undip sendiri berlangsung pada tanggal 16-19 Maret 2017 di kampus Undip Tembalang, Semarang yang terdiri dari babak penyisihan dan final.

Berikut nama-nama delegasi dari FPIK beserta cabang lombanya:

1. Almira Paramitha (Karya Tulis Al-Qur’an)
2. Annisa Afifah Nugroho (Fahmil Qur’an)
3. Ayunda Ainun Nisa (Debat)
4. Maulana Ihsan (Tartil Al-Qur’an)
5. Ummu Salma (Karya Tulis Al-Qur’an)
6. Fatichatus Solicha (Tilawatil Qur’an)
7. Azhar Kanzu Arrasy (Karya Tulis Al-Qur’an)
8. Marselina Chaerunisa (Tartil Al-Qur’an)
9. Khusnul Chotimah  (Karya Tulis Al-Qur’an)
10. Novitasari Rahmawati (Karya Tulis Al-Qur’an)
11. Muhammad Hafiz M.H. (Debat)
12. Naily Fitriyani (Tartil Al-Qur’an)
13. Anastia Afika Riza (Tartil Al-Qur’an)
14. Shabrina Anwar (Fahmil Qur’an)
15. Hasna Nurmarisa R. (Kaligrafi)
16. Hanny Amaria (Tilawatil Qur’an dan Kaligrafi)
17. Rizky Nur Rahma A. (Tilawatil Qur’an)
18. Ulfa Zulaiha (Karya Tulis Al-Qur’an)
19. Sekar Maulida Sari  (Fahmil Qur’an)
20. Ilham Fahtu Rohman (Hifdzil Qur’an juz 1 dan Karya Tulis Al-Qur’an)
21. Alvis Chandra (Tilawatil Chandra)
22. Siswi Dwi Wahyuni (Fahmil Qur’an)
23. Meli Anisa (Fahmil Qur’an)
24. Wulandari (Kaligrafi)
25. Genia Versha Fernanda (Karya Tulis Al-Qur’an)
26. Dzikri Hisyam Ramadhan (Tilawatil Qur’an)
27. Geby Ayunda (Kaligrafi)
28. Muhammad Saifuddin (Karya Tulis Al-Qur’an)
29. Faisal Karim (Karya Tulis Al-Qur’an)
30. Aji kurniawan  AP (Hifdzil Qur’an 1 Juz dan Kaligrafi)

Selain nama-nama diatas, juga terdapat nama lain dari jalur mandiri seperti Mas’ul Al-Bahrain FPIK 2016 Makmuri Al-Furqon.

Barakallah. Semangat selalu dan semoga mendapat hasil terbaik. Aamiin…

Allah SWT berfirman:
Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu [QS. Al-Baqarah: 148]

 

 

Al-Bahrain FPIK Ikut Semarakkan Lokakarya dan KBJR 2017

fafafafafafaf

Al-Bahrain FPIK UNDIP mengikuti Acara Lokakarya dan KBJR (Kita Bangga Jadi Rohis) yang diadakan oleh Lembaga Dakwah Kampus Insani UNDIP (12/3). Read the rest of this entry

Al-Bahrain FPIK Peduli Sampah

hhhh

Ahad,(5/3) Al-Bahrain FPIK Undip mengikuti kegiatan (GPS) Gerakan Pungut Sampah bersama Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, S.E, M.M di Desa Tambak Lorok, Semarang.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komunitas Asa Edu Project serta bekerjasama dengan beberapa organisasi mahasiswa di Universitas Diponegoro. Gerakan Pungut Sampah diawali dengan senam bersama, kemudian memungut sampah di lingkungan desa, dan diakhiri dengan sosialisasi mengenai bank sampah.

Kegiatan ini juga diikuti oleh BEM FPIK Undip, Himpunan Mahasiswa Departemen Teknologi Hasil Perikanan, Convident FKM Undip, Kelompok Studi Lingkungan Undip, Seroja, Imadiba, Imaken, Bank Lestari, BBI, Palaka Undip, serta APMI.

Semoga dengan adanya Gerakan Pungut Sampah ini, dapat menumbuhkan kesadaran kita terhadap lingkungan sekitar.

Ayo peduli sampah, sebelum penyakit mewabah!