Monthly Archives: Januari 2013

‘Infokom’ FOSIMMIK PSIK Study Banding ke Infokom Al-Bahrain FPIK

FOTO BERSAMA - Jajaran pengurus dari Departemen Infokom Al-Bahrain FPIK dan Hubjar FOSIMMIK PSIK sedang foto bersama di serambi timur Maskam Undip selepas melakukan study banding

FOTO BERSAMA – Jajaran pengurus dari Departemen Infokom Al-Bahrain FPIK dan Hubjar FOSIMMIK PSIK sedang foto bersama di serambi timur Maskam Undip selepas melakukan study banding

Meski baru dibentuk pada 12 Januari 2012 silam pada mukhtamar perdana, Departemen Informasi dan Komunikasi (Infokom) Al-Bahrain FPIK mendapat lawatan spesial dari salah satu departemen rohis di fakultas tetangga, tepatnya Fakultas Kedokteran Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK). Forum Silaturahmi Mahasiswa Muslim Ilmu Keperawatan (FOSIMMIK). Departemen dari rohis FOSIMMIK yang melakukan study banding ke Departemen Infokom Al-Bahrain FPIK adalah Departemen Hubungan dan Jaringan (Hubjar)

‘Infokomnya’ FOSIMMIK tersebut melakukan study banding pada Senin, 24 Desember 2012.  Adapun tempat dilaksanakannya pertemuan bertempat di Masjid Kampus Undip yang dimulai pukul 16.00 WIB. Pertama-tama acara diisi dengan pembukaan, tilawah, kemudian saling memperkenalkan diri antara pengurus Infokom Al-Bahrain FPIK dengan FOSIMMIK  PSIK.

Setelah berkenalan, tibalah diacara inti. Yakni saling bertukar pikiran dan cara dalam menjalankan program kerja departemen dimasing-masing rohis. Selama bertukar pikiran itu pula, Infokom AL-Bahrain FPIK selaku ‘tuan rumah’ menjamu delegasi dari FOSIMMIK tersebut dengan makanan ringan. Setelah kurang lebih 1 jam, akhirnya acara study banding selesai dan ditutup dengan foto bersama dipelataran timur maskam.

Dengan adanya study banding dari Departemen Hubjar FOSIMMIK ini, menjadikan Departemen Infokom Al-Bahrain FPIK menjadi satu-satunya departemen yang mendapatkan lawatan dari rohis fakultas lain di Undip pada tahun 2012, meski departemen ini merupakan departemen termuda di Al-Bahrain FPIK. Semoga ini bisa menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan kinerja di kepengurusan berikutnya. Aamiin…

Helmi Herdiyanto : Orang Yang Mempunyai Jiwa Wirausaha Biasanya Hidup ‘Tidak Teratur’

ISI SEMINAR - HPAI Cabang Kota Semarang, Helmi Herdiyanto, LED GED sedang memberikan materi pada Seminar Kewirausahaan 1st Milad Al-Bahrain FPIK yang digelar dalam rangka puncak peringatan satu tahun bersatunya dua rohis jurusan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip, 16 Januari 2013 di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang

ISI SEMINAR – Direktur HPAI Cabang Kota Semarang, Helmi Herdiyanto, LED GED (berdiri)) sedang memberikan materi pada Seminar Kewirausahaan 1st Milad Al-Bahrain FPIK yang digelar dalam rangka puncak peringatan satu tahun bersatunya dua rohis jurusan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip, 16 Januari 2013 di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang

Seminar Kewirausahaan 1st Milad Al-Bahrain FPIK yang digelar dalam rangka puncak peringatan satu tahun bersatunya dua rohis jurusan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip pada tanggal 16 Januari 2013 kemarin menyisakan banyak cerita, salah satunya adalah dari narasumber Helmi Herdiyanto, LED GED.

Hampir sama dengan narasumber pertama, mbak Lies, Direktur HPAI Cabang Kota Semarang itu juga menekankan bahwa para anak muda harus mampu mencari penghasilan sendiri dan bisa menjadi insan yang mandiri.

Bisnisman yang juga pernah mengalami kebangkrutan diawal-awal karirnya tersebut juga mengungkapkan bahwa orang yang mempunyai jiwa wirausaha biasanya hidup ‘tidak teratur’. Tidak teratur dalam artian orang itu tidak mengikuti tren kehidupan teman sekitar yang cenderung seperti air mengalir, hanya mengandalkan bantuan dari orang sekitar. Tetapi selalu mencari jalan keluar bagaimana ia bisa hidup dengan penghasilan sendiri, dan tidak mengandalkan orang lain. Terkhususnya lagi sebagai mahasiswa, jangan hanya mengantungkan kuliah dengan biaya dari orang tua.

Lagi, Setelah BEM, Senat Kini Dinahkodai Oleh Kader Al-Bahrain FPIK

PELANTIKAN - Pembantu Dekan III FPIK, Ir. Irwani, M.Phil (kedua dari kiri) resmi melantik pasangan presiden dan wakil presiden terpilih BEM FPIK Undip 2013/2014, Izzuddin Azmi dan Muhammad Ibnu Sasongko (baju biru) sekaligus ketua Senat KM FPIK terpilih periode 2013/2014, Muhammad Ahyar (kanan) pada Sidang Senat Tertutup diruang D111 FPIK Undip Tembalang, Semarang, Rabu, 23 Januari 2013

PELANTIKAN – Pembantu Dekan III FPIK, Ir. Irwani, M.Phil (kedua dari kiri) resmi melantik pasangan presiden dan wakil presiden terpilih BEM FPIK Undip 2013/2014, Izzuddin Azmi dan Muhammad Ibnu Sasongko (baju biru) sekaligus ketua Senat KM FPIK terpilih periode 2013/2014, Muhammad Ahyar (kanan) pada Sidang Senat Tertutup diruang D111 FPIK Undip Tembalang, Semarang, Rabu, 23 Januari 2013

Setelah beberapa waktu yang lalu kader Al-Bahrain FPIK 2012, Izzuddin Azmi dan Muhammad Ibnu Sasongko terpilih sebagai pasangan presiden dan wakil presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FPIK periode 2013/2014, kini Al-Bahrain FPIK kembali menempatkan kadernya untuk memimpin lembaga yudikatif FPIK, Senat Keluarga Mahasiswa (Senat KM) FPIK.

Adalah Muhammad Ahyar, Staff Departemen Mentoring Al-Bahrain FPIK 2012 yang terpilih sebagai ketua Senat FPIK periode 2013/2014. Mahasiswa Perikanan FPIK Undip 2010 asal Nusa Tenggara tersebut resmi dilantik sebagai ketua Senat pada Sidang Senat Tertutup diruang D111 FPIK Undip Tembalang, Semarang pada hari Rabu, 23 Januari 2013 yang bersamaan dengan pelantikan presiden dan wakil presiden BEM FPIK Undip 2013 terpilih.

Prosesi pelantikan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.15 WIB. Pelantikan sendiri dilantik oleh Pembantu Dekan III FPIK, Ir. Irwani, M.Phil. Dengan dilantiknya Muhammad Ahyar sebagai ketua Senat KM FPIK  Periode 2013/2014, eksistensi kader Al-Bahrain FPIK terus terjaga dilembaga yang pernah menggugurkan pasangan Izun-Ibnu sebagai pasangan presiden dan waki presiden BEM FPIK pada PEMIRA 2012 silam karena terjadi aklamasi, meski pada akhirnya 2 nama tersebut justru juga dipilih oleh lembaga yudikatif ini sendiri sebagai BEM FPIK 1 dan 2 periode 2013/2014.

Izun-Ibnu Resmi Dilantik Sebagai Pasangan Presiden & Wapres BEM FPIK 2013/2014

RESMI DILANTIK – Pembantu Dekan III FPIK, Ir. Irwani, M.Phil  (kiri) melantik pasangan presiden dan wakil presiden terpilih BEM FPIK Undip 2013/2014, Izzuddin Azmi dan Muhammad Ibnu Sasongko (baju biru) pada Rabu, 23 Januari 2013 diruang D111 FPIK Undip Tembalang, Semarang

RESMI DILANTIK – Pembantu Dekan III FPIK, Ir. Irwani, M.Phil (kiri) melantik pasangan presiden dan wakil presiden terpilih BEM FPIK Undip 2013/2014, Izzuddin Azmi dan Muhammad Ibnu Sasongko (baju biru) pada Rabu, 23 Januari 2013 diruang D111 FPIK Undip Tembalang, Semarang

Dua kader Al-Bahrain FPIK 2012, Izzuddin Azmi dan Muhammad Ibnu Sasongko (Izun-Ibnu) yang terpilih sebagai pasangan presiden & wakil presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FPIK periode 2013/2014 resmi dilantik pada Sidang Senat Tertutup diruang D111 FPIK Undip Tembalang, Semarang pada hari Rabu, 23 Januari 2013. Pelantikan dilakukan oleh oleh Pembantu Dekan III FPIK, Ir. Irwani, M.Phil.

Izun merupakan Kadept. Teluk Awur Otority Al-Bahrain FPIK 2012. Sedangkan Ibnu, merupakan Staff Departemen Syi’ar dan Muskam Al-Bahrain FPIK 2012. Keduanya terpilih untuk menduduki kursi BEM FPIK 1 & 2 oleh keputusan Senat KM FPIK yang menunjuknya pada PEMIRA 2012 kemarin, meski sebelumnya sempat terjadi aklamasi calon presiden dan wapres BEM FPIK 2013.

Dengan dilantiknya pasangan Izun-Ibnu, kedua kader Al-Bahrain FPIK itu resmi memulai program kerjanya di lembaga legislatif mahasiswa FPIK tersebut yang hingga berita ini diturunkan masih membuka tahapan oprec untuk pengurus baru tahun 2013.

Mbak Lies : Realisasi Rezeki Bisa Datang Dari Pergaulan (Bagian 2)

BERI MATERI – Mbak Lies (berdiri) sedang memberikan materi seminar pada acara puncak 1st Milad Al-Bahrain FPIK Undip dalam rangka memperingati satu tahun bersatunya dua rohis jurusan di FPIK di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang, Semarang beberapa waktu yang lalu

BERI MATERI – Mbak Lies (berdiri) sedang memberikan materi seminar pada acara puncak 1st Milad Al-Bahrain FPIK Undip dalam rangka memperingati satu tahun bersatunya dua rohis jurusan di FPIK di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang, Semarang beberapa waktu yang lalu

Selain bermodalkan ‘2 TAK’, pengusaha yang juga pernah mendapatkan penghargaan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI pada tahun 2012 berkat gebrakan GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) tersebut juga ada 6 konsep yang perlu diterapkan. Konsep tersebut dinamakan konsep 5W1H.

‘W’ yan ang pertama adalah “WHO” (Siapa diri kita versi Tuhan). Kemudian yang kedua adalah “WHAT” (Metode usaha apa yang kita lakukan). Yang ketiga adalah “WHY” (Mengapa metode itu kita lakukan). Yang keempat “WHEN” (Kapan waktu yang tepat untuk memulai usaha). Kemudian ‘W’ yang terakhir adalah “WHERE” (Dimana kita melakukan usaha tersebut). Sedangkan yang ‘H’, diistilahkan dengan “HOW” (Bagaimana berbisnis dengan Tuhan).

Lima poin dari konsep diatas masing-masing memiliki dalil Al-Qur’an yang dijadikan sebagai pedoman. Kemudian, setelah konsep diatas kita terapkan, dalam menjalankan suatu usaha kita perlu mengaplikasikan PACE (Plaining/Perencanaan, Actuating/Pelaksanaan, Controlling/Pengawasan, dan Evaluasi/Pengecekan Kembali).

Mbak Lies juga menuturkan, terdapat tiga kendala dalam berwirausaha. Yang pertama yaitu bagaimana kita memulai usaha, yang kedua bagaimana memposisikan tempat bersaing, dan terakhir adalah bagaimana kita bisa menjaga bagaimana usaha atau bisnis kita bisa kontinyu.

Beliau juga menambahkan, karena berwirausaha berhubungan dengan bagaimana kita memperoleh suatu penghasilan, salah satu realisasi penghasilan tersebut (baca: rezeki-red) bisa kita ‘jemput’ lewat pergaulan. “Realisasi rezeki bisa datang dari pergaulan, Seberapa banyak & seberapa dalam jaringan pertemanan kita menjadi alternatif peluang usaha kita.” Imbuhnya.

Tembus 400 Followers Dalam 10 Bulan, Al-Bahrain FPIK Jadi Rohis Terfavorit Se-Undip

REKOR BARU - Akun Twitter Al-Bahrain FPIK (@albahrainundip) yang menunjukkan jumlah followersnya yang menembus angka 400. Dengan pencapaian tersebut, Al-Bahrain FPIK menjadi rohis terfavorit se-Undip dalam hal kepopularitasannya di dunia maya, khususnyya para pengguna jejaring sosial twitter

REKOR BARU – Akun Twitter Al-Bahrain FPIK (@albahrainundip) menunjukkan jumlah followersnya yang menembus angka 400. Dengan pencapaian tersebut, Al-Bahrain FPIK menjadi rohis terfavorit se-Undip dalam hal kepopularitasannya di dunia maya, khususnya para pengguna jejaring sosial twitter

Berbicara soal popularitas, tak kan bisa lepas dari banyaknya jumlah penggemar, fans, maupun para supporter yang setia mengikuti berbagai aktivitas yang dilakukan oleh idolanya. Tolak ukur seberapa besar tingkat kepopularitasan tersebut juga bisa dilihat dari berbagai macam cara, salah satunya adalah seberapa besar jumlah penggemarnya.

Lalu, bagaimana dengan tingkat kepopularitasan rohis Al-Bahrain FPIK? Ya. Rohis yang baru saja merayakan Hari Jadi pertamanya pada tanggal 12 Januari 2013 tersebut ternyata tingkat kepopularitasannya sangat diperhitungkan, terutama di dunia maya. Meksi beberapa waktu yang lalu sempat diterpa isu tak sedap lantaran postingan kontroversial di akun Facebook Al-Bahrain FPIK yang sempat membuat geger para pengguna internet.

Walau merupakan rohis termuda di Kampus terlelit di Jawa Tengah ini, Al-Bahrain FPIK sudah memuncaki tingkat kepopularitasan rohis-rohis fakultas Undip di dunia maya. Hal itu bisa dilihat dari jumlah followers di twitternya yang menembus angka 400 yang terjadi sehari pasca peringatan puncak 1st Milad Al-Bahrain FPIK pada tanggal 16 Januari 2013 kemarin. Dan perlu diketahui, twitter Al-Bahrain FPIK baru dibuat 2 bulan pasca Muktamar I Al-Bahrain FPIK pada bulan Januari 2012

Menanggapi hal tersebut, Ketua Departemen Informasi dan Komunikasi Al-Bahrain FPIK berpesan, “Pencapaian tersebut memang cukup menggembirakan. Bukan berbicara soal banyak sedikitnya followers, tapi dengan hal itu apa yang kita sampaikan mengenai Islam lewat dunia maya bisa diterima oleh banyak orang yang menggunakan internet, kepada siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Semakin banyak (followersnya-red) semakin banyak orang yang mengetahui pesan-pesan Islam yang kita sampaikan. Itulah tujuan utamanya.” Ujarnya.

Dari sisi lain, mungkin hal ini belum seberapa jika dibandingkan dengan akun twitter organisasi lainnya. Namun, untuk organisasi yang berkecimpung dibidang religi ini, pencapaian tersebut bisa memotivasi untuk terus mengembangkan syi’ar dakwah yang lebih luas kepada masyarakat luar.

Mbak Lies : Berwirausaha Itu Perlu ‘2 TAK’ (Bagian 1)

ISI SEMINAR - Dra. Liesmianingsih (berdiri), pengusaha Gule Kepala Ikan asal Solo sedang menberikan materi pada acara Seminar Kewirausahaan 1st Milad Al-Bahrain FPIK di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang lantai 3, Rabu, 16 Januari 2013, dalam rangka memperingati satu tahun bersatunya dua rohis jurusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

ISI SEMINAR – Dra. Liesmianingsih (berdiri), pengusaha Gule Kepala Ikan asal Solo sedang menberikan materi pada acara Seminar Kewirausahaan 1st Milad Al-Bahrain FPIK di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang lantai 3, Rabu, 16 Januari 2013, dalam rangka memperingati satu tahun bersatunya dua rohis jurusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Puncak acara 1st Milad Al-Bahrain FPIK yang digelar dalam rangka memperingati satu tahun bersatunya dua rohis jurusan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan pada Rabu, 16 Januari 2013 kemarin banyak memberikan berbagai ilmu sekaligus berbagi pengalaman yang disampaikan  narasumber kepada para peserta yang hadir dalam Seminar Kewirausahaan 1st Milad Al-Bahrain FPIK.

Pada seminar yang bertemakan “Pemuda Muslim, Berani Bermakna, Berani Berwirausaha” tersebut, panitia pelaksana menghadirkan sosok-sosok pembicara yang sudah berkompeten dalam dunia kewirausahaan. Salah satunya adalah Dra. Liesmianingsih.

KUNJUNGAN TOKOH – Presenter kuliner Pak Bondan “mak nyus”, artis cilik Amel, Mentalist Abu Mario, Group Band J-Rock, Ustadz kondang Yusuf Mansyur, hingga orang nomor satu di Jakarta yang saat ini sedang sibuk mengurusi banjir di Ibu Kota, Joko Widodo pernah mengunjungi dan merasakan kenikmatan Gule Kepala Ikan mbak Lies

KUNJUNGAN TOKOH – Presenter kuliner Pak Bondan “mak nyus”, artis cilik Amel, Mentalist Abu Mario, Group Band J-Rock, Ustadz kondang Yusuf Mansyur, hingga orang nomor satu di Jakarta yang saat ini sedang sibuk mengurusi banjir di Ibu Kota, Joko Widodo pernah mengunjungi dan merasakan kenikmatan Gule Kepala Ikan mbak Lies

Mbak Lies (sapaan akrab bu Liesmianingsih), pengusaha Gule Kepala Ikan asal Solo yang tempat usahanya pernah disambangi berbagai tokoh di negeri ini seperti presenter kuliner Pak Bondan “mak nyus”, artis cilik Amel, Mentalist Abu Mario, Group Band J-Rock, Ustadz kondang Yusuf Mansyur, hingga orang nomor satu di Jakarta yang saat ini sedang sibuk mengurusi banjir di Ibu Kota yang juga mantan Walikota Solo, Joko Widodo, menuturkan pengalamannya bahwa dalam berwirausaha, kita harus menggunakan “2 TAK”. Apa itu?

Yang pertama adalah “oTAK”; kualitas pikiran sangat penting untuk menemukan gagasan atau ide yang brilian, kreatif bermanfaat untuk masyarakat. Kemudian yang kedua adalah “waTAK”; betapapun hebatnya gagasan harus dilandasi moral yang luhur berdasarkan agama & kitab sucinya masing-masing.

“2 TAK” tersebutlah yang dimaksud ketika kita ingin berwirausaha (Bersambung)

Al-Bahrain FPIK Undip Sukses Gelar Acara Puncak Milad Perdana

PUNCAK 1st MILAD – Suasana acara puncak 1st Milad Al-Bahrain FPIK yang berlangsung di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang yang diisi dengan Seminar Kewirausahaan bertemakan “bertemakan “Pemuda Muslim, Berani Bermakna, Berani Berwirausaha”

PUNCAK 1st MILAD – Suasana acara puncak 1st Milad Al-Bahrain FPIK yang berlangsung di Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang yang diisi dengan Seminar Kewirausahaan bertemakan “Pemuda Muslim, Berani Bermakna, Berani Berwirausaha”

Puncak 1st Milad Al-Bahrain FPIK yang merupakan moment spesial untuk memperingati peristiwa bersejarah satu tahun bergabungnya dua rohis jurusan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip sukses dilaksanakan oleh UKK Al-Bahrain FPIK.

Acara puncak milad yang berlangsung selama dua hari, yakni pada selasa-rabu, 15-16 Januari 2013 tersebut berlangsung di kampus FPIK Undip Tembalang. Pada hari pertama Selasa, 15 Januari 2013, acara milad diisi dengan berbagai lomba yang diikuti oleh SD dan MI yang ada di wilayah Semarang. Lomba-lomba tersebut antara lain adalah peragaan busana muslim, mewarnai, dan hafalan surat pendek. Adapun untuk lomba yang diikuti oleh tingkat mahasiswa adalah lomba kaligrafi.

Sedangkan pada hari kedua tanggal 16 Januari 2013 yang merupakan puncak milad, diisi dengan acara Seminar Kewirausahaan. Seminar yang bertemakan “Pemuda Muslim, Berani Bermakna, Berani Berwirausaha” tersebut mengundang pembicara-pembicara yang sudah sukses berkecimpung dalam usahanya masing-masing.

Pembicara tersebut adalah pengusaha Gule Kepala Ikan, Dra. Liesmianingsih, owner Khatulistiwa Tour & Travel, saudara “TW” alias Tri Wahyudi, dan yan terakhir adalah Direktur HPA Indonesia Cabang Kota Semarang, Helmi Herdiyanto, LED GED (Bersambung).

Al-Bahrain FPIK (Kembali) Sukses Terapkan Aturan Wajib Berjilbab Saat Ujian Mentoring

UJIAN MENTORING AKHWAT – Suasana Ujian Mentoring bagian akhwat yang dilaksanakan di lantai 2 Masjid Kampus Undip Tembalang, Semarang pada tanggal 5 Januari 2013

UJIAN MENTORING AKHWAT – Suasana Ujian Mentoring bagian akhwat yang dilaksanakan di lantai 2 Masjid Kampus Undip Tembalang, Semarang pada tanggal 5 Januari 2013

Aturan yang diterapkan oleh Al-Bahrain FPIK yang mewajibkan seluruh mahasiswi FPIK 2012 mengenakan jilbab atau berkerudung pada saat mengikuti Ujian Mentoring sukses diterapkan. Hal itu bisa dilihat pada saat pelaksanaan Ujian yang dielar pada hari Sabtu, 5 Januari 2013 di Masjid Kampus Undip Tembalang, Semarang.

Ratusan mahasiswi yang terdiri dari enam program studi di FPIK terlihat kompak mengenakan jilbab dan berkerudung saat Ujian Mentoring berlangsung. Bahkan, tak ada satupun mahasiswi yang terlihat tidak memakai kain penutup aurat bagi kaum wanita tersebut. Artinya, pada saat Ujian Mentoring mahasiswi FPIK 100 persen berhijab.

Fenomena unik ini kembali mengingatkan pada kejadian serupa yang terjadi pada saat acara Grand Opening Mentoring (GOM) FPIK 2i012 yang diaksanakan pada awal-awal penerimaan mahasiswa baru Undip 2012 di Gedung LPPU Undip Tembalang, Semarang. Dalam acara tahunan yang dilaksanakan untuk membuka kegiatan mentoring di kampus tersebut, mahasiswi yang mengenakan jilbab atau berkerudung prosentasenya mencapai 100 persen.

100 BERJILBAB (LAGI) -  Para peserta Ujian Mentoring akhwat tampak kompak mengenakan jilbab. Suasana yang sangat serupa pada saat pelaksanaan Grand Opening Mentoring (GOM) FPIK 2012 beberapa waktu lalu

100 BERJILBAB (LAGI) – Para peserta Ujian Mentoring akhwat tampak kompak mengenakan jilbab. Suasana yang sangat serupa pada saat pelaksanaan Grand Opening Mentoring (GOM) FPIK 2012 beberapa waktu lalu

Kebijakan untuk memakai jilbab bagi mahasiswi FPIK Undip ini memang mulai digencarkan sejak awal tahun 2012 setelah dua rohis jurusan di FPIK bergabung Januari 2012 silam. Departemen Mentoring selaku departemen yang mengeluarkan kebijakan ini sebenarnya juga sejauh ini tidak memberikan sanksi apapun bagi yang tidak memakai jilbab. Namun, meski tidak ada sanksi, ketika ada kebijakan untuk mengenakan jilbab pada acara-acara tertentu, mereka sangat patuh dan kooperatif.

Diharapkan dengan kebijakan mengenakan jilbab bagi mahasiswi baru tersebut dapat melestarikan budaya – budaya  dan nilai keislaman di FPIK. Sehingga tujuan untuk menjadikan masyarakat kampus FPIK menjadi lebih masyarakat yang madani dan bernuansa islami bisa tercapai.

Terkait Postingan Kontroversial di Facebook Al-Bahrain FPIK: “Itu Bukan dari Pengurus”

KONTROVERSIAL - Postingan Kontroversial Yang Muncul di Akun Facebook Al-Bahrain FPIK Undip tanggal 9 Januari 2013 yang sempat membuat geger. Postingan tersebut dipastikan bukan dari pengurus Al-Bahrain FPIK setelah dilakukan penelusuran oleh Departemen Informasi dan Komunikasi Al-Bahrain FPIK selaku penanggungjawab sosial media

KONTROVERSIAL – Postingan Kontroversial Yang Muncul di Akun Facebook Al-Bahrain FPIK Undip tanggal 9 Januari 2013 yang sempat membuat geger. Postingan tersebut dipastikan bukan dari pengurus Al-Bahrain FPIK setelah dilakukan penelusuran oleh Departemen Informasi dan Komunikasi Al-Bahrain FPIK selaku penanggungjawab sosial media

Klarifikasi Resmi Al-Bahrain FPIK Terkait Postingan Mengenai Hukum Pacaran Tanggal 9 Januari 2013 :

Assalamu’alaikum wr wb…

Segala puji bagi Allah swt yang sampai saat ini masih memberikan nikmat-Nya kepada kita. Sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw yang telah membimbing dan menuntun kita menuju kehidupan seperti saat ini.

Kami, Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Al-Bahrain FPIK Undip, melalui Departemen Informasi dan Komunikasi (Infokom) selaku penanggungjawab sosial media Al-Bahrain FPIK, ingin memberikan klarifikasi terkait postingan mengenai hukum pacaran tertanggal 9 Januari 2013.

Setelah ditelurusi, sejauh ini postingan yang memberikan statement bahwa di dalam Islam tidak ada dalil baik hadist maupun ayat Al-Qur’an yang mengatakan pacaran itu tidak diperbolehkan tetapi juga tidak ada dalil yang mengatakan pacaran itu dianjurkan tersebut (postingan bisa dilihat di foto), “tidak dilakukan oleh admin maupun pengurus Al-Bahrain FPIK”.

Sampai saat ini Kami belum mengetahui siapa yang sebenarnya telah memposting pernyataan di akun Al-Bahrain FPIK itu. Yang mengetahui username dan password hanya 7 orang yang menjabat sebagai pengurus Dept. Infokom Al-Bahrain FPIK. Pernyataan itu diposting sekitar jam 12.00 WIB. Setelah dilakukan cek, semua pengurus Infokom Al-Bahrain FPIK mengaku tidak tahu menahu tentang postingan itu, apalagi sebagai orang yang memposting. Karena saat itu masih sibuk jam belajar untuk UAS di FPIK, sehingga kecil kemungkinan dilakukan oleh admin dan pengurus Al-Bahrain FPIK.

Terkait bagaimana bisa postingan tersebut muncul di akun Facebook Al-Bahrain FPIK padahal tidak ada satupun pengurus Infokom Al-Bahrain FPIK yang memposting, Kami lebih memilih untuk bersikap bijak dan profesional. Kami tidak ingin membahasnya terlalu panjang lebar karena persoalan utama siapa yang memposting sudah terjawab sudah, yakni bukan dari pengurus Al-Bahrain FPIK. Jika hal ini terus dibahas hanya akan menambah spekulasi dan sampai kapanpun tidak akan menghapus kejadian yang sudah terjadi, meski postingannya telah dihapus.

Terkait postingan tersebut, Kami dari Al-Bahrain FPIK secara terbuka meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Semoga ini menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi Kami untuk lebih meningkatkan keamanan terhadap sosial media yang Kami miliki dan berusaha untuk tetap memberikan informasi yang bermanfaat bagi ummat. Terimakasih.

Wassalammu’alaikum wr wb…

(ttd. Kadept. Informasi dan Komunikasi Al-Bahrain Fpik 2012)