Monthly Archives: Desember 2012

KMMP UGM Apresiasi Kegiatan Mentoring di FPIK Undip (Bagian 2)

PENYAMBUTAN – Suasana penyambutan delegasi study banding dari rohis Al-Bahrain FPIK Undip oleh KMMP UGM di salah satu ruangan kuliah di Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta, 24 Desember 2012

PENYAMBUTAN – Suasana penyambutan delegasi study banding dari rohis Al-Bahrain FPIK Undip oleh KMMP UGM di salah satu ruangan kuliah di Fakultas Pertanian UGM Yogyakarta, 24 Desember 2012

Keluarga Mahasiswa Muslim Pertanian (KMMP) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menyatakan apresiasinya kepada Dept.Mentoring Al-Bahrain FPIK Undip terkait penyelenggaran kegiatan mentoring yang diberikan kepada mahasiswa muslim di FPIK Undip.

Hal itu disampaikan pihak KMMP UGM saat menjamu delegasi dari rohis Al-Bahrain FPIK Undip di Fakultas Pertanian UGM yang melakukan study banding pada 24 Desember 2012 kemarin. Dalam kesempatan itu, KMMP menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan mentoring di FPIK Undip setelah melihat tayangan tentang kegiatan Grand Opening Mentoring (GOM) FPIK yang digelar beberapa bulan yang lalu sebagai pembukaan mentoring bagi Maba FPIK Undip 2012.

Dalam tayangan video tersebut, terlihat begitu banyak mahasiswa yang mengikuti acara GOM itu. Bahkan tak ada satupun mahasiswi yang tidak memakai jilbab, alias 100 persen berjilbab. Fenomena ini juga pernah menjadi buah bibir setelah diangkat di salah satu headline di sosial media Al-Bahrain FPIK Undip

BERI PEMAPARAN – Ketua Departemen Mentoring Al-Bahrain FPIK Undip 2012, Ali Akbar Zulfi (berdiri) sedang memberikan pemaparan terkait kegiatan mentoring di FPIK Undip

BERI PEMAPARAN – Ketua Departemen Mentoring Al-Bahrain FPIK Undip 2012, Ali Akbar Zulfi (berdiri) sedang memberikan pemaparan terkait kegiatan mentoring di FPIK Undip

Melalui salah satu pengurusnya yang menjadi MC saat study banding, dengan sedikit bercanda KMMP menyatakan kekagumannya setelah melihat tayangan videonya dengan berkata, “Bagus (mentoringnya-red) di video tadi terlihat pesertanya banyak banget. Tapi nggak tahu apa di kejadian sebenarnya seperti itu juga.”

Menanggapi hal itu, Ali Akbar Zulfi, selaku Ketua Departemen Mentoring Al-Bahrain FPIK Undip memaparkan hal itu memang tidak jauh berbeda yang terjadi di lapangan. Ia menambahkan, kegiatan mentoring di FPIK sudah masuk dalam agenda akademik, sehingga mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti mentoring, karena jika tidak, nilai agamanya tidak akan sempurna. “Mentoring di FPIK sudah masuk dalam salah satu nilai agama Islam” imbuhnya.

(Bersambung)

Perluas Jaringan Ukhuwah Antar Kampus, Al-Bahrain FPIK Undip Adakan Study Banding ke UGM (Bagian 1)

STUDY BANDING – Mas’ul Al-Bahrain FPIK Undip 2012, Miftahul Choir (kedua dari kanan) sedang memberikan pemaparannya pada sesi perkenalan lembaga rohis dari masing-masing kampus dalam kegiatan Study Banding ke UGM 24 Desember 2012 di Fakultas Peternakan UGM

STUDY BANDING – Mas’ul Al-Bahrain FPIK Undip 2012, Miftahul Choir (kedua dari kanan) sedang memberikan pemaparannya pada sesi perkenalan lembaga rohis dari masing-masing kampus dalam kegiatan Study Banding ke UGM 24 Desember 2012 di Fakultas Peternakan UGM

Dalam rangka memperluas jaringan ukhuwah islamiyah lembaga rohis antar universitas sekaligus untuk mengisi waktu kuliah yang sedang rehat, Rohis Al-Bahrain FPIK Universitas Diponegoro melakukan study banding ke salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Study banding yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Desember  2012 tersebut menyambangi salah satu rohis disalah satu fakultas unggulan di kampus berlambang pancaran cahaya segi lima itu, yaitu Keluarga Mahasiswa Muslim Pertanian (KMMP) Fakultas Pertanian UGM.

Sebelumnya, 2 hari sebelum melakukan study banding ke UGM sempat terdengar kabar bahwa KMMP akan melakukan mukhtamar, sehingga sempat timbul keraguan bahkan pembatalan study banding ke Fakultas Pertanian UGM. Namun, setelah mendapat kepastian bahwa dari pihak KMMP tidak mempermasalahkan hal itu dan tetap memberikan lampu hijau, maka study banding ke rohis Fakultas Pertanian UGM tetap dilaksanakan.

TIBA DI UGM – Rombongan rohis Al-Bahrain FPIK Undip sedang melakukan santap makan ketika transit di Serambi Masjid Kampus UGM sesaat setelah tiba di UGM (kiri). Rombongan sedang memasuki lobi gedung Fakultas Peternakan UGM yang untuk melakukan rangkaian acara Study Banding (kanan)

TIBA DI UGM – Rombongan rohis Al-Bahrain FPIK Undip sedang melakukan santap makan ketika transit di Serambi Masjid Kampus UGM sesaat setelah tiba di UGM (kiri). Rombongan sedang memasuki lobi gedung Fakultas Peternakan UGM yang untuk melakukan rangkaian acara Study Banding (kanan)

Rombongan dari rohis Al-Bahrain FPIK berangkat sekitar jam 6 pagi dari Masjid Kampus (maskam) Undip. Rombongan baru tiba di kampus UGM sekitar pukul 10.15 WIB dengan transit di Maskam UGM terlebih dahulu untuk makan sekaligus menunggu perwakilan dari KMMP yang akan menjemput rombongan dari Undip untuk menuju ke Fakultas Pertanian UGM.

Setibanya di Fakultas Pertanian UGM, rombongan Al-Bahrain FPIK disambut oleh beberapa pengurus KMMP yang sudah menunggu di lobi fakultas untuk bersiap mengantarkan rombongan ke tempat yang akan dipakai untuk berbagai macam agenda study banding, seperti perkenalan, penyampaian program kerja masing-masing lembaga, FGD dan lain-lain.

(Bersambung)

Unggul 42,43 Persen Suara, KPR Tetapkan “NAFAS BISA” Sebagai Pemenang PEMIRA Undip 2012

PIMPIN UNDIP – Pasangan nomor urut 3, M. Najibullah Bangun dan M. Fatih Askarillah atau biasa disingkat NAFAS “BISA” benar-benar bisa memenangi PEMIRA Undip 2012 yang dianggap PEMIRA paling sengit dalam sejarah Undip

PIMPIN UNDIP 2013 – Pasangan nomor urut 3, M. Najibullah Bangun dan M. Fatih Askarillah atau biasa disingkat NAFAS “BISA” benar-benar bisa memenangi PEMIRA Undip 2012 yang dianggap PEMIRA paling sengit dalam sejarah Undip

Beberapa jam setelah ditetapkannya 2 kader Al-Bahrain FPIK, Izzuddin Azmi dan Muhammad Ibnu Sasongko sebagai pasangan Presiden dan Presiden BEM FPIK Undip 2013 melalui Rapat Senat Terbuka, kabar menggembirakan datang dari PEMIRA tingkat universitas.

Setelah menunggu lebih dari 1 minggu dari jadwal resmi penetapan siapa yang berhak menduduki kursi BEM KM 1 dan 2 Undip periode 2013/2014, KPR Undip akhirnya menetapkan pasangan nomor 3, M. Najibullah Bangun dan M. Fatih Askarillah berhasil memenangi PEMIRA Undip 2012 yang dianggap sebagai PEMIRA paling panas dan sengit dalam sejarah penyelenggaraan PEMIRA di kampus paling memiliki peranan sangat vital di provinsi Jawa Tengah ini karena berbagai spekulasi yang beredar selama penyelenggaraan PEMIRA.

FINAL PERMIRA UNDIP 2012 -  M. Khanif Nasukha, Ketua KPR Undip 2012 menunjukkan hasil rekapitulasi suara (kiri). Suasana tegang yang sempat timbul setelah penetapan hasil PEMIRA (kanan)

FINAL PERMIRA UNDIP 2012 – M. Khanif Nasukha, Ketua KPR Undip 2012 menunjukkan hasil rekapitulasi suara (kiri). Suasana tegang yang sempat timbul setelah penetapan hasil PEMIRA (kanan)

Bertempat di Balai Kemitraan Polisi, Masyarakat dan Mahasiswa Undip Tembalang,  KPR melakukan sidang tertutup pada Kamis siang (20/12) yang dihadiri anggota KPR sendiri, perwakilan tim sukses, dan juga perwakilan partai.

Hasil sidang menetapkan bahwa calon Presiden pasangan nomor urut 3 yakni “NAFAS BISA” yang diusung oleh koalisi 5 partai mahasiswa, yakni Partai Andalan, Partai Semesta, Partai Keluarga Mahasiswa, Partai Kandang, dan terakhir partai dari FPIK, Partai Samudra berhasil memenangi PEMIRA Undip 2012 dengan total perolehan suara 4284 suara (42,43 %). Jumlah suara yang diperoleh calon nomor urut 3 lebih besar daripada suara yang diperoleh calon nomor 1 yakni 3304  suara (32,73 %), dan calon nomor 2 yakni 2508 suara (24,84 %).

Dengan hasil itu KPR melalui ketuanya Moh. Khanif Nasukha mengatakan, “Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan penetapan hasil sidang adalah nomor 3, yaitu Moh. Najibullah Bangun dan Muhammad Fatih.”

“Selanjutnya KPR sudah tidak ada lagi tanggung jawabnya dengan pemira. Karena sudah sidang penetapan. Jadi selanjutnya adalah tugas banwas,” imbuhnya.

Sempat terjadi insiden kecil yang (lagi-lagi) melibatkan pihak fakultas FISIP terkait dengan sidang penetapan hasil PEMIRA Undip ini. Namun, KPR tidak menanggapi insiden tersebut.

(Sebagian text dikutip dari @tembalangdotcom edisi 20 Desember 2012 dengan sedikit penyesuaian)

Dua Kader Al-Bahrain FPIK Terpilih Sebagai Presiden dan Wapres BEM FPIK Undip 2013

RAPAT SENAT TERBUKA -  Suasana Sidang Rapat Senat Terbuka KM FPIK Undip di Aula lantai 3 Gedung Dekanat FPIK Undip Tembalang pada Rabu tanggal 19 Desember 2012  untuk menentukan Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK 2013 setelah pada PEMIRA FPIK terjadi aklamasi atau calon tunggal

RAPAT SENAT TERBUKA – Suasana Sidang Rapat Senat Terbuka KM FPIK Undip di Aula lantai 3 Gedung Dekanat FPIK Undip Tembalang pada Rabu tanggal 19 Desember 2012 untuk menentukan Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK 2013 setelah pada PEMIRA FPIK terjadi aklamasi atau calon tunggal

Siapa yang menduduki jabatan sebagai BEM FPIK 1 dan 2 kini terjawab sudah. Setelah sempat tertunda akibat molornya acara Sidang Rapat Senat Terbuka KM FPIK yang dijadwalkan pada Kamis, tanggal 13 Desember 2012, diundur menjadi Rabu, tanggal 19 Desember 2012. Meski hari pelaksanaan itu juga tergolong “diundur” lagi untuk yang kedua kalinya karena semestinya tanggal rapatnya satu hari sebelumnya.

Dalam Rapat Senat Terbuka tersebut, diputuskan bahwa Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK Undip periode 2013/2014 adalah saudara Izzuddin Azmi dan Muhammad Ibnu Sasongko. Uniknya, kedua nama tersebut merupakan kader dari UKK Al-Bahrain FPIK. Izun (Sapaan akrab Izzuddin-red) merupakan Kadept. Teluk Awur Otority (TATO). Sedangkan Ibnu merupakan staff di Dept. Syi’ar Al-Bahrain FPIK 2012.

PENYAMPAIAN VISI-MISI – Salah satu calon rekomendasi yang diusulkan oleh Senator FPIK, Muhammad Ibnu Sasongko, yang juga sedang menjabat sebagai Staff Dept. Syi’ar Al-Bahrain FPIK 2012 sedang menyampaian visi-misinya pada Rapat Senat Terbuka. Pada kesempatan itu, Ibnu terpilih sebagai Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013 mendampingi rekannya yang juga seorang kader dari Al-Bahrain FPIK 2012, Izzuddin Azmi yang terpilih sebagai orang nomor 1 di  BEM FPIK

PENYAMPAIAN VISI-MISI – Salah satu calon rekomendasi yang diusulkan oleh Senator FPIK, Muhammad Ibnu Sasongko, yang juga sedang menjabat sebagai Staff Dept. Syi’ar Al-Bahrain FPIK 2012 sedang menyampaian visi-misinya pada Rapat Senat Terbuka. Pada kesempatan itu, Ibnu terpilih sebagai Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013 mendampingi rekannya yang juga seorang kader dari Al-Bahrain FPIK 2012, Izzuddin Azmi yang terpilih sebagai orang nomor 1 di BEM FPIK

Terpilihnya dua kader dari Al-Bahrain FPIK menjadi pasangan Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013/2014 melalui proses yang cukup panjang dalam Rapat Senat Terbuka. Bertempat di Aula Dekanat lamtai 3 FPIK Undip Tembalang, sidang penentuan pada mulanya berjalan cukup a lot karena timbul banyak interupsi dari audien tentang salah satunya mengenai jumlah peserta yang hadir. Meski akhirnya ketua sidang yang dipimpin oleh ketua Senat sendiri, Elin Ismayadewi mampu mengkondisikan suasana sidang.

Dalam Rapat Senat Terbuka tersebut, terdapat 5 calon rekomendasi yang dipilih oleh Senat KM FPIK. Mereka adalah Koerul Anwar, Muhammad Ibnu Sasongko, Izzuddin Azmi, Rohimat, dan Nadia Bellafalestin, satu-satunya calon perempuan yang diusulkan oleh Senat FPIK. Tiga nama pertama dari lima calon tersebut merupakan kader dari Al-Bahrain FPIK.

Lima calon tersebut mula-mulanya dipersilahkan untuk menyampaikan visi-misinya. Setelah itu, diadakan sesi tanya jawab sampai tibalah waktu ishoma untuk istirahat sholat Dzuhur. Setelah Dzuhur acara Rapat Senat Terbuka dilanjutkan kembali dengan memberikan kesempatan kepada audien untuk memberikan pertanyaan kepada kelima kandidat. Namun, kali ini pertanyaan sedikit berbeda karena lebih cenderung untuk mengetes seberapa besar kah pemikiran pengetahuan mereka tentang apa itu kepemimpinan, dan lain sebagainya.

PINDAH TEMPAT – Pada sesi terakhir sidang, tepatnya saat proses lobbying penentuan Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK, lokasi rapat dipindah ke Gedung D FPIK karena Aula Dekanat dipakai untuk perkuliahan

PINDAH TEMPAT – Pada sesi terakhir sidang, tepatnya saat proses lobbying penentuan Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK, lokasi rapat dipindah ke Gedung D FPIK karena Aula Dekanat dipakai untuk perkuliahan

Rapat Senat Terbuka sempat tertunda karena adanya pemindahan tempat sidang lantaran ruang Aula Dekanat FPIK digunakan untuk kuliah. Sehingga, lokasi rapat dipindahkan ke Gedung D FPIK setelah sholat Ashar. Di gedung D inilah, para senator FPIK melakukan rapat tertutup untuk menentukan siapa yang berhak menduduki kursi BEM FPIK 1 dan 2 periode 2013/2014. Dan setelah melalui proses lobbying yang cukup alot selama lebih dari satu setengah jam, akhirnya diputuskan pasangan Izun-Ibnu yang juga merupakan kader Al-Bahrain FPIK 2012 sebagai Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013/2014. Barakallah…

Rapat Senat Terbuka Diundur, Presiden & Wapres BEM FPIK 2013/2014 Masih Teka-Teki

MASIH TEKA-TEKI – Siapa yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013/2014 masih menjadi teka-teki akibat mundurnya pelaksanaan Rapat Senat Terbuka. Rapat yang rencananya dilaksanakan pada Kamis, 13 Desember 2012 diundur menjadi Selasa, 18 Desember 2012 akibat belum matangnya persiapan

MASIH TEKA-TEKI – Siapa yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013/2014 masih menjadi teka-teki akibat mundurnya pelaksanaan Rapat Senat Terbuka. Rapat yang rencananya dilaksanakan pada Kamis, 13 Desember 2012 diundur menjadi Selasa, 18 Desember 2012 mendatang

Siapa yang akan menduduki jabatan BEM FPIK 1 dan 2 periode 2013/2014 masih menjadi teka-teki meski PEMIRA FPIK 2012 telah usai beberapa waktu lalu. Pasalnya, Rapat Senat Terbuka yang sedianya diadakan pada hari Kamis, 13 Desember 2012 kemarin diundur pelaksanaannya. Dari informasi yang beredar, pengunduran tersebut terjadi lantaran persiapan yang belum matang, baik dari segi pencalonan, maupun secara teknis.

Seperti yang telah diberikan sebelumnya, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013/2014 harus melalui Rapat Senat Terbuka setelah Senat Mahasiswa memutuskan untuk menggugurkan pasangan capres-cawapres Izzuddin Azmi-Ibnu Sasongko yang diusung oleh Partai SAMUDRA karena terjadi aklamasi atau calon tunggal. Kejadian tersebut merupakan yang pertama kali dalam kurun waktu 5 tahun terakhir yang terjadi di fakultas yang menjadi salah satu kiblat politik di Undip ini.

Mengenai kapan waktu pengganti pelaksanaan Rapat Senat, menurut informasi yang di dapat dari beberapa senator, Rapat Senat Terbuka penentuan siapa yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013/2014 akan dilaksanakan pada Selasa, 18 Desember 2012 mendatang di tempat yang sama, Aula Dekanat FPIK Undip Tembalang.

PEMIRA FPIK 2012: Unggul Di Semua TPS, SAMUDRA Menang Telak

3 TPS MILIK SAMUDRA – Partai SAMUDRA menyapu bersih kemenangan di 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di FPIK pada PEMIRA FPIK 2012 yang digelar pada 13 Desember 2012 dengan jumlah perolehan suara sebesar 77,72 % atau 663 suara dari total 853 suara sah.

3 TPS MILIK SAMUDRA – Partai SAMUDRA menyapu bersih kemenangan di 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di FPIK pada PEMIRA FPIK 2012 yang digelar pada 13 Desember 2012 dengan jumlah perolehan suara sebesar 77,72 % atau 663 suara dari total 853 suara sah.

Mengantongi 663 suara sah atau 77,72 % dari jumlah total sebanyak 853 suara sah yang masuk ke rekapitulasi KPR FPIK, Partai SAMUDRA menang telak dari para pesaingnya, yakni Partai PERKASA yang memperoleh 110 suara (12,90 %) dan Partai PERSATUAN yang  mengantongi 80 suara (9,38 %). Kemenangan semakin sempurna setelah partai berlambang sepasang lumba-lumba itu menyapu bersih kemenangan di tiga TPS yang ada di FPIK.

Di TPS 1, Partai SAMUDRA memperoleh 244 suara (81,61 %) disusul dengan Partai PERKASA di urutan kedua dengan 30 suara (10,03 %) dan Partai PERSATUAN dengan 25 suara (8,36 %). Sedangkan di TPS 2, tak berbeda jauh dengan TPS 1. Partai SAMUDRA memperoleh 163 suara (62,93 %), disusul Partai PERKASA dengan 65 suara (25,10 %) dan terakhir Partai PERSATUAN 31 suara (11,97 %).

Terakhir, di TPS tiga, Posisi Partai SAMUDRA tak beranjak dari posisi puncak, hanya ada pergeseran di tempat kedua dan ketiga. Partai SAMUDRA mengantongi 256 suara (86,78 %), disusul Partai PERSATUAN dengan 24 suara (8,14 %) dan Partai PERKASA dengan 15 suara (5,08 %). Sedangkan untuk surat suara tidak sah sebanyak 45 suara atau sekitar 5,28 %.

(Data dikutip Dari KPR FPIK dengan sedikit penyesuaian)

50.000 Mahasiswa Undip Memilih Pemimpin Baru di PEMIRA 2012

MENYALURKAN SUARA – Seorang mahasiswi sedang antre untuk mengambil surat suara di TPS kampus FPIK Undip Tembalang dalam PEMIRA Undip 2012 yang serentak digelar 13 Desember 2012

MENYALURKAN SUARA – Seorang mahasiswi sedang antre untuk mengambil surat suara di Tempat Pemungutan Suara kampus FPIK Undip Tembalang dalam PEMIRA Undip 2012 yang serentak digelar 13 Desember 2012

Kamis, 13 Desember 2012 menjadi puncak akbar pesta demokrasi Universitas Diponegoro (Undip). Tak kurang dari 50.000 mahasiswa Undip di berbagai strata yang tersebar di seantero Undip ikut ambil bagian menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Raya (PEMIRA) baik tingkat fakultas, maupun universitas.

PEMIRA Undip 2012 serentak di gelar di 11 fakultas yang ada di Undip. Meski kampus Undip tersebar di 7 titik di berbagai daerah di Jawa Tengah, pemusatan pemilihan suara di gelar di Kampus Undip Tembalang, Semarang dimana birokrasi utama kampus berada.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada PEMIRA Undip 2012 ini ada 11 partai mahasiswa dengan total 77 calon senator yang akan ikut serta dalam pesta demokrasi akhir tahun ini. Sebelas partai mahasiswa tersebut adalah (sesuai dengan nomor urut partai) Partai Samudra, Partai Persaingan Sempurna, Partai Keluarga Mahasiswa, Partai Perkasa, Partai Andalan, Partai Trigonometri, Partai Mahasiswa Rantau, Partai Serikat Independensi Mahasiswa, Partai Bintang Nusantara, Partai Kandang dan terakhir Partai Semesta.

Sedangkan untuk perebutan kursi BEM KM 1 dan 2, ada tiga pasangan calon yang akan bersaing memperebutkan aspirasi mahasiswa Undip. Mereka adalah Fajar -Aldias, Irvandi-Chasan, dan Najib-Fatih.

Terjadi Aklamasi, Pemilihan Presiden-Wapres BEM FPIK 2013/2014 Ditunjuk Oleh Senat

ATRIBUT KAMPANYE - Seorang mahasiswa sedang lewat di samping sebuah spanduk kampanye salah satu partai peserta PEMIRA Undip 2012 yang terpasang di sudut kampus FPIK beberapa waktu yang lalu

ATRIBUT KAMPANYE – Seorang mahasiswa sedang lewat di samping sebuah spanduk kampanye salah satu partai peserta PEMIRA Undip 2012 yang terpasang di salah satu sudut kampus FPIK beberapa waktu yang lalu

Untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, Pemilihan Raya Fakultas (PEMILTAS) Presiden & Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip tidak akan menggunakan sistem hak pilih suara mahasiswa berdasarkan suara terbanyak dari kandidat calon presiden dan wakil presiden BEM yang ada. Atau dengan kata lain tidak akan terjadi pencoblosan atau pencontrengan surat suara oleh mahasiswa pada PEMITAS FPIK 2012 yang juga akan digelar serentak dengan PEMIRA Undip 2012 pada tanggal 13 Desember mendatang.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, sistem pemilihan ini ditempuh karena adanya aklamasi atau calon tunggal capres-cawapres BEM FPIK, yakni hanya ada 1 pasangan capres-cawapres BEM FPIK yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Raya (KPR) FPIK sampai tenggat waktu, bahkan perpanjangan waktu yang telah ditentukan. Pasangan yang telah mendaftarkan diri adalah Izzuddin Azmi sebagai calon presiden dan Muhammad Ibnu Sasongko selaku calon wakil presiden BEM FPIK 2013/2014. Keduanya juga merupakan pengurus aktif di UKK Al-Bahrain FPIK Undip 2012. Dua partai FPIK lainnya, yakni Partai Perkasa dan Partai Persatuan tidak mendaftarkan capres-cawapres BEM FPIK 2013/2014.

KAMPANYE OUTDOOR - Salah satu calon senator dari Partai Samudra, Arief Mulyawan (memegang mic) yang juga merupakan kadept. PSDM Al-Bahrain FPIK sedang berkampanye di kampus FPIK Undip Tembalang jelang PEMILTAS FPIK 2012. Pada PEMILTAS FPIK tahun ini, pemilihan Presiden-Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013/2014 ditunjuk langsung oleh Senator lantaran terjadi aklamasi calon tunggal capres-cawapres

KAMPANYE OUTDOOR – Salah satu calon senator dari Partai Samudra, Arief Mulyawan (memegang mic) yang juga merupakan kadept. PSDM Al-Bahrain FPIK 2012 sedang berkampanye di kampus FPIK Undip Tembalang jelang PEMILTAS FPIK 2012. Pada PEMILTAS FPIK tahun ini, pemilihan Presiden-Wakil Presiden BEM FPIK Undip 2013/2014 ditunjuk langsung oleh Senator lantaran terjadi aklamasi calon tunggal capres-cawapres

Alhasil, pasangan capres-cawapres BEM FPIK 2013/2014 yang sudah mendaftar tersebut berstatus calon tunggal tanpa adanya lawan main atau pesaing, sehingga terjadi aklamasi. Akibatnya, sesuai dengan saran dan masukan anggota Senat Mahasiswa (SM) FPIK, meski sudah mendaftar ke KPR FPIK, Senator memutuskan untuk menggugurkan capres-cawapres BEM FPIK 2013/2014 yang diusung oleh Partai Samudra itu.

Sebagai gantinya, pemilihan presiden dan wakil presiden BEM FPIK Undip 2013 akan ditunjuk langsung oleh Senat Mahasiswa (SM) FPIK dalam Sidang Terbuka Seleksi Presiden dan Wakil Presiden BEM FPIK Undip Periode 2013/2014 yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 13 Desember 2012 pukul 08.00 WIB – selesai di Lt.3 Gedung Dekanat FPIK Undip Tembalang. Mekanismenya, dari BEM FPIK akan menentukan 5 calon yang akan dipilih. Sedangkan Senat Mahasiswa akan mengundang perwakilan semua UKK di FPIK untuk memilih 2 diantara 5 calon yang telah dipilih oleh BEM FPIK tadi berdasarkan saran dan masukan serta kapabilitas masing-masing capres-cawapres yang akan menduduki kursi BEM 1 dan 2. Untuk siapa saja 5 orang tersebut, hingga artikel ini diposting masih menjadi teka-teki. Sedangkan pemilihan Senator sendiri tetap berlangsung dibawah tugas dan kewenangan KPR FPIK Undip.

Senat Mahasiswa Gugurkan Calon Tunggal Capres-Cawapres BEM FPIK Undip 2013/2014

SURAT KEPUTUSAN – Sebuah surat keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Senat Mahasiswa FPIK KM Undip yang memutuskan untuk menggugurkan capres-cawapres tunggal BEM FPIK Undip 2013/2014 karena terjadi aklamasi atau calon tunggal

SURAT KEPUTUSAN – Sebuah surat keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Senat Mahasiswa FPIK KM Undip yang memutuskan untuk menggugurkan capres-cawapres tunggal BEM FPIK Undip 2013/2014 karena terjadi aklamasi atau calon tunggal

Peristiwa cukup mengejutkan terjadi menjelang Pemilihan Raya Fakultas (PEMILTAS) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip tahun 2012 ini. Senat Mahasiswa FPIK KM Undip secara resmi menggugurkan capres-cawapres BEM FPIK Undip 2013/2014 yang diusung oleh salah satu partai mahasiswa peserta PEMIRA Undip 2012, Partai Samudra, yang mengusung Izzuddin Azmi dan Muhammad Ibnu Sasongko sebagai pasangan capres-cawapres BEM FPIK Undip 2013/2014.

Dua nama yang disebutkan diatas saat ini juga merupakan pengurus aktif di UKK Al-Bahrain FPIK Undip 2012 sebelum mereka berdua dipinang menjadi pasangan capres-cawapres BEM FPIK Undip 2013/2014 oleh partai berlambang sepasang lumba-lumba itu.

Pengguguran pasangan tersebut terjadi lantaran hanya ada 1 pasangan capres-cawapres BEM FPIK yang mendaftar ke Komisi Pemilhan Raya (KPR) FPIK sampai tenggat waktu bahkan perpanjangan waktu yang ditentukan. Sedangkan dua partai FPIK lainnya, yakni Partai Perkasa dan Partai Persatuan tidak mendaftarkan capres-cawapres BEM FPIK 2013/2014. Sehingga terjadi aklamasi atau calon tunggal dan sesuai dengan aturan yang berlaku, jika terjadi aklamasi, senator mempunyai hak untuk menggugurkan pasangan itu.

Pengguguran capres-cawapres tunggal BEM FPIK Undip 2013/2014 tersebut telah diberitahukan melalui surat keputusan resmi No. 023/SP/SM FPIK KM UNDIP/XII/2012 yang ditandatangani oleh Ketua Senat Mahasiswa FPIK KM Undip, Elin Ismayadewi.

PEMIRA Undip 2012 Akan Semarakkan Moment Akhir Tahun

RAMAIKAN PEMIRA - Seorang pengendara motor sedang lewat di samping beberapa spanduk PEMIRA Undip 2012 yang terpasang di salah satu sudut kampus Undip Tembalang, Semarang

RAMAIKAN PEMIRA – Seorang pengendara motor sedang lewat di samping beberapa spanduk PEMIRA Undip 2012 yang terpasang di salah satu sudut kampus Undip Tembalang, Semarang

Pekan kedua bulan Desember ini, tepatnya hari Kamis, 13 Desember 2012, Pemilihan Raya (PEMIRA) akan mewarnai puncak peta perpolitikan Universitas Diponegoro Semarang dalam kurun waktu 1 tahun terakhir ini. Pada PEMIRA UNDIP 2012 ini, total ada 11 partai mahasiswa yang akan ikut serta untuk meramaikan pesta demokrasi akhir tahun di kampus yang sedang gencar-gencarnya melakukan proyek pembangunan gedung ini.

11 partai mahasiswa tersebut adalah (sesuai dengan nomor urut partai) Partai Samudra, Partai Persaingan Sempurna, Partai Keluarga Mahasiswa, Partai Perkasa, Partai Andalan, Partai Trigonometri, Partai Mahasiswa Rantau, Partai Serikat Independensi Mahasiswa, Partai Bintang Nusantara, Partai Kandang dan terakhir Partai Semesta.

PEMIRA - 11 Partai Mahasiswa dan 77 calon senator serta 3 pasangan calon Presiden BEM KM Undip 2013 akan semarakkan pesta demokrasi akhir tahun PEMIRA Undip 2012

PEMIRA – 11 Partai Mahasiswa dan 77 calon senator serta 3 pasangan calon Presiden BEM KM Undip 2013 akan semarakkan pesta demokrasi akhir tahun PEMIRA Undip 2012

Sedangkan jumlah total calon senator universitas yang lolos verifikasi dan diusung oleh 11 partai mahasiswa tersebut berjumlah  77 orang. Partai Keluarga Mahasiswa menempati peringkat teratas dalam jumlah calon senator sebanyak 14 orang. Disusul Partai Andalan dan Partai Bintang Nusantara dengan 12 orang. Sedangkan dari Partai Samudra, partai asli asal Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) itu mengusung sebanyak 6 calon senator. Berikut adalah kalkulasi calon senator dari masing-masing partai mahasiswa peserta PEMIRA UNDIP 2012:

1. Partai Samudra: 6 (7,8%)

2. Partai Persaingan Sempurna: 2 (2,6%)

3. Partai Keluarga Mahasiswa: 14 (18,2%)

4. Partai Perkasa: 9 (11,7%)

5. Partai Andalan: 12 (15,6%)

6. Partai Trigonometri: 2 (2,6%)

7. Partai Mahasiswa Rantau: 5 (6,5%)

8. Partai Serikat Independensi Mahasiswa: 4 (5,2%)

9. Partai Bintang Nusantara: 12 (15,6%)

10. Partai Kandang: 2 (2,6%)

11. Partai Semesta: 9 (11,7%)