Monthly Archives: Oktober 2012

Al-Bahrain FPIK Resmi Merilis Logo Milad Perdana

RILIS LOGO – Al-Bahrain FPIK secara resmi merilis logo khusus untuk memperingati Hari Jadi atau “Milad” satu tahun yang pertama. Logo tersebut memiliki ciri khas pada angkanya, yakni terdapat motif ukiran berupa ikan dan riakan ombak yang membuat logo tersebut sarat akan makna dan harapan besar bagi keberlangsungan Al-Bahrain FPIK ke depannya.

Seperti yang dijanjikan beberapa hari yang lalu, Al-Bahrain FPIK Undip akhirnya merilis logo khusus dalam rangka menyambut event Hari Jadi yang pertama atau dikenal dengan istilah “1st Milad Al-Bahrain FPIK Undip”. Logo tersebut secara resmi telah dilaunching lewat media online seperti Facebook, Twitter, maupun blog. Sedangkan untuk media offline seperti semacam pamphlet atau leaflet, belum disebarkan lantaran karena alasan penghematan anggaran atau agenda lain.

Logo “1st Milad Al-Bahrain FPIK Undip” tersebut komponen utamanya terdiri dari angka “1” dengan ciri khas tertentu, kemudian disamping kanan angka terdapat tulisan yang menandakan milad beserta waktunya. Berbicara mengenai kekhasan yang terdapat pada angka “1”, secara sekilas jika seseorang melihat dari kejauhan maka terlihat biasa saja dengan warna hijau.

Tapi, jika diamati lebih dekat dan seksama, di dalam angka tersebut terdapat kombinasi ukiran berbentuk ikan yang berekor dan riakan ombak dengan warna hijau yang lebih sedikit tua. Ukiran tersebut akan lebih terlihat jelas jika tingkat kecerahan gambar diubah-ubah. Motif ukiran berupa ikan dan ombak tersebut memfilosofikan bahwa FPIK Undip memiliki 2 jurusan, yakni Jurusan Perikanan (yang diwakili ukiran ikan) dan Jurusan Ilmu Kelautan (yang diwakili dengan ukiran riakan ombak).

Dua motif ukiran berupa ikan dan ombak yang terdapat dalam satu angka tersebut menandakan bahwa rohis kedua jurusan yang ada di FPIK (Al-Bahrain Kelautan & Formasi Perikanan) yang telah merger/bergabung tersebut, apapun kondisinya selamanya tetap selalu bersatu. Hal itulah yang menjadikan logo Milad pertama ini lebih bermakna dengan cirri khas yang ada pada angkanya.

(Bersambung)

FPIK Undip Siap Sambut Idul Adha 1433 H

SAMBUT IDUL ADHA – Sebuah MMT berukuran 4×1 meter tampak terpasang di kampus FPIK Undip Tembalang untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1433 H

Fakultas Perikan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip siap menyambut event Hari Raya Idul Adha 1433 H yang jatuh pada hari Jum’at, 26 Oktober 2012. Hal itu tampak dari berbagai spanduk MMT yang dipasang di sudut-sudut kampus. Berbagai macam media menyambut idul Adha sudah terlihat jauh-jauh hari yakni sekitar 10 hari menjelang hari raya. MMT tersebut berisi tentang beberapa keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah dan ajakan untuk berpuasa arafah tanggal 9 Dzulhijjah sebagai salah satu puasa sunnah yang keutamannya sangat besar, yakni dapat menghapus pahala 2 tahun (satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya). Oleh karena itulah, dalam rangka mensyiarkan moment tersebut, MMT Idul Adha itu dipasang di sudut-sudut kampus.

Dalam rangka menyambut Idul Adha pula, dari FPIK sendiri dibentuk panitia qurban. Panitia qurban tersebut diambil dari fungsionaris UKK Al-Bahrain FPIK selaku rohis fakultas. Panitia tersebut bertugas untuk menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan untuk qurban mulai dari menggalang dana, membeli dan menyembelih hewan qurban, hingga membagikannya kepada masyarakat sekitar kampus.

OPTIMALISASI SYIAR – Dalam rangka mensyiarkan bulan Dzulhijjah yang merupakan bulan dimana terdapat moment Idul Adha 1433 H dan qurban, Al-Bahrain FPIK memasang MMT di Musholla Kampus agar nuansa hari raya kedua ummat Islam ini lebih terasa dan bermakna

Sebagian besar pengurus panitia inti merupakan para fungsionaris dari departemen syiar. Hingga berita ini diposting, untuk qurban Idul Adha FPIK sendiri sudah memasuki pemesanan hewan qurban. Jumlah hewan yang sudah masuk dalam list yakni lima hewan, semuanya terdiri dari hewan kambing. Dua kambing merupakan dari sumbangan, sedangkan sisanya merupakan hasil dari pengumpulan dana qurban.

Rencananya, penyembelihan hewan qurban akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Oktober 2012, sehari setelah Idul Adha yang jatuh pada Jum’at sebelumnya. Tempat pemotongan hewan qurban sendiri ada di Kampus FPIK Undip Tembalang, tepatnya di sebelah barat Musholla Kampus Al-Bahrain FPIK.

Ramaikan Event Milad Perdana, Al-Bahrain FPIK akan Merilis Logo Khusus

BERSATU – Foto para fungsionaris Al-Bahrain FPIK Undip saat acara GOM FPIK 2012 beberapa waktu yang lalu. Jajaran fungsionaris rohis saat ini merupakan gabungan dari dua rohis jurusan di FPIK yang sebentar lagi akan memperingati hari bersejarah tersebut. Dan untuk memperingatinya, secara khusus Al-Bahrain FPIK akan merilis logo khusus untuk meramaikan event itu

Dalam rangka meramaikan, mensyi’arkan, dan menggencarkan event Hari Jadi Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Al-Bahrain FPIK yang pertama atau 1st Milad Al-Bahrain FPIK, rohis kampus biru tersebut berencana akan merilis dan melaunching logo khusus. Menurut rencana, logo tersebut akan segera dilaunching secara resmi ke publik pada awal bulan Dzulhijjah tahun ini, baik melalui media online (Facebook, Twitter, Blog) atau secara offline dengan penempelan-penempelan pada tempat yang layak di sekitar kampus Undip Tembalang. Dan logo khusus tersebut saat ini sedang digarap oleh Dept. Informasi dan Komunikasi (Infokom) Al-Bahrain FPIK.

Layaknya event-event akbar seperti perhelatan Piala Dunia, Piala Eropa, atau moment-moment besar lainnya, logo khusus milad Al-Bahrain FPIK yang pertama itu nantinya juga akan dipasang pada semua perangkat media yang akan diterbitkan Al-Bahrain FPIK, seperti MMT, pamphlet, leaflet, dan lain-lain. Hal itu dimaksudkan supaya event milad yang menandakan peristiwa bersejarah bersatunya dua rohis jurusan di FPIK ini bisa terdengar gaungnya dan ter-explore sehingga masyarakat kampus bisa mengetahui moment penting bagi rohis FPIK tersebut.

Mengenai seperti apa logo khusus yang dipake untuk meramaikan milad tersebut, dari jajaran Dept. Infokom AB (AB, sebutan singkat untuk rohis Al-Bahrain FPIK) sedikit memberikan bocoran tentang seperti apa bentuk logo itu. Diantara yang sudah pasti ialah secara keseluruhan logo tersebut bentuknya simpel, dan terdapat angka “1” untuk menandakan satu tahun rohis Al-Bahrain Kelautan dan Formasi Perikanan bersatu. Angka “1” itu nantinya bukan sembarang angka, karena akan terdapat makna yang mendalam.

Logo khusus milad Al-Bahrain FPIK yang pertama itu menurut rencana juga akan dipasang pada hitungan mundur yang akan dimulai awal bulan Dzulhijjah tahun ini. Diharapkan, dengan adanya skenario ini, nuansa Milad Al-Bahrain FPIK yang pertama akan lebih terasa dan bertambahnya umur organisasi bisa lebih bermakna.

(Bersambung)

Kilas Kampus Undip Tembalang: Jalan Kampus Rektorat – FPIK dirombak

ROMBAK JALAN – Para pekerja dengan berbagai material bahan bangunan terlihat sedang merombak jalan kampus Rektorat – FPIK Undip Tembalang, Semarang

Suasana jalan di persimpangan kampus Jurusan Teknik Elektro Undip Tembalang akhir-akhir ini tampak lebih ramai dari biasanya. Lalu lalang kendaraan yang melewati jalan kampus yang berada di depan rektorat itu juga nampak lebih melambat dari biasanya karena adanya tumpukan material bangunan dipinggir jalan. Di dekat tumpukan material, terdapat papan untuk yang menghimbau pengguna jalan untuk berhati-hati melewati area itu. Ternyata, di area tersebut sedang diadakan perbaikan jalan kampus.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kepada para mahasiswa, Undip Tembalang melakukan perbaikan jalan raya kampus Rektorat – FPIK. Perbaikan tersebut juga dilaksanakan untuk meningkatkan ketersediaan aksebilitas dan peningkatan fasilitas kampus yang disebut-sebut sebagai kampus terbaik di Jawa Tengah tersebut.

Perbaikan jalan kampus tersebut berupa perombakan total, yakni komposisi jalan yang pada mulanya berupa rangkaian paving block, semuanya dikelupas dan akan diganti berdengan bahan material yang lain. Menurut kabar yang beredar, jalan utama penghubung menuju “Kampus IPA” itu akan diganti dengan lapisan aspal. Kondisi jalan yang sudah bergelombang dibeberapa bagian juga menjadi faktor pihak kampus untuk melakukan perbaikan jalan utama kampus disebelah timur laut wilayah Undip Tembalang tersebut.

Selain perubahan komposisi jalan, para pekerja yang mengerjakan proyek perbaikan juga meninggikan jalan sekitar 30 cm dan membangun selokan serta saluran drainase untuk menghindari genangan air yang muncul pada saat musim hujan yang saat ini sudah mulai tiba. Perbaikan jalan itu sudah terlihat hampir sebulan yang lalu. Dan akan rampung kira-kira pada akhir tahun 2012 ini.

Perbaikan jalan Rektorat – FPIK itu juga membuat akses kendaraan menuju kampus FPIK, T.Mesin, Psikologi, FKM, dan Keperawatan untuk sementara dialihkan melewati jalan kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sehingga, jalan depan kampus yang digadang-gadang sebagai kampus paling “wah” di Undip karena pembangunannya yang mendapat honor dari Djarum Foundation itu juga tampak lebih ramai oleh lalu lalang kendaraan ditambah dengan berbagai kendaraan yang parkir tepat dipinggir jalan umum yang sudah menjadi tradisi sejak kampus elit itu dibangun pada akhir tahun 2010 silam.

Peringati Setahun Bergabungnya 2 Rohis Jurusan, Al-Bahrain FPIK Akan Adakan Milad

Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Al-Bahrain FPIK Undip berencana akan mengadakan event khusus yang belum pernah dilaksanakan oleh UKK lain di ruang lingkup FPIK, maupun fakultas-fakultas lain di Undip. Event tersebut bernama “1st Milad Al-Bahrain FPIK”. Milad Al-Bahrain FPIK yang pertama ini dilaksanakan dalam rangka memperingati 1 tahun bergabungnya dua rohis di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, yakni Al-Bahrain dari Jurusan Ilmu Kelautan dan Formasi dari Jurusan Perikanan.

Bertahun-tahun semenjak memasuki awal abad ke-21 kedua rohis tersebut menjalankan program kerjanya secara terpisah dengan 2 mas’ul (ketua) yang mewakili kedua jurusan, akhirnya pada awal Januari 2012 silam, kedua rohis tersebut bersatu pada Mukhtamar I rohis Al-Bahrain – Formasi. Tepatnya tanggal 17 Shaffar 1433 H / 12 Januari 2012 M, bertempat di ruang serbaguna rusunawa Undip Tembalang, kedua rohis itu akhirnya merger dan berubah nama menjadi “Al-Bahrain FPIK”.

Dan dalam rangka menyambut event tersebut, saat ini pengurus Al-Bahrain FPIK tengah melakukan segala persiapan untuk menunjang acara itu berupa perencanaan awal dan pemilihan konsep menyambut milad. Pasalnya, milad rohis ini belum pernah diadakan pada tahun-tahun sebelumnya, sehingga untuk milad petama ini, dibutuhkan konsep yang benar-benar matang.

Dari beberapa konsep yang sudah dibicarakan pada syuro-syuro PH maupun diskusi non-formal pengurus, satu yang sudah pasti adalah adalah hitungan mundur menuju hari-H milad. Konsep dari hitungan mundur tersebut nantinya akan menggunakan MMT khusus yang dipasang pada sudut strategis di kampus FPIK, dimana dalam MMT itu nantinya akan ada tempat khusus untuk penempelan angka. Dan penomoran angka tersebut tiap hari akan diganti sesuai dengan sisa hitungan hari menuju hari-H milad.

Hitungan mundur tersebut dipilih untuk menandakan bahwa rohis Al-Bahrain FPIK tidak lama lagi akan genap berumur 1 tahun. Selain itu, pemasangan MMT dengan perubahan nomor tiap harinya juga untuk menandakan keberadaan, eksistensi dan keaktifan rohis Al-Bahrain FPIK dalam berkontribusi kepada masyarakat FPIK baik di dalam maupun di luar dilingkungan kampus.

(Bersambung)

Alhamdulillah, Satu Mahasiswa Baru Undip 2012 Masuk Islam

UCAPKAN SYAHADAT – Andi Nughara (baju kotak-kotak hitam, kedua dari kanan), mahasiswa FSM Undip 2012 mengucapkan kalimat syahadat untuk memeluk agama Islam didampingi imam dan takmir maskam beserta dosen FSM

Rabu, 10 Oktober 2012 menjadi hari yang tidak akan pernah dilupakan oleh seluruh keluarga besar mahasiswa muslim Universitas Diponegoro. Pada hari itu, terdapat moment yang sangat bersejarah, dimana salah satu diantara belasan ribu mahasiswa baru Undip 2012 yang telah diterima beberapa bulan lalu memutuskan berikrar untuk memeluk agama Islam.Dia adalah Andi Nugraha Bimanta.

Sempat tertunda karena alasan non teknis, akhirnyaprosesi ikrar tersebut bisa dilaksanakan pada 10 Oktober 2012 kemarin. Karena sebelumnya dijadwalkan akan dilaksanakan pada Ahad, 7 Oktober 2012. Bertempat di Masjid Kampus (maskam) Undip, mahasiswa baru 2012 dari Fakultas Sains dan Matematika (FSM) –dulu bernama FMIPA- tersebut memutuskan untuk bersyahadat memeluk agama Islam yang disaksikan oleh ustadz Yasir selaku imam maskam, takmir maskam Undip Pak Nir, dosen, beserta para mahasiswa yang turut hadir di maskam untuk menyaksikan moment bersejarah tersebut.

Andi sebelum memeluk agama Islam merupakan mahasiswa yang lahir dari keluarga Nasrani.Ia akhirnya memutuskan untuk masuk Islam setelah melalui proses dan pertimbangan yang cukup lama. Dalam kisah yang ia sampaikan kepada para petinggi maskam dan dosen beserta para mahasiswa yang hadir di maskam, ia menuturkan kisah perjalanannya menemukan Islam.

Seperti yang ia jabarkan, sejak duduk dibangku SMA sebenarnya Andi sudah merasakan kehadiran Islam dalam dirinya. Namun karena pada saat itu belum diijinkan oleh orang tuanya, ia menunda keputusan itu. “Saat SMA saya sudah ingin masuk Islam, namun belum mendapat ijin orang tua, dan Alhamdulillah sekarang sudah diijinkan.” tuturnya setelah bersyahadat.

Ia juga menuturkan, tiap kali adzan berkumandang, seolah-olah ia merasa dipanggil, padahal waktu itu ia belum memeluk agama Islam. “Ketika mendengar adzan saya merasa di panggil, hanya saja saya tidak tahu harus berbuat apa, karena saya bukan muslim, itu tidak satu dua kali saja namun setiap mendengar adzan selalu seperti ada yang memanggil…” jelasnya.

FPIK Pun Turut Menghadirkan Muallaf

Berbicara mengenai mahasiswa Undip yang menjadi muallaf memang sangat menarik dan patut untuk diketahui, pasalnya kejadian tersebut masih terbilang sangat langka di kampus ber-icon Pangeran Diponegoro ini. Dan jika menengok tahun-tahun sebelumnya, dari FPIK sendiri juga ada beberapa mahasiswa yang berstatus muallaf, diantaranya adalah Rico Hendrawan dan Asih.

MUALLAF FPIK – Dua orang mahasiswa yang menemukan jalan Islam dan menjadi muallaf setelah diterima di FPIK Undip, Rico Hendrawan (kiri) dan Asih (kanan)

Rico Hendrawan merupakan mahasiswa jurusan perikanan angkatan 2007 sedangkan Asih merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Kelautan 2008. Keduanya menjadi muallaf juga setelah masuk menjadi mahasiswa undip. Meski berstatus muallaf, tak jarang mereka justru menjadi orang penting di birokrasi kampusnya masing-masing atau mendapat tempat yang strategis.

Tengok saja Rico, ia terpilih sebagai ketua senat FPIK periode 2009-2010. Sedangkan Asih, ia juga menjadi orang penting dan tercatat aktif di dalam kepengurusan rohis Al-Bahrain Kelautan. Bahkan ia sempat menjadi satu-satunya diantara tujuh kandidat calon mas’ul Al-Bahrain Kelautan dari akhwat yang diusulkan oleh forum dalam Mukhtamar Rohis Al-Bahrain Kelautan tahun 2011 kemarin yang merupakan mukhtamar terakhir sebelum Al-Bahrain Kelautan merger dengan Formasi Perikanan pada 12 Januari 2012 silam. Saat ini, Asih masih aktif menjadi pengurus Insani, rohisnya Universitas Diponegoro.

KELUARGA BARU – Andi Nugraha, Muallaf dari FSM 2012 berangkulan, dan bersalam-salaman dengan para mahasiswa yang turut hadir menyaksikan ikrar syahadatnya di Masjid Kampus Undip pada Rabu, 10 Oktober 2012

Muallaf adalah sebutan untuk seseorang yang memutuskan untuk masuk Islam. Dan kembali lagi kepada  prosesi ikrar Andi, setelah proses syahadatnya akhirnya ia resmi menjadi muallaf. Semoga dengan peristiwa ini mampu memberikan inspirasi kepada yang lainnya, dan semoga muallaf-muallaf lain akan menyusul di waktu yang akan datang. Dan tugas kita yang sudah lebih dulu memeluk Islam adalah menjaga dan membimbingnya supaya mereka tetap istiqomah.

Selamat datang saudaraku. Semoga selalu diberi petunjuk untuk meniti jalan agama Islam yang lurus, dan semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan disetiap ibadah yang kita lakukan. Aamiin…

Al-Bahrain FPIK Undip Adakan Upgrading Pengurus (Bagian 1)

FOTO BERSAMA – Beberapa fungsionaris Al-Bahrain FPIK Undip berfoto bersama saat acara Upgrading Pengurus di Hutan Wisata Penggaron

Dalam rangka meng-upgrade semangat sekaligus mempererat hubungan tali silaturahmi antar pengurus, Unit Kegiatan Kemahasiwaan (UKK) Al-Bahrain FPIK Undip mengadakan kegiatan “Upgrading Pengurus” yang bertempat di Hutan Wisata Penggaron, Ungaran, Kab. Semarang, Jawa Tengah pada hari Ahad, 30 September 2012.

Kegiatan ini terselenggara atas inisiatif dari dari Departemen Peningkatan Sumber Daya Manusia (Dept. PSDM) Al-Bahrain FPIK untuk kembali mengumpulkan seluruh fungsionaris dalam sebuah kegiatan yang menghibur sekaligus mendidik, setelah sekian lama menjalankan program kerjanya di departemennya masing-masing. Kegiatan upgrading ini juga merupakan program kerja dari Dept. PSDM sendiri yang sudah disampaikan saat Mukhtamar I Al-Bahrain FPIK pada Januari 2012 silam.

Upgrading Pengurus ini diikuti oleh seluruh peserta yang terdaftar aktif dalam struktur kepengurusan Al-Bahrain FPIK. Selain pengurus yang terdaftar aktif sebagai fungsionaris, khusus untuk Dept. Teluk Awur Otority (TATO) juga mendatangkan sejumlah pengurus yang merupakan pengurus pasif (tidak terdaftar secara resmi secara struktural namun mengikuti dan membantu program kerja Al-Bahrain FPIK di Kampus FPIK Teluk Awur).

UPGRADING – Suasana berkumpul dibawah pepohonan (kiri), beberapa personel Al-Bahrain FPIK menyempatkan diri untuk foto bersama di depan Maskam Undip sebelum berangkat (tengah), suasana ketika menuruni jalan desa di tengah rimbunnya pepohonan di Hutan Wisata Penggaron (kanan)

Sebelum berangkat menuju Hutan Wisata Penggaron, pagi harinya para pengurus berkumpul terlebih dahulu di Masjid Kampus Undip. Di Masjid Kampus Undip, para peserta menyempatkan diri untuk foto bareng di serambi Maskam. Kemudian setelah itu mereka mulai berangkat menuju Penggaron.

Mengusung tema “Upgrade Your Passion in Al-Bahrain FPIK”, para pengurus tampak bersemangat menyambut kegiatan ini. Setelah berangkat melewati keramaian jalan raya, setelah sekitar 20 menit perjalanan, para peserta akhirnya tiba di Hutan Wisata Penggaron. Pada saat perjalanan, ada peserta yang memakai sepeda motor, namun ada juga yang menyewa angkot bagi mereka yang tidak mendapatan boncengan atau tidak memiliki sepeda motor.

Di Hutan Wisata Penggaron, ada peserta yang telah tiba duluan, sedangkan yang lainnya ada yang masih dalam perjalanan. Sehingga, para peserta yang sebagian besar sudah datang istirahat sejenak terlebih dahulu untuk melepas capek dalam perjalanan. Ada dari sebagian pengurus yang bermain ayunan yang terdapat di Hutan Wisata Penggaron, ada juga yang sekedar duduk-duduk di depan pintu gerbang.

(Bersambung)

 

 

 

Dibalik GOM FPIK 2012 : Seluruh Mahasiswi Baru FPIK 100 Persen Berjilbab (Bagian 3)

100 PERSEN BERJILBAB – Sejumlah mahasiswi baru FPIK Undip 2012 sedang mengikuti acara Grand Opening Mentoring (GOM) FPIK 2012 yang diadakan di gedung LPPU Undip Tembalang beberapa waktu yang lalu. Dalam penyelenggaraan GOM FPIK Undip 2012 kali ini, semua mahasiswi memakai jilbab/kerudung, atau “100 persen hiljabers”

Jika pada masa-masa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Undip 2012 kemarin para mahasiswi baru dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) yang menggunakan jilbab prosentasenya lebih dari setengah dari jumlah total mahasiswa putri, hal yang tak kalah menariknya, atau bahkan lebih fenomenal, terjadi pada penyelenggaraan  Grand Opening Mentoring (GOM) FPIK Undip 2012 yang berlangsung di gedung LPPU Undip Tembalang, Semarang beberapa waktu yang lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pada masa-masa orientasi Maba di PMB Undip 2012 kemarin, atau bisa dikatakan ketika GOM belum diadakan, prosentase jumlah mahasiswi baru yang telah mengenakan jilbab sudah mencapai kisaran 70-80 persen dari jumlah total keseluruhan mahasiswi Undip 2012 yang diterima oleh FPIK. Dan ternyata, pada saat GOM FPIK Undip 2012 dilaksanakan pada tanggal 15 September 2012 kemarin, kali ini jumlah mahaiswi baru FPIK yang mengenakan jilbab mencapai 100 persen, alias semua memakai jilbab. Sehingga, pada saat GOM kemarin bisa dikatakan “100 persen hiljabers”.

Fenomena 100 persen hiljabers  tersebut tak lepas dari kebijakan panitia GOM sendiri yang mengeluarkan aturan agar semua mahasiswi baru yang akan mengikuti kegiatan tahunan tersebut memakai jilbab atau kerudung. Aturan tersebut sifatnya wajib dan harus diikuti oleh semua mahasiswi baru FPIK yang beragama Islam, meski pada kesehariannya mereka belum mengenakan jilbab dengan berbagai alasannya. Namun, dalam GOM, baik yang sudah atau belum, semua disamakan untuk mengenakan jilbab. Hal itu untuk menjaga kekompakan dan terutama untuk menampakkan identitas mereka sebagai seorang muslim yang taat pada aturan (baca: syari’at) yang sudah diajarkan dalam Al-Qur’an dan Hadits.

NUANSA GOM – Suasana para mahasiswi baru FPIK mengikuti jalannya acara GOM beberapa waktu yang lalu

Dalam kebijakan ini, panitia GOM FPIK sengaja tidak mengeluarkan kriteria khusus  tentang seperti apa jilbab atau kerudung yang boleh dipake para mahasiswi baru 2012. Yang terpenting dalam hal ini, para mahasiswi setidaknya mampu dan bisa untuk melaksanakan salah satu anjuran Islam yang harus dilaksanakan bagi kaum hawa, yakni “menutup” aurat mereka agar kehormatan dan kesucian mereka terjaga. Meski pada kenyataannya bisa dikatakan masih ada “pemaksaan” dari aturan yang diterapkan.

Terlepas dari itu semua, semoga bagi mereka yang telah merasakan bagaimana bisa menjalankan salah satu anjuran yang sangat krusial bagi kaum Hawa dalam agama Islam tersebut nantinya bisa menjadikan para mahasiswi baru nanti menjadi mau dan ingin memakai secara berkesinambungan sehingga menjadi terbiasa dan menjadikan nuansa Islami di kampus FPIK menjadi semakin hidup untuk mewujudkan kampus yang madani. Aamiin…

(Bersambung)