Category Archives: Acara dan Kegiatan

Pelatihan Jurnalistik Islami, Untuk Media Islam yang Lebih Baik

PEMBUKAAN - Suasana pembukaan Pelatihan Jurnalistik Islami (PJI) yang dilaksanakan INSANI Undip di FKM

PEMBUKAAN – Suasana pembukaan Pelatihan Jurnalistik Islami (PJI) yang dilaksanakan INSANI Undip di FKM (18/5)

Sabtu (18/5) INSANI UNDIP mengadakan acara “Pelatihan Jurnalistik Islam” yang diadakan di Gedung D 201 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro yang dimulai pada pukul 08.30 WIB. Acara ini diikuti oleh mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Islam tiap jurusan dan fakultas di Universitas Diponegoro, dikhususkan yang berada di bagian media. Dari Al-Bahrain FPIK sendiri, tiga orang hadir dalam acara ini yang semuanya berasal dari Departemen Infokom.

Mula-mula scara dibuka oleh seorang MC. Setelah itu dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an. Lalu dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan media dari INSANI Undip. Setelah sambutan, peserta diperlihatkan beberapa video-video yang menarik dan bisa dijadikan referensi untuk penyebaran dakwah.

Acara selanjutnya adalah acara inti, yaitu penyampaian materi oleh Ibnu Dwi Cahyo, S.H. dengan tema “Pelatihan Jurnalistik Islam”. Ibnu mengungkapkan bahwa media adalah salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan.

MATERI - Penyampaian materi oleh Ibnu Dwi Cahyo, S.H pada acara Pelatihan Jurnalistik Islami

MATERI – Penyampaian materi oleh Ibnu Dwi Cahyo, S.H pada acara Pelatihan Jurnalistik Islami

Selain itu ia juga mengungkapkan bahwa media dakwah Islam saat ini bisa dibilang cukup memprihatinkan keadaannya. Untuk saat ini, menurutnya, media dakwah yang menggunakan media cetak, seperti pamflet, brosur, tabloid, merupakan cara yang sudah kuno. Karena jika melihat orang-orang masa kini, khususnya para pemuda, cenderung enggan membaca melalui media-media seperti itu. Sebaiknya cara menyampaikan dakwah menggunakan cara yang mengikuti zaman, seperti media dakwah melalui sosial media, video yang dibuat menarik, atau melalui acara-acara yang menarik yang di dalamnya juga bertujuan untuk dakwah.

Ibnu juga mengungkapkan, beberapa situs dakwah Islam saat ini juga bisa dibilang tidak jauh beda. Baik dari penampilan situsnya maupun isinya. Isinya tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik bahkan cenderung memecah belah umat yang sangat tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.

TANYA JAWAB - Ibnu Dwi Cahyo, S.H sedang menanggapi pertanyaan dari peserta dalam acara PJI di FKM

TANYA JAWAB – Ibnu Dwi Cahyo, S.H sedang menanggapi pertanyaan dari peserta dalam acara PJI di FKM

Bahkan Ibnu mengusulkan kalau bisa setiap organisasi Islam membuat sebuah aplikasi untuk smartphone yang berisi dakwah mengingat saat ini banyak sekali orang yang menggunakan smartphone. Ia juga mengungkapkan bahwa media atau kehumasan merupakan corong dari sebuah organisasi.

Posisi media Islam memiliki lima poin utama. Yang pertama sebagai keberpihakan pada keadilan. Karena keadilan merupakan substansi tertinggi dalam syariah. Yang kedua sebagai corong nasionalisme. Selanjutnya sebagai pendorong demokratisasi, penyeimbang, dan sebagai agenda keumatan.

by: Hasana Kushadi Ratnasari (@ratna2303)

Sambut Ramadhan, Al-Bahrain FPIK Undip Akan Kembali Buat Logo Khusus

SEGERA RILIS - UKK Al-Bahrain FPIK Undip akan kembali merilis logo khusus jelang Ramadhan 1434 H

SEGERA RILIS – UKK Al-Bahrain FPIK Undip akan kembali merilis logo khusus jelang Ramadhan 1434 H

Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1434 Hijriyah yang tinggal menghitung pekan, Unit Kegiatan kemahasiswaan (UKK) Al-Bahrain FPIK akan kembali merilis logo khusus untuk event bulan penuh berkah tersebut. Rencana rilis logo ini merupakan yang kedua kalinya yang dilakukan oleh LDF Undip berlambang segi delapan itu.

Sebelumnya, Organisasi rohis induk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan itu juga pernah merilis logo khusus di tahun perdana menjalani bulan Ramadhan semenjak dua rohis FPIK merger pada 12 Januari 2012 silam, yakni ketika menjalani Ramadhan di tahun 1433 Hijriyah. Kala itu, dalam logonya terdapat bagian dari logo Al-Bahrain FPIK, yakni bulan sabit dan motif yang membentuk ikan.

Terkait seperti apa bentuk logo bulan Ramadhan tahun ini, akan segera diketahui bulan Mei ini. Yang jelas, mengenai bentuk sangat simple, namun didalamnya terkandung makna yang mendalam mengenai harapan di bulan Ramadhan 1434 H mendatang.

Latih Manajerial Dakwah, Al-Bahrain FPIK Undip Gelar PMDK

PMDK - Suasana acara Pelatihan Manajerial Dakwah Kampus (PMDK) yang berlangsung di Aula Dekanat Lantai 3 FPIK Undip Tembalang, Semarang (11/5)

PMDK – Suasana acara Pelatihan Manajerial Dakwah Kampus (PMDK) yang berlangsung di Aula Dekanat Lantai 3 FPIK Undip Tembalang, Semarang (11/5)

Untuk mengawali akhir pekan yang ceria dan penuh manfaat, pada hari Sabtu tanggal 11 Mei 2013, UKK Al-Bahrain FPIK mengadakan suatu acara yang sangat spesial, yaitu PMDK (Pelatihan Manajerial Dakwah Kampus). Tujuan dilaksanakannya acara ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk meningkatkan kemampuan punggawa Al-Bahrain FPIK dalam melaksanakan dakwah kampus agar berkembang dan tetap istiqomah dalam jalan perjuangan. Selain itu, acara PMDK ini juga sebagai sarana untuk pembimbingan dan pelatihan kemampuan kader melaksanakan dakwah di kampus.

Acara spektakuler ini diadakan di Aula Dekanat FPIK Lantai 3 Undip Tembalang, Semarang. Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini diawali dengan sambutan-sambutan. Diantaranya ketua panitia acara PMDK, Mas’ul Al-Bahrain FPIK Ali Akbar Zulfi,  dan Pembina Al-Bahrain FPIK Ir. Gunawan, M.Si. Acara ini diikuti oleh semua pengurus Al-Bahrain FPIK mulai dari staf sampai Ketua Departemen Dan tidak ketinggalan, para alumni juga turut diundang untuk meramaikan acara ini.

Materi yang disampaikan adalah tentang public speaking oleh Pemateri Ukh. Uhtin Sulastri. Materi public speaking diberikan untuk menggugah kader agar berani berbicara di depan publik. Materi kedua disampaikan oleh Akh. Anton  mengenai syi’ar Islam agar membuat kader dakwah bersemangat akan pentingnya syiar Islam dalam kehidupan dakwah. Pada acara ini terdapat juga acara sharing antar pengurus yang bertujuan untuk membagi permasalahan yang dapat diselesaikan bersama-sama serta meningkatkan komunikasi antar pengurus Al-Bahrain FPIK.

Semua rangkaian acara ini terlaksana dengan baik dan disudahi tepat pada pukul 15.00 WIB. Dengan mengharap ridho Allah SWT semoga acara ini dapat memberi manfaat dan ilmu-ilmu yang diperoleh dari acara ini dapat diamalkan oleh seluruh pengurus Al-Bahrain FPIK. Aamiin…

Undip Gelar Seleksi dan Audit Pementor Agama Islam

SAP – Sebuah spanduk besar tampak terpasang di Masjid Kampus Undip Tembalang, Semarang dalam rangka menyambut Seleksi Akbar dan Audit Pementor (SAP) 2013. SAP merupakan satu-satunya seleksi yang bertujuan untuk menjaring pementor-pementor baru di Undip yang diselenggarakan oleh BPMAIU

SAP – Sebuah spanduk besar tampak terpasang di Masjid Kampus Undip Tembalang, Semarang dalam rangka menyambut Seleksi Akbar dan Audit Pementor (SAP) 2013. SAP merupakan satu-satunya seleksi yang bertujuan untuk menjaring pementor-pementor baru di Undip yang diselenggarakan oleh BPMAIU

Universitas Diponegoro Semarang pada akhir pekan ini menyelenggarakan Seleksi Akbar Pementor (SAP). SAP Undip 2013 tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 12 dan 19 Mei 2013 oleh Badan Pengelola Mentoring Agama Islam Undip (BPMAIU). BPMAIU sendiri, merupakan badan yang dibentuk khusus untuk mengelola mentoring di universitas terfavorit di Jateng ini, dalam melaksanakan SAP, bekerja sama dengan BPMAIF (Badan Pengelola Mentoring Agama Islam Fakultas).

Tempat Seleksi Akbar Pementor dilaksanakan di Masjid Kampus Undip Tembalang, Semarang. Adapun untuk materi test SAP dibagi menjadi tiga tahapan, yakni Test Tulis, Test BAQ, Interview dan Microteaching. Test tertulis bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penguasaan calon pementor terhadap materi-materi mentoring yang sudah didapatkan sebelumnya dari proses mentoring. Materi yang diujikan adalah  keseluruhan materi mentoring yang terangkum dalam kurikulum 1 tahun mentoring Undip.

Test BAQ (Baca Al-Quran) merupakan test yang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pemahaman peserta uji mengetahui hukum membaca Al-Quran dan kelancaran membacanya. Interview merupakan test wawancara untuk mendapatkan output pementor yang  visioner serta memiliki pemahaman yang benar terkait tugas pokok dan fungsinya sebagai pementor.

Terakhir, yakni Microteaching. Test ini lebih mengarah pada penilaian soft skill calon pementor dalam menyampaikan materi mentoring, khususnya dalam posisinya sebagai seorang great speaker yang memiliki kemampuan powerfull communication dalam menyelaraskan antara words (kata-kata yang jelas), tone (intonasi suara), dan motion (gerak tubuh).

SAP Undip 2013 ini dibagi menjadi dua tahap, yakni dilaksanakan tanggal 12 dan 19 Mei 2013. Selain melakukan Seleksi Pementor untuk menjaring pementor baru, BPMAIU juga mengadakan Audit Pementor bagi pementor lama.

Sekolah Pementor, Sarana Pembekalan dan Pelatihan Jelang SAP Undip 2013

FOTO BERSAMA - Para peserta sekolah pementor tampak 'sumringah' ketika melakukan foto bersama di Gazebo Medan Tempur Kodam IV Diponegoro, Semarang

SUMRINGAH – Para peserta sekolah pementor tampak ‘sumringah’ ketika melakukan foto bersama di Gazebo Medan Latihan Kodam IV Diponegoro, Semarang

Dalam rangka memberikan pembekalan materi dan pelatihan kepada calon pementor yang akan mengikuti Seleksi Akbar Pementor (SAP) Undip 2013 pada tanggal 12 & 19 Mei mendatang, Departemen Mentoring Al-Bahrain FPIK menyelenggarakan kegiatan bernama “sekolah pementor”. Kegiatan tahunan yang rutin dilaksanakan tersebut kali ini digelar dj Gazebo Medan Latihan Kodam IV Diponegoro yang berada di sebelah utara Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) kompleks Fakultas Kedokteran Undip Tembalang, Semarang.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 4 Mei 2013 tersebut diisi dengan berbagai materi yang diperlukan dalam menjalani test seleksi pementor. Yang paling mendasar antara lain adalah Test Baca Al-Qur’an (BAQ) dan Microteaching. Kedua test tersebut dinilai merupakan yang paling perlu mendapat perhatian, mengingat keduanya memerlukan pemahaman khusus agar bisa melaksanakannya dengan baik.

MATERI - Staff BSO Formasi Al-Bahrain FPIK 2013 Malik Ibrahim (kiri) dan Presiden BEM FPIK Undip 2013 Izzuddin Azmi (kanan) memberikan materi BAQ & Microteaching pada acara Sekolah Pementor FPIK (4/5)

MATERI – Staff BSO Formasi Al-Bahrain FPIK 2013 Malik Ibrahim (kiri) dan Presiden BEM FPIK Undip 2013 Izzuddin Azmi (kanan) memberikan materi BAQ & Microteaching pada acara Sekolah Pementor FPIK (4/5)

Test Baca Al-Qur’an (BAQ), Dept Mentoring mendatangkan Akh. Malik Ibrahim. Mahasiswa asal Bontang, Kalimantan tersebut mendapat kehormatan dari panitia pelaksana untuk mengisi materi BAQ yang berhubungan dengan tajwid. Terlebih, mahasiswa Jurusan Perikanan 2010 itu baru saja menyabet Juara II Tartil dan Tahfidz 1 Juz Putra pada kejuaraan tahunan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Undip 2013 beberapa waktu yang lalu.

Acara Sekolah Pementor sendiri dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Materi pertama, yakni BAQ, diterangkan tentang beberapa hukum bacaan qur’an (tajwid) yang perlu dipelajari dan dipraktekkan agar mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Setelah kurang lebih satu setengah jam berlangsung, pembekalan mengenai BAQ akhirnya selesai. Materi selanjutnya adalah tentang Microteaching.

SEKOLAH PEMENTOR - Suasana Sekolah Pementor

SEKOLAH PEMENTOR – Suasana Sekolah Pementor yang berlangsung di Gazebo Medan Latihan Kodam IV Diponegoro, Semarang

Materi Microteaching kali ini diisi oleh Akh. Izzuddin Azmi. Mahasiswa Asal Jakarta yang juga tengah menjabat sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FPIK Undip tersebut juga mendapat kehormatan dari panitia pelaksana untuk menjadi salah satu pemateri di Sekolah Pementor. Meski, diawal penyampaian materinya, Eks Kadept Teluk Awur Otority Al-Bahrain FPIK 2012 itu berkelakar bahwa panitia salah mengundangnya. Mengingat, menurutnya, masih ada mahasisw yang jauh lebih cocok untuk menjadi pemateri mengenai Microteaching ini.

Mungkin bagi sebagian orang masih awam dengan istilah “Microteaching” ini. Microteaching  merupakan pembelajaran yang lebih mengarah pada penilaian softskill calon pementor dalam menyampaikan materi, khususnya sebagai “great speaker” yang berhubungan dengan kemampuan menyelaraskan antara “words” (kata-kata yang jelas), “tone” (intonasi suara), dan “motion” (gerak tubuh).

MICROTEACHING - Peserta Sekolah Pementor sedang mensimulasikan metode Microteaching dengan membentuk halaqoh layaknya mentoring

MICROTEACHING – Peserta Sekolah Pementor sedang mensimulasikan metode Microteaching dengan membentuk halaqoh layaknya mentoring

Pada Microteaching kali ini, para peserta sekolah pementor diberikan kesempatan untuk mensimulasikan bagaimana mengelola sebuah mentoring (halaqoh) sebagaimana yang akan diujikan pada SAP nanti.  Dari simulasi itu kemudian didapat beberapa catatan penting yang bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi.

Satu setengah jam pembekalan mengenai Microteaching, akhirnya sampailah pada ujung acara. Sebelum ditutup, panitia memberikan kisi-kisi mengenai SAP Undip 2013. Setelah itu barulah ditutup dengan do’a. Barakallah. Semoga sukses di SAP Undip 2013 demi tegaknya Islam. Aamiin…

Dept. Mentoring Al-Bahrain FPIK Undip Adakan Upgrading Pementor Di Gunung Ungaran

FOTO BERSAMA - Para peserta Upgrading Pementor Al-Bahrain FPIK Undip 2013 sedang berfoto bersama dengan latar perkebunan teh Gunung Ungaran (27/4)

FOTO BERSAMA – Para peserta Upgrading Pementor Al-Bahrain FPIK Undip 2013 sedang berfoto bersama dengan latar perkebunan teh Gunung Ungaran (27/4)

Dalam rangka mempererat ikatan silaturahmi antar pementor Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip, Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Al-Bahrain FPIK mengadakan kegiatan Upgrading Pementor 2013 yang dilaksanakan pada Sabtu, 27 April 2013 di Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini dikoordinir langsung dibawah Departemen Mentoring Al-Bahrain FPIK pimpinan Ukhti Dania Mardaleta.

Gunung Ungaran dipilih karena dari rekan-rekan pementor sendiri, banyak yang hobi naik gunung. Disisi lain, letak Gunung Ungaran yang tidak terlalu jauh untuk dijangkau dengan menggunakan sepeda motor dan tariff yang murah juga menjadi pertimbangan tersendiri terkait biaya dan reward yang nantinya bisa dirasakan saat dan setelah pulang dari Gunung Ungaran.

Diawal keberangkatan menuju Ungaran, ada rombongan kecil yang terlebih dahulu pergi untuk mempersiapkan persiapan disana. Selain itu, bagi yang masih di Semarang, disaat yang bersamaan Departemen Mentoring mendapat jatah piket untuk mengisi Ma’had Pementor di Masjid Kampus Undip Tembalang pukul 06.30 WIB. Sehingga untuk keberangkatan tahap kedua ini dilakukan setelah kegiatan Ma’had Pementor selesai.

MENAKJUBKAN – Pemandangan perkebunan teh Gunung Ungaran membuat takjub peserta upgrading yang melihatnya

MENAKJUBKAN – Pemandangan perkebunan teh Gunung Ungaran membuat takjub peserta upgrading yang melihatnya

Setelah melewati jalan raya Semarang-Solo kemudian melalui jalan tanjakan di daerah Bandengan, sampailah di jalan menuju pos pendakian Gunung Ungaran. Untuk melewati jalan ini tidak mudah. Butuh perjuangan yang tidak enteng. Pasalnya, kondisi jalan sangat menanjang bahkan sudut kemiringan ada yang mencapai hampir 40 derajat. Sehingga dari sebagian peserta yang mengendarai motor ada yang mengalami sedikit gangguan dengan motornya dan kerap terjadi pertukaran driver.

Butuh waktu sekitar 1 jam untuk sampai di pos pertama pendakian. Sesampaianya di pos pertama pendakian, para peserta istirahat sejenak. Istirahat selesai, barulah dilakukan pendakian. Tujuan kali ini tidak sampai di puncak tertinggi Gunung Ungaran, melainkan cukup sampai di perkebunan teh yang cukup terkenal akan keeksotisannya.

PERMAINAN – Salah satu permainan yang dilaksanakan pada saat upgrading pementor sebagai sarana untuk mempererat ukhuwah

PERMAINAN – Salah satu permainan yang dilaksanakan pada saat upgrading pementor sebagai sarana untuk mempererat ukhuwah

Berjalan menyusuri jalan setapak dengan pohon-pohon dan tumbuhan lebat serta jurang-jurang yang menganga di sekitar jalur pendakian tidak menciutkan nyali para peserta terus menapaki jengkal demi jengkal. Setelah kurang lebih satu setengah jam, sampailah di tempat tujuan. Suatu perkampungan kecil yang dikelilingi oleh perkebunan teh yang menakjubkan.

Ditempat inilah peserta upgrading melakukan kegiatan intinya. Namun sebelum itu, peserta melaksanakan sholat dzuhur dulu sambil istirahat sejenak. Sholat dzuhur dan istirahat selesai, langsung dilaksanakan inti acara. Acara inti diisi dengan pelaporan tiap pementor mengenai  kondisi mentoringnya masing-masing, diskusi dan saling tukar pemikiran untuk mendapatkan solusi bersama.

SUMRINGAH – Peserta ikhwan tampak sumringah saat berfoto bersama dengan latar puncak Gunung Ungaran. Semangat…!

SUMRINGAH – Peserta ikhwan tampak sumringah saat berfoto bersama dengan latar puncak Gunung Ungaran. Semangat…!

Sesi diskusi selesai, acara dilanjutkan dengan permainan. Tentunya, ikhwan dengan akhwat dipisah. Permainan yang dimainkan antara lain adalah  permainan lubang tali rafia, membuat menara dari badan peserta sendiri (khusus yang ikhwan) dan masih banyak lagi. Seluruh rangkaian acara selesai tepat saat Ashar. Sholat Ashar dilaksanakan, saatnya para peserta upgrading pulang. Sungguh kegiatan yang sangat menyenangkan dan berkesan….

Thaharah, Bukan Sekedar Kesucian Fisik, Tapi Juga Batin

KAJIAN ANNISA’ - Suasana kajian Annisa’ mengenai thaharah yang berlangsung di musholla gedung C lantai 2 FPIK Undip Tembalang, Semarang (19/4)

KAJIAN ANNISA’ – Suasana kajian Annisa’ mengenai thaharah yang berlangsung di musholla gedung C lantai 2 FPIK Undip Tembalang, Semarang (19/4)

Dalam rangka memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesucian dalam Islam, Departemen Annisa’ Al-Bahrain FPIK Undip mengadakan kegiatan pertemuan (kajian) yang bertajuk “S-Kream”. S-Kream merupakan salah satu dari agenda unggulan departemen yang seluruh anggotanya mahasiswi tersebut. Pada penyelenggaraan perdana sejak memasuki periode kepengurusan 2013-2014 ini, acara tersebut dilaksanakan pada Jum’at, 19 April 2013. Disisi lain, dipilihnya hari Jum’at bertujuan untuk mengisi waktu luang para mahasiswi tatkala para mahasiswa sedang mempersiapkan dan melaksanakan sholat Jum’at.

Bertemakan “Memaknai Makna Thaharah”, panitia mengundang Ukh. Didha Andini Putri, S.Kel sebagai narasumber. Tempatnya sendiri mengambil lokasi di musholla gedung C lantai 2 FPIK Undip Tembalang, Semarang. Acara dimulai pukul 11.15 WIB dengan jumlah peserta total lebih dari 30 orang. Peserta diajak berdiskusi tentang bagaimana cara memilih air yang bisa digunakan untuk berwudhu, cara menggunakan air secukupnya untuk wudhu, dan tak lupa pembahasan mengenai najis.

Salah satu point yang paling penting yang disampaikan Ukh. Didha pada penyampaian materi kala itu adalah memahamkan bahwa thaharah itu bukan hanya bersuci dari hadas atau secara fisik, tapi juga suci secara batin karena muslimah dituntut untuk membersihkan hatinya dari syirik, dengki dan iri hati. Terlebih lagi, dalam sebuah hadits diungkapkan, sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah. Maka tak heran, seorang muslimah dituntut untuk lebih menjaga kesucian lahir dan batinnya sebagaimana seseorang menjaga perhiasan mahal yang ia miliki.

FOTO BERSAMA – Foto bersama seusai kajian untuk lebih mempererat ukhuwah diantara sesama mahasiswi muslimah

FOTO BERSAMA – Foto bersama seusai kajian untuk lebih mempererat ukhuwah diantara sesama mahasiswi muslimah

Pada acara tersebut, peserta sangat antusias dalam menyimak materi yang diberikan oleh Ukh. Didha. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang timbul dari para peserta yang hadir. Semoga dengan diadakannya kajian ini bisa menambah wawasan mahasiswa tentang pentingnya menjaga kesucian, baik secara lahir maupun batin. Aamiin.

Al-Bahrain FPIK Undip Dijadwalkan Terima Kunjungan Resmi Dari LDF Tetangga

JAULAH (LAGI) - Unit Kegiatan Kemahasiswaan Al-Bahrain FPIK Undip direncanakan akan kembali menerima jaulah (kunjungan) resmi dari FKMI DIII Teknik Undip pada akhir April 2013 ini. Jaulah ini merupakan kali kedua setelah beberapa waktu yang lalu rohis berlambang segi delapan itu menerima jaulah dari Dept. Hubjar FOSIMMIK PSIK Undip

JAULAH (LAGI) – Unit Kegiatan Kemahasiswaan Al-Bahrain FPIK Undip direncanakan akan kembali menerima jaulah (kunjungan) resmi dari FKMI DIII Teknik Undip pada akhir April 2013 ini. Jaulah ini merupakan kali kedua setelah beberapa waktu yang lalu rohis berlambang segi delapan itu juga menerima jaulah dari Dept. Hubjar FOSIMMIK PSIK Undip

Akhir April 2013 ini, Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) Al-Bahrain FPIK dijadwalkan akan kembali menerima kunjungan resmi dari salah satu Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) tetangga, Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (FKMI) yang merupakan rohis dari Program Diploma III Teknik Undip. Menurut rencana, FKMI akan melawat ke organisasi rohis induk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan itu pada Jum’at, 26 April 2013.

Kabar mengenai lawatan rohis FKMI tersebut didapatkan dari sebuah pesan singkat yang dikirim ke Mas’ul Al-Bahrain FPIK Ali Akbar Zulfi pada Selasa, 23 April 2013. Seperti dilansir berdasarkan isi pesan singkat melalui sms yang tersebut, delegasi dari FKMI akan melawat ke dua departemen yang ada di Al-Bahrain FPIK, yakni Departemen Syi’ar serta Departemen Informasi dan Komunikasi (Infokom).

Bagi Departemen Syi’ar, jaulah kali ini merupakan jaulah pertama yang akan mereka layani. Sedangkan bagi Departemen Informasi dan Komunikasi (Infokom), ini merupakan pengalaman kedua setelah beberapa waktu yang lalu juga pernah mendapatkan jaulah resmi dari Departemen Hubungan dan Jaringan Forum Silaturahmi Mahasiswa Muslim Ilmu Keperawatan (FOSIMMIK) yang merupakan rohis dari Program Studi Ilmu Keperawatan Undip.

Kadept Annisa’: “Siapa Yang Mendidik Satu Perempuan, Berarti Ia Mendidik Satu Generasi…”

KEISTIMEWAAN - Suasana bagian akhwat saat Raker Al-Bahrain FPIK Undip 7 April 2013 lalu. Perempuan memang memiliki keistimewaan tersendiri. Sampai-sampai bung Hatta mengungkapkan, “Siapa Yang Mendidik Satu Perempuan, Berarti Ia Mendidik Satu Generasi…”

KEISTIMEWAAN – Suasana bagian akhwat saat Raker Al-Bahrain FPIK Undip 7 April 2013 lalu. Perempuan memang memiliki keistimewaan tersendiri. Sampai-sampai bung Hatta mengungkapkan, “Siapa yang mendidik satu perempuan, berarti ia mendidik satu generasi…”

Ada yang terasa begitu istimewa akan kedudukan seorang perempuan dalam hidup ini. Terlebih pada tanggal 21 April 2013 lalu yang baru saja diperingati sebagai Hari Kartini. Begitu pula dengan Kadept Annisa’ Al-Bahrain FPIK Undip 2013 Rina Mariana, yang memiliki pandangan tersendiri akan status kaum hawa.

Mahasiswi Jurusan Perikanan FPIK Undip yang hobi naik gunung itu mengatakan, sosok seorang wanita memiliki makna tersendiri. ia mengatakan, “Siapa yang mendidik satu perempuan, berarti ia mendidik satu generasi…” begitulah kalimat penutup yang diucapkan Kadept Annisa Al-Bahrain FPIK pada saat penyampaian program kerja di Raker Al-Bahrain FPIK 7 April 2013 yang lalu. Kalimat itu sendiri dikutip dari salah seorang tokoh nasional, Muhammad Hatta.

Begitu bermaknanya kalimat tersebut sehingga seolah-olah wanita punya peranan penting dalam melestarikan generasi terdidik penerus bangsa di negeri ini, Indonesia. Terlebih pasca peringatan sosok perempuan kelahiran Jepara tersebut. Meski sudah berlangsung beberapa hari yang lalu, aroma akan sosok seorang Kartini sebagai salah satu tokoh perempuan yang paling dikenang di negeri ini masih terasa. Semoga harapan akan keutamaan wanita itu sejajar dengan kutipan Muh. Hatta diatas. Aamiin…

FPIK Kirim 18 Delegasi Peserta Ikuti Lomba MTQ Undip 2013

MTQ UNDIP 2013 - Sebuah spanduk terpasang di Masjid Kampus Undip untuk menyambut perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) 2013. Tahun ini, sesuai data rekapitulasi panitia, FPIK mengirimkan sebanyak 18 delegasi peserta

MTQ UNDIP 2013 – Sebuah spanduk terpasang di Masjid Kampus Undip untuk menyambut perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) 2013. Tahun ini, sesuai data rekapitulasi panitia, FPIK mengirimkan sebanyak 18 delegasi peserta

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip secara resmi mengirimkan sebanyak 18 delegasi peserta untuk diikutsertakan pada ajang kompetisi tahunan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Universitas Diponegoro 2013. Kepastian jumlah delegasi dari FPIK yang mengikuti MTQ Undip tahun 2013 ini didapat dari hasil rekapitulasi pendaftaran peserta yang sudah disusun panitia pelaksana. Baik yang mendaftar secara langsung via sms maupun lewat registrasi online.

Seperti yang disampaikan Kadept. Syi’ar INSANI Undip Miftahul Choir, ke-18 peserta itu sesuai dengan hasil rekapitulasi peserta yang didapatkan setelah pendaftaran peserta MTQ resmi ditutup pada tanggal 16 April 2013 pukul 20.00 WIB kemarin.

Dilain pihak, mahasiswa Perikanan 2009 yang juga mantan mas’ul Al-Bahrain FPIK 2012 itu mengatakan, khusus untuk lomba tertentu, seperti tartil qur’an, karena jumlah mahasiswa yang mendaftar cukup banyak, nantinya akan diadakan seleksi terlebih dahulu sebelum hari-H pelaksanaan. Pasalnya, jumlah pendaftar lomba tartil qur’an lebih dari 50 orang, Sehingga waktu yang tersedia untuk menguji semua peserta lomba tartil diperkirakan tidak cukup jika hanya dilaksanakan pada hari-H.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,988 other followers